Categories: Sinusitis

8 Gejala Sinusitis Akut dan Kronis

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Sinusitis menjadi penyakit yang bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak hingga orang lanjut usia. Penyakit ini menyebabkan penderitanya tidak bisa bernafas dengan baik karena cairan lendir yang memenuhi rongga sinus. Pada awalnya sinusitis terlihat seperti gejala flu dengan rasa dingin yang menyerang pada cuaca dingin. Setelah itu biasanya disertai dengan beberapa reaksi alergi terhadap debu, cuaca dingin dan kondisi lingkungan yang tidak baik.

Selama beberapa hari maka penderita akan merasa demam, badan yang lemah dan nafsu makan yang terus menurun. Beberapa gejala ringan ini harus diatasi sebelum menjadi sinusitis pada tahap yang lebih akut. Jarak sinusitis akut menjadi sinusitis tahap kronis membutuhkan waktu sekitar tiga bulan atau lebih, jadi gejala sinusitis harus mendapatkan perawatan yang cepat.

Apa itu Rongga Sinus ?

Sebelum kita mengenal sinusitis, maka penyakit yang menyerang pada rongga sinus ini harus dikenal secara detail. Sinusitis adalah penyakit yang menyerang pada rongga sinus. Sinus adalah sebuah rongga atau ruangan yang terletak pada bagian belakang tulang wajah di bagian atas sekitar dahi, rongga antara bagian mata dan di bagian belakang dahi, dan rongga pada bagian pipi dan hidung. Rongga sinus berisi lendir dan rambut tipis yang berfungsi untuk menyaring bakteri dan udara yang masuk dari saluran pernafasan.

Rongga sinus yang sehat ditandai dengan kondisi yang bersih, sementara sinusitis akan menyebabkan hambatan saluran lendir sehingga banyak penumpukan lendir pada daerah sinus. Penyakit sinusitis lebih banyak menyerang wanita daripada pria, namun data ini hanya berdasarkan gambaran survei.

Penyebab Sinusitis

Peradangan yang terjadi pada rongga sinus atau selaput lendir menyebabkan sinusitis. Penyakit ini akan membuat peradangan pada bagian rongga sinus dan juga sekitar hidung. Penyebab dari sinusitis adalah infeksi bakteri atau virus yang terjadi pada rongga sinus dalam waktu yang lebih lama.

Infeksi virus atau bakteri dapat dipicu dari beberapa reaksi seperti alergi, polip atau pertumbuhan jaringan pada hidung, kesehatan gigi yang buruk dan bentuk tulang elastis hidung yang menyimpang.

Penyakit sinusitis memang pada awalnya terlihat seperti gejala influenza. Banyak penderita yang tidak menyadari bahwa sebenarnya terkena sinusitis. Gejala yang lebih parah biasanya akan terjadi setelah 3 atau 4 minggu dari kondisi influenza yang tidak mengalami perubahan, meskipun sudah diobati. Berikut ini beberapa gejala sinusitis.

1. Sakit Secara Terus Menerus pada Area Sinus

Rasa sakit yang disebabkan karena infeksi sinusitis memang sangat komplek. Rasa sakit bisa terjadi pada bagian dahi, sekitar mata, hidung, pipi, gigi dan rahang pada bagian atas. Kondisi rasa sakit ini bisa muncul dalam waktu yang lama dan biasanya hanya akan berkurang sedikit setelah dilakukan pengobatan dengan obat anti inflamasi.

Bila terjadi peradangan maka rasa sakit akan bertambah lebih parah dan sulit untuk diatasi. Untuk mengurangi rasa sakit maka bisa melakukan kompres dengan air hangat yang ditempelkan pada area sekitar dahi, tulang hidung dan pipi.

2. Keluar Cairan Kuning Kehijauan dan Kental

Infeksi dari bakteri atau virus yang menyebabkan sinusitis, juga bisa membuat perubahan warna cairan atau lendir yang keluar dari hidung. Banyaknya cairan yang keluar dari hidung akan mengalami perubahan warna dari mulai cairan putih bening pada tahap awal dan akan berubah menjadi cairan kental kuning kehijauan pada tahap akhir. Kondisi ini akan menyebabkan cairan keluar dari hidung dan tenggorokan.

Terkadang beberapa penderita merasa nyeri dan gatal pada bagian tenggorokan belakang hingga telinga. Cara untuk mengatasi gejala ini bisa dibantu dengan minum air hangat untuk mencegah penyumbatan cairan pada rongga sinus. Air putih dan teh hangat bisa membuat kondisi lebih baik.

3. Hidung Tersumbat

Hidung tersumbat juga bisa menjadi gejala awal dan tahap lanjut untuk sinusitis. Hal ini terjadi setelah infeksi virus dan bakteri yang terjadi pada rongga sinus menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada rongga hidung. Kondisi ini akan bertambah parah jika terapi atau proses perawatan tidak dilakukan dengan cepat.

