4 Resiko Melahirkan Normal Dengan Hb Rendah Bagi Ibu Hamil

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pengaruh dari hemoglobin dan juga hematokrit menjadi hal penting bagi ibu hamil dan melahirkan. Apabila hemoglobin rendah, maka tidak hanya berpengaruh pada masa kehamilan, namun juga saat melahirkan. Mengatasi hemoglobin dan juga hematokrit rendah tersebut harus dilakukan agar tidak menimbulkan resiko melahirkan normal dengan Hb rendah seperti yang akan kami jelaskan berikut ini.

Pengertian Hemoglobin

Hemoglobin merupakan protein pembuat sel darah merah yang terdiri dari 4 rantai protein, 2 rantai alfa dan juga 2 rantai beta yang setiap kelompok tersebut berbentuk seperti cincin dan mengandung atom besi. Oksigen akan mengikat reversibel atom besi dan kemudian dialirkan lewat darah.

Bahaya Melahirkan Normal Hb Rendah

Kadar hemoglobin rendah pada saat proses persalinan tentunya akan menimbulkan beberapa bahaya yang bisa terjadi pada ibu dan juga bayi. Pada saat proses persalinan, baik melahirkan secara normal atau pun caesar tetap membuat ibu akan mengalami beberapa gejala darah rendah seperti lemas dan pucat karena darah yang keluar selama proses persalinan tersebut. Berikut ini adalah beberapa bahaya yang mengancam apabila Hb rendah dimiliki seorang ibu yang akan melahirkan dengan cara normal.

  1. Pendarahan Hebat

Setiap ibu memang akan mengalami pendarahan baik saat melahirkan secara normal maupun caesar. Akan tetapi jika ditambah dengan hemoglobin rendah pada saat porse persalinan, maka bisa sangat membahayakan khususnya saat terjadi pendarahan dimana resiko kematian akan lebih tinggi terjadi pada ibu sehingga mengkonsumsi vitamin penambah darah sangat dianjurkan.

  1. Kesulitan Bersalin

Hemoglobin rendah juga akan membuat ibu mengalami kesulitan saat proses persalinan sebab rahim tidak dapat berkontraksi dengan baik dan juga akan lebih cepat lelah saat proses mengejan. Jika ini terjadi, maka proses persalinan normal harus dibantu dengan vacum atau terpaksa menjalani proses persalinan caesar.

  1. Kesulitan Kontraksi ke Ukuran Normal

Masalah tidak hanya terjadi saat kontraksi selama masa persalinan. Namun sesudah melahirkan pun, seorang ibu yang memiliki hemoglobin rendah juga akan bermasalah dengan sulitnya kontraksi untuk mengembalikan ke ukuran yang normal, sehingga akhirnya ibu harus dibantu dengan beberapa jenis obat obatan.

  1. Bayi Terlahir Prematur

Pada saat hemoglobin rendah dialami selama masa kehamilan dan juga proses melahirkan, maka bayi juga akan mengalami masalah yakni terlahir dengan berat badan rendah atau pun prematur. Bayi akan terlahir sebelum genap berusia 9 bulan dan akhirnya akan menimbulkan beberapa masalah lain seperti organ bayi yang belum berfungsi secara normal dan sebagainya.

[AdSense-B]

  1. Hipoksia

Pada saat melahirkan dan ibu menderita hemoglobin yang rendah, maka ini juga akan meningkatkan resiko hipoksia yang disebabkan karen a Hb rendah atau anemia sehingga ibu rawan terhadap shock bahkan hingga berujung pada kematian ibu selama proses persalinan meskipun tida diikuti dengan pendarahan.

  1. Cacat Bawaan

Bayi juga akan memiliki resiko terlahir dengan cacat yang diakibatkan karena kadar hemoglobin rendah dalam tubuh ibu sehingga membuat asupan nutrisi yang dibutuhkan bayi tidak mencukupi dan akhirnya buah hati anda terlahir dalam keadaan cacat. Buah buahan penambah darah menjadi salah satu asupan penting selama masa kehamilan sehingga bayi bisa terlahir dengan normal tanpa kekurangan apapun.

  1. Bayi Terlahir Dengan Berat Badan kurang

Darah yang memiliki fungsi utama untuk mengalirkan seluruh kebutuhan nurtisi ke dalam semua bagian tubuh termasuk untuk janin, maka akan menyebabkan janin kekurangan gizi penting dan terlahir dengan berat badan yang rendah meskipun kebutuhan nutrisi ibu cukup namun menjadi terdahanbat karena darah merah yang tidak cukup tersebut.

Resiko melahirkan normal dengan Hb rendah ternyata sudah terbukti sangat berbahaya dan bahkan bisa mengancam nyawa ibu dan bayi. Oleh karena itu, makanan penambah darah baik yang bisa membantu menambah kadar hemoglobin dalam tubuh ibu hamil harus selalu di konsumsi sehingga beberapa hal berbahaya tersebut bisa dicegah.