Tips Diet

Dampak Buruk Berat Badan Naik Turun Saat Diet

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Ketika Anda sedang melakukan diet maka sangat penting untuk memantau berat badan. Harapan semua orang tentu adalah penurunan berat badan sampai ideal dan stabil. Namun banyak orang yang merasa tertekan karena berat badan selalu naik turun saat diet. Kondisi ini bisa disebabkan karena efek diet tersebut atau faktor luar seperti gaya hidup dan kebiasaan.

Namun ternyata ada bahaya yang mengerikan akibat fluktuasi berat badan. Berikut ini beberapa dampak buruk berat badan naik turun saat diet.

  1. Proses Metabolisme yang Lambat

Saat Anda melakukan cara menurunkan berat badan maka akan membuat jumlah kalori yang bertugas untuk membakar kalori, jumlahnya akan menurun. Kondisi ini yang menyebabkan otot kehilangan massa tertentu. Kemudian efeknya memicu masalah pada sistem hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang seperti ghrelin. Efek dari kondisi ini adalah metabolisme yang lebih lambat. Tandanya adalah ketika Anda mulai merasa lapar secara berlebihan dan terasa tidak normal.

  1. Depresi

Ternyata risiko depresi juga akan meningkat pada orang yang sudah berhasil menurunkan berat badan. Penyebab utam dari kondisi ini dicurigai sebagai peradangan, munculnya gejala penyakit diabetes  setelah diet, munculnya penyakit peradangan, dan rendahnya massa otot. Kondisi ini harus mendapatkan perawatan karena penderita mungkin bisa mengalami gangguan mental.

  1. Penyakit Peradangan

Setelah mengalami penurunan berat badan kemudian terjadi kenaikan berat badan maka risiko peradangan juga semakin besar. Kondisi ini terjadi ketika sistem genetik dalam tubuh bisa memicu kerusakan DNA. Penyakit peradangan ini harus mendapatkan perhatian yang serius karena biasanya menyebabkan beberapa kondisi seperti gangguan imunitas, kanker dan penyakit jantung.

  1. Terjadi Resistensi Insulin

Dalam sebuah penelitian yang tertuang pada New England Journal of Medicine tahun 2017, bahwa efek perubahan berat badan naik turun bisa menyebabkan risiko resistensi insulin. Kondisi ini yang kemudian menyebabkan penyakit diabetes dan muncul pada orang yang sudah melakukan diet ketat. Masalah ini muncul ketika setelah mengalami penurunan berat badan kemudian berat badan naik maka muncul efek microbiome, dimana triliyunan kuman, bakteri, dan jamur menyukai tubuh sebagai rumah yang paling subur.

Cara Mencegah

Jika Anda tidak ingin terkena beberapa efek tersebut, maka bisa melakukan beberapa tips dibawah ini:

  1. Tetap memilih gaya hidup sehat seperti tidak merokok, tidak minum alkohol.
  2. Tetap menjaga pola makan yang sehat.
  3. Tidak melakukan diet ketat tapi menurunkan berat badan secara perlahan.
  4. Tidak diet dengan obat kimia dan tehnik cepat lain.
  5. Tetap berolahraga sesuai porsi untuk tubuh dan tidak berlebihan.
  6. Jaga berat badan ideal Anda.

Itulah semua dampak buruk berat badan naik turun saat diet. Jadi agar terhindar dari semua efek buruk ini maka lakukan proses diet yang sehat dan sesuai kondisi tubuh Anda.