Kesehatan Kulit

Wajah Serasa Terbakar Usai Olahraga dan Berkeringat, Ini 5 Kemungkinan Alasannya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Banyak orang melakukan olahraga dan aktivitas fisik dalam bentuk apapun tidak mengalami masalah. Hanya saja pada sebagian orang, setelah berolahraga dan berkeringat justru menimbulkan sensasi tak menyenangkan yang bikin tidak nyaman, misalnya saja wajah serasa terbakar dan kemerahan. Jika mengalami hal tersebut, sebenarnya apa sih kemungkinan faktor yang menyebabkannya?

1. Biang Keringat

Wajah yang terbakar, terasa panas dan kemerahan usai olahraga dan berkeringat mungkin adalah efek dari bakteri, keringat, cuaca panas sekaligus sel-sel kulit mati sehingga kelenjar keringat terhambat dalam mengeluarkan keringat. Inilah yang kemudian memicu biang keringat atau yang disebut juga dengan istilah heat rash.

Kondisi ini memang bikin tidak nyaman, namun biasanya akan hilang dan sembuh dengan sendirinya bahkan tanpa penanganan apapun. Hanya saja, segera ke dokter dan periksakan diri apabila ada gejala lain seperti demam, pembengkakan kelenjar getah bening, drainase nanah, pembengkakan pada wajah dan rasa nyeri menyertai.

2. Alergi Keringat

Mungkin terdengar tidak cukup umum, namun alergi terhadap keringat itu benar-benar kondisi yang nyata. Ketika seseorang alergi keringat, ia akan mengalami sensasi panas di wajah yang diikuti dengan rasa gatal mana kala keringat mengalir di dahi dan pelipis selama melakukan aktivitas olahraga.

Kondisi seperti ini juga disebut dengan urtikaria kolinergik atau masih termasuk dalam jenis ruam kulit menurut artikel terbitan Journal of Pharmacology & Pharmacotherapeutics pada Januari-Maret tahun 2016. Ruam, sensasi terbakar dan rasa gatal dapat muncul sebagai efek dari tingkat kepekaan tinggi terhadap panas tubuh sehingga dapat cenderung mengeluarkan reaksi alergi terhadap keringat sendiri.

3. Rosacea

Kondisi gangguan kulit seperti rosacea pun bisa menjadi dalang dibalik sensasi panas terbakar usai berolahraga dan tubuh mengeluarkan keringat. Tanda lain yang umum mengarah pada rosacea adalah kulit yang menjadi kering, mengelupas, hingga gatal-gatal hebat di mana kondisi ini akan sangat serius dan memburuk jika melakukan olahraga dan berkeringat banyak.

Sebagai solusi perawatan, obat oral dan topikal biasanya mampu meredakan gejala rosacea. Namun, penderita juga perlu menghindari segala situasi yang berhubungan dengan stres dan suhu panas. Tak hanya cuaca panas dan keringat, rosacea dapat diperburuk dengan mengonsumsi makanan/minuman tertentu semacam produk susu, minuman beralkohol serta kafein.

4. Dilatasi Pembuluh Darah

Pelebaran pembuluh darah atau dilatasi pembuluh darah dapat terjadi setiap kali kita melakukan aktivitas fisik yang meningkatkan detak jantung serta irama pernafasan. Pelebaran pembuluh darah dipicu oleh pemompaan darah yang lebih cepat menuju seluruh tubuh. Ini juga termasuk sirkulasi serta pembuluh darah pada wajah.

Seperti kita tahu, pembuluh darah yang ada pada wajah itu termasuk dekat dengan permukaan kulit, otomatis pelebarannya bisa memengaruhi kondisi wajah kita saat beraktivitas fisik. Sensasi panas terbakar ditambah timbulnya kemerahan pada wajah adalah akibat dari dilatasi pembuluh darah tersebut.

5. Suhu dan Kelembaban Terlalu Tinggi atau Rendah

Wajah memerah sekaligus panas seperti terbakar selama atau sesudah berolahraga mungkin bisa saja disebabkan oleh suhu yang terlalu panas ditambah tingkat kelembaban yang tinggi. Bahkan suhu dan kelembaban yang terlalu rendah pun mampu memicu efek yang sama. Jadi sebelum olahraga, perhatikan dulu cuaca, suhu dan tingkat kelembaban agar tidak memengaruhi kulit wajah kita.

Kondisi ruam, panas terbakar, gatal-gatal hingga kering bisa saja terjadi karena berbagai faktor. Namun bukan berarti hal-hal ini menjadi alasan agar kita tidak berolahraga ya. Jika sensasi panas terbakar dan kemerahan berujung pada keluhan lain yang memburuk dan tidak wajar, segera ke dokter memeriksakan diri sebelum terlambat.