Beberapa penderita juga bisa mengalami masalah dengan kemampuan hidung dalam membau aroma atau rasa. Cara untuk mengatasi hidung tersumbat adalah dengan tidur dengan posisi bantal yang lebih tinggi. Cara ini juga bisa menurunkan resiko peradangan yang lebih lanjut.

4. Sakit Kepala Berat

Sakit kepala berat sering dialami oleh penderita sinusitis karena tekanan peradangan yang terjadi pada rongga sinus. Tekanan dan peradangan bisa menyebabkan rongga sinus membengkak sehingga menyebabkan sakit kepala pada bagian sekitar mata dan rahang atas. Bahkan jika kondisi ini tidak mendapatkan perawatan maka peradangan dapat menyebar hingga ke bagian telinga, sakit gigi dan perasaan berat pada bagian pipi.

Tekanan yang paling berat biasanya akan terjadi pada pagi hari karena saat malam hari semua cairan akan menumpuk pada salah satu rongga sinus.

5. Batuk Terus Menerus

Aliran cairan yang terjadi pada rongga sinus juga bisa mengalir hingga ke bagian tenggorokan. Gangguan cairan di belakang tenggorokan juga bisa menyebabkan tenggorokan mengalami infeksi dan iritasi. Kejadian ini dalam jangka waktu panjang maka bisa menyebabkan batuk yang terjadi dalam waktu lama.

Biasanya batuk akan berkurang saat siang hari dan akan bertambah parah pada malam hari. Kondisi ini dapat diatasi dengan tidur dengan posisi duduk karena bisa mengurangi cairan pada bagian belakang tenggorokan.

6. Peradangan pada Tenggorokan

Peradangan yang terjadi pada rongga sinus juga bisa menyebabkan peradangan terutama pada bagian tenggorokan. Aliran cairan yang terjadi dari bagian rongga sinus dan mengalir ke bagian tenggorokan dapat menyebabkan infeksi dan peradangan pada bagian tenggorokan. Kondisi ini dapat menyebabkan beberapa bagian tenggorokan terluka sehingga bisa meninggalkan rasa sakit yang parah. Biasanya pada tahap ini penderita juga akan merasa demam.

7. Sakit Gigi dan Bau Mulut

Infeksi pada bagian rongga sinus dapat menyebar hingga ke bagian rahang. Kondisi ini akan bertambah parah bila kesehatan gigi cukup buruk. Sinusitis bisa menyebabkan rasa sakit gigi seperti sakit nyeri yang hebat dan terjadi pada gigi atas. Bakteri yang terus berkembang pada bagian rongga sinus juga bisa menyebabkan bau mulut yang kurang sedap.

8. Tubuh Terada Lebih Lelah

Penderita sinusitis akan mengalami kondisi ini selama beberapa hari. Infeksi menyebabkan banyak cairan yang keluar dari hidung dan tenggorokan. Setelah itu gejala sinus ini akan membuat tubuh menjadi lebih lemah dan lelah karena rasa pusing dan gangguan pada pernafasan. Bila pernafasan semakin berat maka penderita akan mengalami kesulitan untuk beraktifitas.

Mitos Sinusitis

Banyak kesalahan yang terjadi dengan pemahaman masyarakat tentang sinutis. Penyakit ini membutuhkan perawatan dan harus dilakukan dengan program yang benar. Jika dibiarkan maka bisa menjadi kondisi yang lebih parah. Berikut ini adalah beberapa mitos tentang sinusitis :

  • Sinusitis sering dianggap sebagai penyakit yang berkembang karena cuaca dingin.
  • Sinusitis sering dianggap hanya menyerang orang yang memiliki kekebalan tubuh lemah.
  • Sinusitis masih sering dianggap sebagai penyakit keturunan.
  • Sinusitis dianggap sebagai penyakit yang menyerang orang dewasa dan orang tua.
  • Sinusitis sering dianggap sebagai penyakit yang normal dan bisa sembuh sendiri tanpa perawatan.

Fakta Sinusitis

Sinusitis bisa menjadi penyakit yang berbahaya. Mengabaikan perawatan untuk gejala sinus hanya akan membuat penyakit lebih parah. Berikut ini adalah beberapa fakta tentang sinusitis :

  • Sinusitis harus diobati dan tidak bisa dibiarkan, karena sinusitis tidak bisa sembuh sendiri seperti mitos yang beredar.
  • Perawatan dengan mengetahui sumber infeksi sinusitis dapat membantu penderita sembuh selamanya.
  • Sinusitis pada tahap awal bisa diobati dengan pemakaian jenis antibiotik yang diresepkan oleh dokter.
  • Semua orang bisa terkena sinusitis meskipun memiliki sistem kekebalan yang baik.
  • Sinusitis merupakan sebuah penyakit yang harus diatasi dan bukan merupakan tahap normal dalam kehidupan.