Penyakit dan Kelainan

Apa Hubungan Antara Kolesterol dan Darah Tinggi?

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Kolesterol dan darah tinggi memang sering menjadi pertanyaan oleh pasiennya apakah terdapat hubungan diantara keduanya. Jika penderita kolesterol mengalami kenaikan kadar kolesterol buruk belum tentu akan mengakibatkan darah tinggi. Penyakit kolesterol sering disebut juga dengan penyakit yang terjadi mengakibatkan adanya kadar lemak di dalam darah yang terjadi karena menu makanan yang dikonsumsi mengandung lemak yang banyak. Maka semakin banyak makanan instan seperti junk food yang mengandung kaya lemak anda konsumsi maka peluang terjangkitnya penyakit yang disebabkan oleh kolesterol tinggi semakin besar.

Sedangkan penyakit darah tinggi atau biasa dikenal dengan hipertensi merupakan suatu penyakit yang diberi julukan sebagai pembunuh diam-diam karena penderita yang mengalami penyakit darah tinggi dapat terjadi secara mendadak tanpa ada ciri dan gejala yang  dirasakan secara pasti sebelumnya. Maka jawabannya belum pasti seseorang terkenal kolesterol akan mengalami darah tinggi juga.

Hubungan Kolesterol dan Darah Tinggi

Namun meskipun begitu, beberapa dokter berpendapat mengenai adanya hubungan antara kadar kolesterol yang tinggi dengan tekanan darah pasiennya. Banyak kasus yang dialami saat kadar kolesterol seseorang naik atau menjadi tinggi ia menderita tekanan darah yang menjadi meningkat pula atau hipertensi. Meskipun begitu, hanya beberapa kejadian saja yang pernah mengalami hal yang serupa.

Bisa jadi saat kadar kolesterol menjadi tinggi tidak dibarengi dengan tekanan darah yang tinggi pula. Berarti tekanan darah anda tidak dipengaruhi oleh kadar kolesterol yang naik maupun turun. Hipertensi dapat memberi pengaruh pada lapisan otot dinding yang terdapat pada pembuluh darah. Sedangkan untuk kolesterol biasanya akan mempengaruhi bagian paling dalam tempat darah mengalir atau pelapis pembuluh darah yang ditandai dengan terjadinya penumpukan kolesterol.

Bisa saja saat pasien mengalami tekanan darah dan penumpukan kolesterol di dalam darah menjadi meningkat keduanya secara bersamaan dalam jumlah yang melebihi batas normal maka bisa menyebabkan kolesterol menempel di dalam darah. Jika kolesterol anda sering mengalami kenaikan maka secara tidak langsung pembuluh darah anda akan menyempit dan aliran darah akan menjadi semakin deras yang berdampak buruk pada sirkulasi tubuh. Maka dari itu anda harus mencegah konsumsi makanan yang mungkin bisa menyebabkan sirkulasi darah memburuk karena berisiko fatal pada kesehatan tubuh.

Untuk menghubungkan kolesterol dengan tekanan darah bisa anda buktikan dengan mencoba diet. Proses diet untuk memberi pengaruh terhadap kadar kolesterol dan darah tinggi dapat anda lakukan dengan melakukan olahraga untuk penderita kolesterol, jus untuk penderita kolesterol, dan konsumsi buah untuk penyakit kolesterol. Saat anda melakukan olahraga sejumlah kalori lebih dalam jaringan lemak akan terbakar. Maka dengan sendirinya kadar kolesterol  menurun sekaligus hipertensi menjadi stabil.

Kadar Normal Kolesterol dan Darah Tinggi

Agar anda tetap bisa menjaga kadar kolesterol normal dalam tubuh dapat dilakukan dengan cara mengetahui angka normal kolesterol.

  • Kolesterol total < 200mg/dL
  • Kolesterol LDL (lemak jahat) normalnya < 130
  • Kolesterol HDL (lemak baik) normalnya pada wanita > 50 mg/dL

Seseorang akan dikatakan mengalami tekanan darah tinggi apabila tekanan darahnya melebihi angka 120/80 yang biasa disebut dengan istilah pra-hipertensi. Untuk serangan hipertensi yang sebenarnya atau dikatakan parah apabila mencapai angka 140/90 dan bisa lebih. Penyakit hipertensi memiliki tahapan diagnosa, maksudnya anda dapat mengukur sejauh mana riwayat hipertensi anda. Apakah masih terhitung normal atau sudah parah. Berikut penjelasannya:

[AdSense-B]

  • Hipertensi tahap 1

Seseorang akan diagnosa mengidap hipertensi stage 1 apabila tekanan darahnya berada pada angka diastolik antara 90-99 mmHg atau tekanan sistolik 140-159 mmHg. Diagnosa ini berlaku apabila ketika tekanan darah anda sering berada di angka tersebut pada saat pengecekan dan tidak berlaku apabila hanya terjadi sekali saja.

  • Hipertensi tahap 2

Tahapan hipertensi ini sudah tergolong parah dan serius. Hipertensi tahap 2 ditandai dengan tekanan darah diastolik berada pada angka 100-lebih dan tekanan darah sistolik pada angka 160.

Untuk ciri-ciri kolesterol rendah dan tinggi mudah untuk kita kenali, berbeda dengan hipertensi karena penyakit ini tidak memperlihatkan gejala apapun pada pasiennya. Penyakit kolesterol dapat memicu terjadinya komplikasi seperti penyebab jantung, stroke, hipertensi, diabetes tipe 2, dan penyakit penyebab kolesterol tinggi lainnya.  Namun hipertensi bisa menyebabkan komplikasi ginjal, stroke, bahkan penyakit jantung yang dapat merenggut nyawa pasien secara tiba-tiba.

[AdSense-C]

Cara Menjaga Kadar Kolesterol dan Hipertensi Agar Tetap Normal

Kedua penyakit kolesterol tinggi dan hipertensi masih memiliki cara agar penderita terhindar dari kumat akan penyakit yang dialaminya. Hal yang dapat dilakukan agar hipertensi dapat dihindari seperti:

  1. Hindari konsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak yang tinggi
  2. Kurangi makanan yang terdapat kandungan pengawet seperti kecap, saus, dan garam.
  3. Mengatur pola makan dan tidur yang baik
  4. Melakukan olahraga rutin
  5. Sering melakukan check darah di klinik atau konsultasikan dengan dokter anda
  6. Apabila anda mengalami riwayat penyakit jantung, jangan terlalu lelah saat melakukan kegiatan tertentu.
  7. Konsumsi air putih yang cukup
  8. Perbanyak makan buah-buahan dan sayuran hijau
  9. Jangan sampai mengalami stress yang berkepanjangan
  10. Hindari makanan siap saji
  11. Cek secara rutin baik kadar kolesterol maupun gula darah anda

Dengan mengetahui hal di atas maka sudah seharusnya mulai sekarang anda lebih menjaga kesehatan dan memilih makanan serta pola makan yang benar.