20 Penyebab Stroke Ringan Wajib di Kenali Sejak Dini

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Stroke merupakan penyakit yang disebabkan pecahnya pembuluh darah dalam otak. Banyak sekali hal yang bisa menyebabkan seseorang terkena stroke, baik karena adanya komplikasi atau karena gaya hidup yang buruk. Berikut adalah 20 penyebab stroke ringan yang dapat Anda ketahui:

  1. Terlalu sering merokok

Saat ini banyak sekali orang-orang yang sudah terbiasa meroko, bahkan saat mereka masih diusia muda merokok sudah menjadi hal biasa yang dilakukan dan menjadi rutinitas sehari-hari. Tapi tahukah Anda bahwa nyatanya rokok adalah penyebab stroke ringan. Rokok memiliki kandungan nikotin yang bisa masuk dalam tubuh melalui pembuluh darah. Nikotin yang masuk terus menerus akan menumpuk pada pembuluh darah, kemudaian akan menyebabkan adanya plak atau penyumbatan pada pembuluh darah. Akibatnya jika kondisi ini terus terjadi maka akan menghalangi kerja jantung saat akan memompa dan mengedarkan darah ke seluruh bagian tubuh. Termasuk saat penyumbatan menyebabkan otak tidak bisa menerima pasokan darah serta nutrisi yang baik. Akhirnya akan mengakibatkan seseorang terkena stroke tiga kali lebih cepat.

  1. Faktor usia

Seseorang yang sudah lanjut usia sangat rentan untuk terserang kondisi buruk salah satuny adalah stroke. Kondisi ini sebenaranya tidak dipengaruhi secara langsung oleh usia, namun lebih kepada kondisi kesehatannya. Gaya hidup saat masih mudah seperti terlalu banyak konsumsi makanan berlemak, merokok dan yang lainnya yang akan mengakibatkan seseorang terserang stroke menjadi lebih tinggi. Perubahan metabolism dan juga kondisi tubuh yang buruk akan mengakibatkan seseorang mendapatkan komplikasi penyakit yang memicu terjadinya stroke seperti diabetes, hipertensi dan jantung.

  1. Memiliki riwayat diabetes

Diabetes adalah salah satu penyakit yang memicu terjadi stroke. Kondisi ini diakibatkan adanya penyebaran gula dalam darah yang sangat tinggi dan juga kemampuan pangkreas untuk menghasilkan insulin sudah sangat rendah. Adanya banyak gula dalam darah juga mengakibatkan aliran darah sangat terganggu, dan juga kemampuan pembuluh darah akan memiliki masalah diikuti dengan kemampuan jantung untuk memompa darah semakin buruk. Jika kondisi ini semakin buruk maka kemungkinan mendapatkan resiko stroke akan semakin tinggi.

  1. Memiliki komplikasi penyakit ginjal

Seseorang yang memiliki riwayat penyakit ginjal jug biasanya akan memiliki resiko untuk terkena jantung. Hal ini biasa terjadi pada seseorang yang pernah mengalami transplantasi ginjal. Kondisi akan semakin buruk jika seseorang memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan juga diabetes. Saat organ ginjal tidak dapat berfungsi dengan baik maka akan mengakibatkan jantung memiliki masalah yaitu tidak dapat memompa darah dengan baik yang menyebabkan darah tidak bisa sampai di otak. Sehingga hal inilah yang akan mengakibatkan seseorang penderita ginjal mengalami stroke.

  1. Faktor keturunan

Faktor keturunan juga bisa menjadi salah satu pemicu seseorang terkenan stroke. Jika ada salah satu anggotak keluarga yang pernah mendapatkan stroke, maka mungkin saja salah satu anggota keluarganya juga mendapatkan kondisi serupa. Hal ini terjadi karena stroke biasanya akan sangat dipengaruhi oleh penyakit yang sangat mengikat pada faktor keturunan suatu keluarga, seperti hipertensi dan juga diabetes. Sehingga, inilah yang menyebabkan faktor keturunan menjadi pemicu terjadinya stroke.

[AdSense-B]

  1. Memiliki kelainan pada sel sabit

Orang yang mempunyai kelainan pada sel sabit biasanya juga akan sangat beresiko untuk terkena stroke jenis iskemik. Kondisi ini disebabkan karena kondisi tubuh yang memiliki kelainan sel sabit mengalami kondisi ganggu saat akan mengirimkan oksigen pada otak. Pembuluh darah yang ada pada bagian otak biasanya akan semakin menyempit dan membuat otak mulai kehilangan oksigen. Stroke yang dialami oleh penderita kelainan sel sabit disebabkan karena ada pendarahand alam otak yang sangat sulit untuk dihindari, sehingga sangat bersiko untuk terkenan stroke.

