TBC

TBC Tulang – Penyebab, Gejala, Pengobatan

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Bakteri Tuberkulosis tidak hanya dapat menyerang paru-paru, namun juga dapat menyerang organ tubuh lainnya, sehingga ini disebut penyakit Pott. Umumnya, selain paru-paru organ yang paling sering diserang tuberkulosis adalah tulang, tepatnya tulang belakang. Karena itu, penyakit ini juga disebut TBC tulang. Biasanya bakteri yang telah menyerang paru-paru semakin banyak berkembang biak sehingga menyebar hingga ke organ lain. Kondisi ini dapat menggambarkan bahwa kondisi penyakit TBC yang diderita sudah cukup parah.

Penyebab Penyakit TBC Tulang

Penyebab penyakit TBC adalah infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis yang sangat mudah menyebar lewat percikan air liur dari penderita TBC baik saat sedang batuk atau bersin. Karena itu, kita harus menghindari kontak langsung dengan penderita TBC, dan tidak mudah menyentuh barang-barang yang digunakan oleh penderita. Jika bakteri telah menyerang tulang dan sendi, maka jaringan sendi akan mati, sehingga terjadi kerusakan pada tulang belakang.

Berikut ini beberapa faktor resiko yang meningkatkan seseorang terserang penyakit TBC tulang:

  • sering menkonsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang
  • tinggal di daerah dengan jumlah penderita tuberkulosis yang tinggi
  • orang yang telah lanjut usia
  • orang yang tubuhnya kekurangan nutrisi
  • orang yang tinggal di daerah kumuh dan padat
  • orang dengan sistem imun yang rendah seperti penderita HIV, kanker dan autoimun.

Gejala TBC Tulang

Gejala TBC tulang umumnya juga sulit dideteksi, sama seperti penyakit TBC paru. Hal ini dikarenakan penderitanya yang mengalami sakit tulang kronis namun tidak dapat dipastikan penyebabnya. Nyeri tulang yang dialami biasanya berlangsung sekitar 4 bulan. Selain nyeri pada tulang dan punggung, gejala lainnya yang dialami penderita TBC tulang yaitu:

  • terjadi pembengkakan pada tulang punggung
  • mengalami demam dan berkeringat di malam hari
  • gejala yang muncul biasanya bertahap
  • berat badan yang menurun drastis
  • mengalami anoreksia
  • mengalami sakit pada punggung yang terlokalisir
  • punggung menjadi bungkuk karena tulang melengkung ke luar
  • posisi tubuh yang tegak dan kaku
  • muncul benjolan pada pangkal paha
  • gangguan saraf yang berpengaruh terhadap organ tubuh lainnya.

Pengobatan TBC Tulang

Pengobatan TBC tulang biasanya lebih lama dan sulit dibandingkan TBC paru, bahkan bisa memakan waktu lebih dari 6 bulan. Meski sulit, penyakit ini tetap dapat disembuhkan, apalagi jika cepat terdiagnosis. Beberapa pengobatan yang dapat dilakukan yaitu sebagai berikut.

  1. Pemberian antibiotik untuk memusnahkan bakteri tuberkulosis di dalam tubuh, biasanya rifampicin dan ethambutol.
  2. Pemberian obat anti nyeri untuk meredakan rasa sakit pada tulang.
  3. Tindakan operasi untuk mengatasi masalah pada tulang.

Penderita biasanya juga disarankan untuk tidak menggerakkan tulang selama beberapa waktu tertentu, untuk mempercepat proses penyembuhan. Jika segera diatasi, pengobatan yang dilakukan dapat memperkecil resiko terjadinya komplikasi yang lebih buruk dan mencegah terjadinya kelumpuhan. Agar terhindar dari penyakit ini, sebaiknya hindari kontak langsung dengan penderita, selalu menjaga kebersihan dan selalu waspada jika terjadi salah satu tanda-tanda TBC tulang belakang.