6 Fungsi Hormon Hipotalamus yang Jarang Orang Tahu

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Loh, apa sih hormon hipotalamus itu?. Memang nama hormon ini tak sefamiliar hormon tiroid, hormon testoteron atau hormon insulin. Namun kalian jangan salah loh, hormon hipotalamus ini terhubung dengan system syaraf dan endokrin. Letaknya tentu di dalam tubuh kita, lebih tepatnyaa di atas batang otak dan di bawah thalamus. Hormon hipotalamus juga merupakan salah satu dari sistem endokrin. Seperti pada sistem endokrin lainnya, hipotalamus juga tak luput dari berbagai macam resiko dan kelainan.

Contoh kasus pada sistem endokrin yaitu akromegal, diabetes atau sindrom cushing. Nah setelah kalian mengetahui apa itu hormon hipaatalamus, sekarang kalian pasti penasaran apa fungsi hormon hipotalamus ini bukan?. Mari kita simak beberapa fungsi hormon hipotalamus yang jarang orang tahu.

  1. Mengatur suhu tubuh

Kenapa sih pengaturan suhu tubuh itu penting?. Tentu sangat penting supaya tubuh dapat menjalankan pekerjaan dan fungsinya dengan maksimal. Suhu tubuh akan mempengaruhi kinerja system yang ada di dalam tubuh itu sendiri. Misalnya, saat tubuh panas, maka hipotalamus akan memerintahkan system peredaran darah untuk memperlebar pembuluh darah yang secara langsung akan mempengaruhi proses kinerja system peredaran darah karena darah akan mengalir dengan cepat dan dan merangsang tubuh mengeluarkan keringat.

2. Mengatur seksualitas seseorang

Fungsi hormon hipotalamus yang ketiga yaitu sebagai pengatur aktifitas seksual seseorang. Dalam bekerja, hormon hipotalamus mempengaruhi gairah seksual seseorang di mana hal tersebut juga sangat berkaitan dengan proses ovulasi, fertilisasi, kelahiran dan mempertahankan kondisi fisiologi seseorang untuk kmemungkinkan terjadinya prose reproduksi. Selain itu hipotalamus juga mempengaruhi hormon kehamilan dan fungsinya bagi perempuan yang aanmelahirkan.

3. Mengatur ritme sirkadian (kebutuhan tidur seseorang)

Dalam bahasa sehari – hari ritme sirkadian merupakan kebutuhan biologis seseorang akan waktu tidur. Nah, waktu tidur ini ternyata dipengaruhi oleh waktu malam dan siang loh. Karena hipotalamus sangat sensitive sekali dalam merespon adanya kegelapan dan cahaya. Maka saat hari sudah malam dan mulaimenggelap hipotalamus otomatis akan memerintahkan tubuh untuk beristirahat. Ditambah dengan aktivitas sehari – hari yang kebanyakan dilakukan pada siang hari, malam hari merupakan waktu yang tepat untuk mengistirahatkan tubuh. Namun, orang – orang yang bekerja pada shift malam atau orang – orang yang tinggal di bawah tanah akan kehilangan sensitifitas terhadap siang – malam itu sendiri yang akan berdampak pada kacaunya ritme sirkadian.

4. Mengatur respon emosional

Perasaan sedih, ketakutan dan amarah merupakan respon emosional tubuh. Terjadinya respon emosional biasanya tergantung dari kejadian apa yang sedang dialami oleh manusia itu sendiri. Dengan adanya kejadian tersebut maka hipotalamus akan terangsang untuk memerintah kelenjar adrenal  untuk melepas hormone epineprin ke dalam aliran darah yang mengakibatkan glukosa darah meningkat. Peningkatan glukosa darah inilah yang akan mempengaruhi kondisi tubuh seseorang dan berfokus pada tubuh yang memerlukan energy ekstra. Misalnya saat kalian ketakutan saat lewat di tempat sepi, maka kalian akan berlari untuk segera menjauh dari tempat tersebut. Itulah respon emosional yang terjadi karena hormone hipotalamus.

[AdSense-B]

5. Mengatur pelepasan 9 hormon

Pelepasan 9 hormon – hormon tersebut antara lain growth releasing hormon (GRH), somatostatin, dopamine, prolactin releasing hormon (PRH), thyrotropin releasing hormon (TRH), corticotropin releasing hormon (CRH), mengatur cara kerja hormon ADH (anti deuretik hormon) dan hormon oksitosin. Fungsi dari pelepasan hormon tersebut tentunya bertujuan untuk membantu dan memperlancar kinerja hormon hipotalamus dalam menjalankan tugasnya.

6. Fungsi homeostasis

Homeostasis apa sih?, yaitu keadaan di mana bagian tubuh internal kita seperti hati, paru – paru atau ginjal bereaksai terhadap keadaan suatu lingkungan eksternal sehingga memungkinkan tubuh beradaptasi daengan baik tanpa adanya gangguan. Misalnya saat tubuh kita kedinginan, tubuh kita akan otomatis menggigil agar terasa hangat, itu bentuk pennyesuaian diri terhadap lingkungan luar.

Semua hormon di dalam tubuh memang memiliki peran dan manfaatnya masing – masing. Untuk itu jagalah kelenjar – kelenjar hormon di dalam tubuh kalian agar nantinya kalian tidak mengalami kelainan akibat kekurangan dan kelebihan hormon. Namun, jika di antara kalian telah mengalami kelainan pada kelenjar hormon kalian, janganlah khawatir. Karena sudah banyak tersedia informasi mengenai penyakit pada sistem hormon dan pengobatannya. Tentu dengan perkembangan teknologi sekarang, penyembuhan penyakit system hormon juga sudah canggih bukan.