Sinusitis

7 Perbedaan Sinusitis dan Flu Paling Utama Untuk Dikenali

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sinusitis serta flu atau pilek kondisi gejalanya hampir sama sehingga sulit untuk membedakannya, namun meski begitu keduanya tetaplah merupakan kondisi yang berbeda dengan gejala yang memiliki beberapa perbedaan. Ada banyak kasus di mana orang-orang dengan kondisi flu biasa justru mengira bahwa ia sedang menderita sinusitis, tapi ada juga yang sebenarnya memiliki sinusitis namun hanya mengira flu biasa. Jadi, apakah kiranya perbedaan sinusitis dan flu yang perlu diketahui?

  1. Penyebab

Walau sepintas tampak sama, sebenarnya kedua kondisi antara sinusitis dan flu berbeda dari segi faktor penyebab. Penting untuk diketahui bahwa penyebab dari sinusitis adalah suatu infeksi yang muncul karena bakteri atau reaksi alergi. Sementara itu, penyebab dari flu adalah jenis virus influenza.

  1. Gejala Utama

Pada kondisi sinusitis, gejala paling utama yang dikeluhkan penderitanya meliputi hidung berlendir dan tersumbat. Sementara itu, pada kondisi seseorang yang mengalami flu akan mengalami hidung tersumbat, disertai dengan tubuh menggigil karena demam, sakit kepala hingga sakit pada tenggorokan sehingga sudah cukup berbeda bukan?

  1. Lama Penderita Mengalami Gejala

Pada kondisi sinusitis, penderita akan mengalami gejala yang bisa cukup lama, yakni bisa sampai seminggu atau lebih yang bahkan bisa juga bertahan sampai berbulan-bulan. Sementara untuk gejala flu, penderita akan mengalaminya sekitar 3-5 hari saja karena tubuh akan membaik dengan cukup cepat.

  1. Pengobatan

Dari sisi pengobatan pun, kedua kondisi dirawat dengan cara yang berbeda sehingga kita bisa menyimpulkan bahwa memang antara sinusitis dan flu memang tidaklah sama. Untuk sinusitis, penderita biasanya akan diberi obat-obatan tertentu, seperti antipiretik, jenis obat analgesik tertentu, dekongestan, jenis antibiotik tertentu, kortikosteroid nasal, atau bahkan bila sudah cukup serius dokter akan merekomendasikan langkah operasi.

Pada penderita flu, pengobatan lebih sederhana dan tidak akan sampai harus dioperasi. Cukup istirahat dengan baik, memperbanyak minum air putih demi menghindari dehidrasi, serta minum obat khusus flu atau penurun demam bila memang demam saja sudah sangat membantu. Namun ketika kondisi gejala flu tak kunjung membaik 1 minggu lebih, segera ke dokter.

  1. Demam

Pada kasus sinusitis, pada umumnya penderita akan mengalami demam ringan karena serangan infeksi bakteri. Sedangkan untuk kasus penyakit flu, penderitanya tak selalu mengalami demam; demam adalah gejala yang tidak biasanya dialami oleh penderita flu tergantung daya tahan tubuh dari penderita.

  1. Warna Lendir saat Hidung Berair

Sinusitis menyebabkan gejala hidung berair selain dari hidung tersumbat, dan pada kondisi ini hasil lendirnya bisa berwarna kekuningan atau kehijauan dikarenakan infeksi bakteri. Sedangkan pada kondisi flu, lendir yang dihasilkan tidaklah berwarna dan justru bening saja.

  1. Nyeri pada Wajah

Gejala pada penderita sinusitis umumnya adalah terasa nyeri di bagian wajah sehingga memang akan terasa sakit serta tidak nyaman yang dikarenakan terhambatnya rongga sinus. Nyeri pada wajah ini pada beberapa kasus justru disebut-sebut menjadi pemicu timbulnya sakit kepala. Sedangkan pada penyakit flu, penderita tidaklah sampai mengalami nyeri di wajah.

Demikianlah beberapa poin yang penting kita simak agar mampu membedakan antara infeksi sinus dan kondisi flu secara benar. Supaya mampu memastikan, dokter bisa melakukan pemeriksaan fisik pada pasien yang terkadang diperlukan juga pemeriksaan pendukung seperti CT scan atau rontgen.

Bila gejala tak kunjung sembuh walau sudah 1 minggu, segera ke dokter untuk lebih amannya. Setelah mengenal perbedaan sinusitis dan flu tersebut, kiranya Anda bisa lebih mewaspadai sinusitis secara lebih baik. Periksakan diri ke dokter sebelum gejala menjadi lebih serius bila memang gejala mengarah pada infeksi sinus.