  1. Pecahnya pembuluh darah pada otak

Pembuluh darah yang ada pada otak adalah hal yang sangat sensitive, karena jika pecah atau mengalami kebocoran maka bisa menyebabkan seseorang terkena stroke. Gumpan serta genangan darah yang ada pada otak akan mengakibatkan pendarahan yang burul. Jika kondisi ini terjadi maka akan membuat otak kekurangan oksigen dan mengalami kerusakan yang sangat sulit untuk diperbaiki. Oleh sebab itu penderita stroke yang diakibatkan pendaraha dalam otak akan mengalami cacat yang lebih berat.

  1. Memiliki riwayat penyakit hemofilia

Hemofilia atau mengalami kelainan darah yang sangat lama untuk membeku juga akan meningkatkan seseorang terserang stroke lebih tinggi. Hal ini biasanya sangat sering terjadi karena faktor genetic dari keluaraganya. Hemofilia akan mengakibatkan stroke jenis hemoragih sebab pendarahah sulit diatasi pada bagian otak. Pendarahan ini biasanya disebabkan karena pernah mengakami cedera yang menyebabkan pecahnya pembuluh darah.

  1. Memiliki riwayata penyakit Fibromuskular Displasia

Fibromuskular Displasia merupakan penyakit yang akan menyebabkan adanya pembentukan sel darah tidak normal dibagian dindingi arteri. Kelainan ini akan memicu adanya penyempitan pada pembuluh darah dan juga pembentukan gumpalan darah di pembuluh darah. Penyempitan ini akan mengakibatkan terganggunya pembuluh darah, penyempitan juga bisa mempengaruhi kerja jantung dan arteri saat akan menyalurakn darah ke seluruh tubuh termasuk otak. Sehingga bagian otak tidak dapat asupan oksigen dan nutrisi yang baik dan akhirnya memicu terjadi stroke.

  1. Memiliki kelainan Vasospasme

Seseorang yang pernah mengalami pendarahan pada ruang subarachnoid dalam otak juga bisa mengakibatkan terjadi stroke. Hal ini sering disebut dengan kondisi vasospasme, yang menyebabkan ada beberapa bagian pada pembuluh darah mengalami kejang yang mengakibatkan otak tidak bisa mendapatkan aliran darah yang cukup kuat. Stroke biasanya akan terjadi setelah bereselang 4 hari setelah mengalami pendarahan pada otak.

  1. Memiliki syndrome Celebral Vasokonstriksi

Celebral Vasokonstriksi merupakan sindrom yang dinilai sangat berbahaya. Kalainan ini bisa saja mengakibatkan pembuluh darah yang ada dalam otak mengalami kejang dan membuat otak tidak dapat menerima darah dengan baik. Pendarahan juga bisa terjadi kapan saja bahkan bisa mendadak. Sindrom ini sangat berhubungan dengan adanya penyempitan serta pelebaran pembuluh darah yang ada dalam otak, kelainan arteri dan juga sakit kepala dengan tiba tiba.

[AdSense-A]

  1. Terlalu banyak mengkonsumsi garam

Garam memang hal yang tidak dapat dipisahkan dalam menu masakan. Namun, terlalu banyak mengkonsumsi garam juga ternyata bisa mengakibatkan seseorang terkena stroke. Garam yang terlalu banyak dalam tubuh akan mempengaruhi tekanan darah menjadi tinggi dan seseorang sangat beresiko terkena hipertensi. Saat tubuh mempunya banyak sekali garam, cairan dalam tubuh juga akan terganggu keseimbangan nya. Akibatnya saat kondisi ini terus terjadi maka jumlah volume darah juga akan semakin meningkat dan menyebabkan tekanan darah semakin tinggi. Hipertensi atau tekanan darah terlalu tinggi akan memicu terjadinya stroke, sehingga sangat mungkin jika pembuluh darah akan pecah dan mengakibatkan adanya pendarahan dalam otak yang akan mengakibatkan seseorang terkena stroke.

  1. Memiliki riwayat hipertensi

Seseorang yang memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah terlalu tinggi akan sangat beresiko untuk terkenan stroke. Hal ini bisa terjadi saat tekanan darah yang ada dalam tubuh terus meninggi dan mengakibatkan pembuluh darah bekerja semakin keras. Kemudian, terkanan darah tinggi juga akan menyebabkan volume darah semakin besar. Jika kondisi ini terus terjadi maka akan mengakibatkan tekanan darah yang terlalu tinggi dan adanya pendarahan yang terjadi di dalam otak dan akan berakhir menjadi stroke.

  1. Berat badan berlebihan atau obesitas

Seseorang yang terkena obesitas atau berat badan yang melebihi batas normal juga akan sangat beresiko untuk terkena penyakit stroke. Jika seseorang terkena obesitas biasanya akan sangat beresiko untuk terkenan penyakit jantung. Sedangkan penyakit jantung adalah salah satu pemicu terjadinya stroke yang disebabkan kemampuan jantung saat memompa darah sudah semakin melemah. Seseorang yang terkena stroke dan memiliki obesitas biasanya akan ditandai dengan sesak nafas dan merasa nyeri saat akan bernafas.

