Categories: Merk Obat G

Gastrofer – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Gastrofer merupakan obat yang memiliki indikasi atau kegunaan yakni membantu mengobati hipersekresi. Sekedar informasi bagi anda bahwasanya hipersekresi merupakan kondisi dimana seseorang memiliki kelebihan hormon karna disebabkan oleh kerja hormon yang sangat berlebih yang kemudian akan menyebabkan orang tersebut menghasilkan sekresi dengan jumlah yang banyak.

Gastrofer merupakan obat yang tidak dijual secara bebas di apotek sehingga bagi anda yang ingin mendapatkan obat Gastrofer, maka sebelumnya anda harus memperoleh resep dokter. Kami akan memberikan informasi yang lebih lengkap mengenai obat Gastrofer, termasuk juga dosis dan efek samping yang terkandung di dalamnya.

Fungsi Gastrofer

  1. Gastrofer merupakan obat yang digunakan untuk membantu mengobati hipersekresi.
  2. Obat ini juga digunakan untuk membantu mengobati GERD atau yang merupakan singkatan dari Gastroesophageal reflux disease.
  3. Indikasi lain dari Gastrofer adalah sebagai obat yang terbukti ampuh mengatasi masalah pada ulkus duodenum yang tentu kondisi ini tidak boleh dibiarkan begitu saja.
  4. Gastrofer juga terkadang digunakan sebagai solusi bagi pasien yang menderita bisul perut.
  5. Dalam beberapa kasus juga telah ditemukan mengenai penggunaan Gastrofer untuk mengatasi esofagitis.

Kontraindikasi Gastrofer

  • Pasien yang pernah menderita alergi terhadap kandungan dari Gastrofer disarankan untuk tidak menggunakannya.
  • Pasien yang juga sebelumnya memiliki penyakit ginjal disarankan untuk tidak mengkonsumsi Gastrofer agar tidak sampai mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.
  • Sementara bagi ibu hamil dan juga yang saat ini dalam masa menyusui, penggunaan Gastrofer harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dari dokter.

Dosis Gastrofer

Di bawah ini kami ingin membagikan informasi kepada anda mengenai seperti apa takaran dosis Gastrofer yang harus anda perhatikan sebelum kemudian anda menggunakannya.

  • Untuk dosis umum yang harus diberikan adalah sebanyak 40 mg untuk sekali dalam sehari yang nantinya harus diberikan dalam jangka waktu yang tidak kurang dari 2,5 menit dengan kecepatan yang tidak boleh melebihi 4 mL setiap menitnya.
  • Sebelum anda ingin menggunakan Gastrofer, anda disarankan untuk mengencerkan larutan injeksi tersebut dengan menggunakan pelarut sebanyak 10 mL.

Bagi anda yang ingin tahu lebih lengkap mengenai dosis Gastrofer, bisa anda tanyakan kepada dokter.

Efek Samping Gastrofer

  • Efek samping yang besifat umum dan juga mungkin bisa anda alami adalah sakit kepala maupun juga bisa menyebabkan anda mengalami sakit perut.
  • Penggunaan Gastrofer juga bisa menyebabkan pasien mengalami masalah yang ada kaitannya dengan saluran pencernaan seperti misalnya mua tanpa muntah.
  • Gastrofer terkadang bisa menyebabkan diare, terutama jika diberikan dalam waktu yang lama mapun juga ketika digunakan dalam dosis yang tinggi.
  • Efek samping yang juga harus anda waspadai ketika mengkonsumsi Gastrofer adalah anda bisa mengalami perut kembung meskipun terkadang kondisi ini bisa hilang dengan sendirinya.

Hal Yang Harus Diperhatikan

  1. Selama anda mengggunakan Gastrofer, anda dilarang untuk mengkonsumi alkohol maupun meroko karena hal ini malah akan menyebabkan kondisi yang lebih parah.
  2. Penggunaan Gastrofer harus benar-benar berada dalam pengawasan dokter agar dokter bisa mengontrol dan menentukan apakah dosis anda saat ini perlu ditambah atau dikurangi.
  3. Jika anda mengalami kondisi-kondisi yang berkenaan dengan alergi, misalnya seperti ruam kulit, gatal, atau edema wajah, dan kondisi lainnya, maka anda harus segera menghubungi dokter agar dokter bisa melakukan penanganan secepatnya.
  4. Untuk pasien yang saat ini mengkonsumsi obat lainnya, termasuk vitamin dan juga suplemen, anda harus memberitahu dokter agar dokter nantinya bisa menentukan dosis yang tepat untuk anda. Hal ini bertujuan untuk menghindarkan anda dari terkena interaksi obat.