7 Dampak Hb Rendah Pada Saat Melahirkan Paling Berbahaya

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Anemia atau kurang darah bisa terjadi dimana kondisi kadar hemoglobin atau Hb  pada sel dalam merah ada di bawah normal. Dampak Hb rendah ini bisa berdampak buruk pada seseorang khususnya pada masa kehamilan dan melahirkan. Fungsi hemoglobin dalam darah sendiri adalah untuk mengikat dan mengalirkan oksigen dari paru paru menuju seluruh bagian tubuh. Berikut ini, kami akan berikan apa saja bahaya dan dampak Hb rendah pada saat melahirkan yang sangat berbahaya untuk diketahui khususnya para wanita.

  1. Anak Terlahir Autis

Terlalu rendahnya kadar hemoglobin dalam darah sebelum dan selama masa kehamilan berlangsung, menjadi penyebab bayi terlahir dalam keadaan autis dan tidak dapat tumbuh dan berkembang secara normal. Riset yang dilakukan di Amerika Serikat membuktikan jika anak yang terlahir autisme akan meningkat risikonya saat ibu mengalami hemoglobin rendah sebelum dan selama masa kehamilan. Selain itu, defisiensi atau kekurangan zat besi pada ibu juga akan menyebabkan obesitas, hipertensi atau diabetes pada ibu hamil tersebut sehingga sangat disarankan untuk mengkonsumsi vitamin penambah darah selama masa kehamilan dan juga menjelang proses persalinan.

  1. Mengalami Keguguran

Keguguran dapat terjadi saat ibu memiliki kadar hemoglobin rendah karena bayi tidak mendapatkan cairan yang cukup selama ada dalam rahim dan plasenta terlepas. Risiko bayi terlahir dalam keadaan meninggal juga semakin meningkat apabila hemoglobin yang dialami selama masa kehamilan sangat rendah. Makanan penambah darah menjadi salah satu asupan yang sangat dianjurkan khususnya untuk ibu hamil yang memiliki hemoglobin rendah untuk mencegah hal ini terjadi.

  1. Bayi Terlahir Prematur

Jika janin masih bisa bertahan meskipun kadar hempglobin ibu rendah, kemungkinan kedua yang bisa terjadi adalah bayi terlahir dalam keadaa prematur atau kurang bulan atau sebelum waktunya. Kelahiran prematur ini juga akan menimbulkan risiko lainnya yakni bayi yang memiliki hambatan dalam tumbuh kembangnya karena beberapa bagian organ tubuh bayi belum terbentuk dengan sempurna sehingga fungsinya juga tidak bisa berjalan dengan baik. Selain itu, dampak buruk bayi yang terlahir prematur tersebut saat dewasa juga tidak kalah banyaknya sehingga hal ini cukup berbahaya. Salah satu cara mencegah hal ini terjadi adalah dengan mengkonsumsi buah buahan penambah darah sebelum dan selama masa kehamilan.

  1. Thalasemia

Thalasemia merupakan kondisi seseorang yang mengalami anemia atau tekanan darah rendah karena kelainan yang terjadi sejak lahir. Seseorang yang menderita thalasemia ini harus menjalani pengobatan seumur hidupnya. Sehingga apabila hemoglobin rendah terjadi pada saat melahirkan dan tidak segera diatasi, maka ini akan meningkatkan risiko bayi terlahir dengan thalasemia yang tentunya sangat tidak diharapkan semua ibu di dunia.

  1. Pecah Ketuban

Ketuban yang pecah terlalu cepat atau terlalu dini menyebabkan ibu harus sesegera mungkin untuk melakukan persalinan. Apabila persalinan tidak segera dilakukan, maka bayi yang ada dalam janin akan meminum ketuban dan akhirnya menyebabkan bayi keracunan.

[AdSense-B]

  1. Ibu Meninggal Dunia

Satu lagi bahaya dari hemoglobin rendah saat melahirkan adalah meningkatkan risiko meninggal pada saat melahirkan. Ini bisa terjadi karena pendarahan bisa saja terjadi karena tidak adanya kontraksi rahim otot atau atonia urteri yang terjadi karena ibu lemah dan hemoglobin yang terlalu rendah tersebut. Mengkonsumsi makanan penambah darah ibu hamil sangat baik untuk dilakukan agar selama masa persalinan, ibu bisa lebih kuat dan tidak lemas.

  1. Bayi Terlahir Meningitis

Hemoglobin rendah selama masa kehamilan dan melahirkan juga akan menyebabkan bayi terlahir dengan meningitis. Meningitis merupakan penyakit yang disebabkan karena radang selaput pelindung yang menutupi saraf otak dan juga tulang belakang yang disebut dengan meninges. Peradangan ini umumnya terjadi karena infeksi dari cairan yang mengelilingi otak serta sumsum tulang belakang yang terjadi selama bayi berada dalam kandungan dan salah satu penyebabnya adalah gejala darah rendah dan juga kadar hemoglobin yang rendah pada ibu.

Demikian ulasan dari kami mengenai apa saja bahaya dan dampak Hb rendah pada saat melahirkan yang bisa sampai mengancam nyawa ibu dan bahkan bayi yang dilahirkan. Pencegahan darah rendah atau anemia menjadi sangat penting khususnya selama masa kehamilan dan melahirkan untuk menghindari risiko tersebut.