  1. Terlalu sering mengkonsumsi makanan berlemak

Seseorang yang terbiasa mengkonsumsi makanan mengandung lemak juga akan meningkatkan resiko terkana stroke. Lemak yang terus masuk dalam tubuh akan menyebabkan seseorang sangat rawan terkena resiko kolesterol yang tinggi. Sedangkan efek dari semakin meningkatnya kolesterol dalam tubuh adalah bisa mengakibatkan seseorang terkena stroke. Terbentunya plak kolesterol yang ada dalam pembuluh darah akan mengakibatkan darah berhenti dan tidak akan mengalir dengan pada dari jantung menuju otak. Akibatnya jika pembuluh darah pecah akibat ada plak kolesterol maka akan berakhir dengan stroke.

  1. Terlalu sering mengkonsumsi gula

Selain garam dan lemak, mengkonsumsi makanan dan minuman yang terlalu banyak mengandung gula juga bisa meningkatkan seseorang memiliki gangguan kesehatan. Saat tubuh terlalu banyak menerima asupan gula dan disimpan dalam otot, maka kelebihan gula tersebut akan memicu terjadinya penyakit diaberes dan tubuh mengalami kekurangan insulin. Kondisi stroke inilah yang akan mengakibatkan seseorang terserang stroke karena tubuhnya mengalami gangguan pada sistem metabolisme nya. Otak juga akan semakin kekurangan nutrisi dan oksigen karena gula terlalu banyak tersimpan dalam tubuh.

  1. Tidak pernah berolahraga

Seseorang yang sangat jarang melakukan olahraga juga akan mengakibatkan peningkatan stroke. Hal ini terjadi saat tubuh tidak terbiasa untuk bergerak dan membakar kalori yang ada dalam tubuh. Selain dapat memicu terjadi stroke, kurang olahraga juga biasa mengakibatkan seseorang terkenan obesitas dan diabetes. Kurang olahraga juga akan menyebabkan jantung dalam kondisi yang buruk, akibatnya kemampuan jantung saat akan memompa darah juga menjadi semakin menurun. Kondisi ini akakn membuat otak tidak menerima asupan nutrisi dan oksigen dengan baik, dan akan menyebabkan terjadinya stroke.

  1. Terlalu sering mengkonsumsi alkohol

Alkohol juga bisa menjadi salah satu pemicu seseorang mengalami stroke secara tidak langsung karena tekanan darah yang semakin meningkat. Alkohol yang masuk dala tubuh dalam bentung zat asil akan menyebabkan volume darah semakin meningkat, akibatnya kebutuhan untuk mengalirkan darah akan mendapat tekanan darah yang besar. Hal ini lah yang akan menyebabkan otak tidak akan mendapatkan pasokan darah sesuai dengan kebutuhannya sehingga akan mengakibatkan terjadi stroke. Kebiasaan minum alkohol juga bisa mengakibatkan pecah pada pembuluh darah yang memicu terjadinya stroke.

[AdSense-C]

  1. Memiliki komplikasi penyakit pemicu stroke

Komplikasi penyakit adalah hal yang biasa di alami oleh para orang tua yang sudah lanjut usia. Beberapa komplikasi penyakit yang akan memicu terjadinya stroke seperti diabetes, hipertensi dan juga gangguan pada jantung. Misalnya saja hipertensi yang bisa mengakibatkan stroke karena ada pendarahan dan juga penggumpalan darah yang menyebabkan otak tidak bisa mendapat pasokan darah dan nutrisi yang baik. Sedangkan diabetes akan membuat metabolism tubuh mengalami gangguan dan jantung akan membuat pemompaan darah nya menjadi tergantung.

  1. Mengalami tekanan dalam pikiran

Tekanan dalama pikiran atau kondisi stress juga bisa menyebabkan seseorang terkena stroke. Saat seseorang mengalami kondisi stess makan jantung juga akan sangat terpengaruh danĀ  tidak bisa bekerja dengan baik. Stres juga bisa mengakibatkan tekanan darah seseorang menjadi sangat tinggi sehingga mengakibatkan kondisi jantung semakin memburuk. Perubahan hormone yang ada dalam otak juga kerap kali terjadi pada seseorang yang mengalami stress. Darah yang ada dalam otak tidak dapat mengalir dengan seharusnya, sehingga mengakibatkan seseorang mengalami kerusakan pada bagian sel otaknya. Kondisi stress akan menyebabkan adanya gangguan pada jantung yang bisa memicu terjadinya stroke.

Itulah 20 penyebab stroke ringan yang bisa Anda ketahui. Gaya hidup yang buruk merupakan salah satu penyebab utama terjadi stroke, sehingga ada baiknya mulai saat ini Anda benar-benar mengatur pola hidup menjadi sehat.