3 Alasan Terapi Air Putih Untuk Menurunkan Kolesterol Harus Dicoba!

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Air. Siapa sih yang tidak tahu pentingnya air untuk manusia? Tubuh kita 50% terdiri dari air dan apabila tubuh kita kekurangan air maka tubuh kita tidak dapat berfungsi secara optimal alias tubuh kita akan terganggu. Bahkan terdapat banyak penelitian yang menyatakan bahwa kita setidaknya memerlukan asupan air putih minimal sebanyak 2 liter tiap harinya atau setara dengan 8 gelas air. Bahkan baru-baru ini penelitian yang dilakukan di Institute of Medicine’s Food and Nutrition Board menyatakan bahwa setidaknya wanita memerlukan air sebanyak 2,6 liter tiap harinya sedangkan pria membutuhkan lebih banyak air, lebih tepatnya sebanyak 3,7 liter tiap hari. Memangnya apa sih manfaat yang kita dapat dengan rutin mengonsumsi air putih ini?

Eits jangan salah ya! Air putih memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita dan oleh sebab itu lah sangat penting untuk memenuhi kebutuhan air kita tiap harinya. Terpenuhinya kebutuhan air putih dalam sehari sangat efektif untuk menurunkan berat badan, menjaga kesehatan kulit, mengoptimalkan kinerja otak, memperlancar pencernaan, menjaga tubuh tetap fit, dan lain-lain. Asupan air ini tidak hanya bisa kita dapatkan dari air putih, namun juga dari asupan makanan kita – lebih tepatnya berasal dari berbagai macam buah dan sayuran. Memang buah dan sayuran apa saja yang banyak mengandung air? Cukup banyak lho buah dan sayuran yang kaya akan kandungan air di dalamnya! Contohnya saja semangka, belimbing, stroberi, selada, timun, kubis, tomat, dan lain-lain.

Lalu apa akibatnya jika tubuh kita kekurangan asupan air? Wah tentu saja hal ini akan berdampak sangat fatal! Memang apa saja dampak negatif yang bisa muncul ketika kita kekurangan asupan air? tubuh menjadi mudah lelah, menimbulkan gangguan pada pencernaan, konsentrasi yang berkurang, menimbulkan sakit kepala, kulit menjadi kusam, menimbulkan gangguan pada sistem syaraf, menganggu kesehatan jantung, dan lain-lain. Nah pada kesempatan kali ini, kita akan membahas terapi air putih untuk salah satu jenis penyakit – lebih tepatnya untuk penyakit kolesterol. Memangnya apa pengaruh air putih terhadap kolesterol?

Bagaimana cara mengatasi penyakit kolesterol yang tepat? Pertanyaan ini tentu saja sering muncul di benak kita, terutama bagi kita penderita kolesterol. Terdapat berbagai cara untuk mengatasi kolesterol, mulai dari mengonsumsi obat-obatan, rutin berolahraga, merubah pola makan menjadi lebih sehat lagi, dan lain-lain. Namun tentu saja kita tahu jika mengatasi suatu penyakit akan lebih baik jika tanpa mengonsumsi obat-obatan bukan? Untuk itulah kali ini kita akan membahas mengenai hubungan antara terapi air putih dengan kolesterol, mengingat pentingnya air putih untuk tubuh kita dan betapa berbahayanya penyakit kolesterol untuk kesehatan kita. Nah daripada tambah penasaran, yuk kita simak penjelasan yang satu ini!

  • Terapi air putih yang dimaksud di sini adalah dengan mengonsumsi setidaknya 8 hingga 12 gelas air putih dalam sehari dan cara ini sangatlah efektif untuk menurunkan kadar kolesterol tinggi dalam tubuh;
  • Bukan hanya itu saja, kita yang menambah asupan air lebih dari 2 liter tiap harinya sangatlah efektif untuk menurunkan kadar kolesterol sebanyak 7-21 gram dan juga mengurangi kadar gula sebanyak 5-18 gram. Untuk itulah ada baiknya kita mengganti minuman berkalori dengan lebih banyak mengonsumsi air putih;
  • Bukan hanya jumlahnya saja yang perlu kita perhatikan, namun kita juga perlu memperhatikan waktu yang tepat untuk terapi air putih ini. Mengonsumsi air putih paling efektif dilakukan ketika satu jam sebelum makan.

[AdSense-B]

Nah itu tadi adalah beberapa hal yang perlu kita perhatikan dari terapi air putih untuk kolesterol, lebih tepatnya dengan memperhatikan kuantitas dan waktu kapan seharusnya kita mengonsumsi air putih sehingga hasil yang kita dapatkan lebih optimal. Tentu saja kita tidak hanya melakukan terapi air putih ini untuk mengembalikan kadar kolesterol kita kembali normal, namun juga dengan merubah pola makan kita menjadi lebih sehat – lebih tepatnya dengan lebih mengonsumsi sayuran dan buah serta berolahraga secara rutin. Tidak ketinggalan kita perlu menghentikan kebiasaan merokok ataupun mengonsumsi alkohol supaya kolesterol jahat tidak lagi menghantui kita. Nah apa masih menunda-nunda untuk merubah pola hidup kita menjadi lebih sehat? Yuk kita mulai hidup sehat dari sekarang!