Merk Obat C

Crom-Opthal – Fungsi – Obat Apa – Dosis Dan Efek Samping

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Crom-Opthal termasuk ke dalam golongan obat keras yang hanya bisa didapatkan dengan menggunakan resep dokter.

Komposisi

  • Crom-Opthal merupakan obat tetes mata yang mengandung kromolin natrium sebagai senyawa aktifnya

Indikasi

  • Crom-Opthal diindikasikan untuk pengobatan konjungtivitis akibat alergi akut dan kronik

Mekanisme Kerja Obat

Reaksi alergi seseorang dapat berbeda dibandingkan reaksi alergi pada orang lain. Salah satu reaksi alergi yang bisa terjadi adalah berupa konjungtivitis, yang biasanya disebabkan alergi terhadap serbuk sari dari bunga. Konjungtivitis adalah suatu kondisi peradangan pada konjungtiva (selaput bening yang melapisi bagian depan mata) yang dapat menimbulkan gejala sakit mata merah. Saat terjadi konjungtivitis, bagian mata yang normalnya berwarna putih akan menjadi berwarna kemerahan, disertai dengan mata berair dan rasa gatal.

Salah satu senyawa di dalam tubuh yang berperan merangsang terjadinya reaksi alergi adalah histamin. Saat ada benda penyebab alergi (misalnya serbuk sari dari bunga) maka sel mast yang ada di dalam tubuh akan pecah dan mengeluarkan histamin. Setelah dikeluarkan dari sel mast, histamin akan berikatan dengan reseptornya, kemudian akan terjadilah berbagai reaksi alergi, salah satunya adalah konjungtivitis.

Kromolin natrium merupakan salah satu obat yang bisa digunakan untuk mengatasi konjungtivitis yang diakibatkan reaksi alergi. Kromolin natrium bekerja dengan cara mencegah pecahnya sel mast sehingga histamin tidak akan dilepaskan dan diharapkan reaksi alergi tidak akan terjadi.

Dosis dan Cara Penggunaan

Dosis Crom-Opthal yang biasa diresepkan adalah 1-2 tetes pada mata yang sakit sebanyak 4-6 kali sehari. Berikut adalah langkah-langkah untuk menggunakan Crom-Opthal (secara umum, langkah-langkah ini juga bisa dilakukan untuk menggunakan obat tetes mata lain):

  1. Cuci kedua tangan menggunakan air dan sabun, kemudian keringkanlah dengan handuk atau tisu
  2. Duduklah di kursi atau tempat yang nyaman
  3. Buka kemasan dan tutup botol Crom-Opthal (jangan ujung penetes pada botol tetes mata tersentuh oleh jari Anda atau benda apapun)
  4. Dongakkan kepala ke atas
  5. Arahkan pandangan ke atas
  6. Tarik kelopak mata bagian bawah menggunakan jari
  7. Teteskan Crom-Opthal pada bagian dalam kelopak mata bagian bawah (jangan sampai ujung penetes menyentuh kelopak mata atau bola mata)
  8. Pejamkan mata, arahkan pandangan kembali ke bawah, tetaplah menutup mata selama 1-2 menit (jangan mengedip-ngedipkan mata atau mengucek mata)
  9. Ulangi langkah di atas terhadap mata yang satunya (jika diperlukan)
  10. Tutup kembali botol Crom-Opthal, simpanlah di tempat yang kering dan terhindar dari cahaya matahari langsung
  11. Cuci kembali kedua tangan Anda dengan air dan sabun

Kontraindikasi

Pasien yang memiliki kondisi-kondisi berikut tidak diperbolehkan menggunakan Crom-Opthal:

  • Hipersensitif (alergi) terhadap kromolin natrium

Katgori Keamanan bagi Ibu Hamil dan Menyusui

  • Kromolin natrium termasuk ke dalam kategori B, yaitu obat yang cukup aman untuk digunakan oleh wanita yang sedang dalam masa kehamilan
  • Belum diketahui apakah kromolin natrium yang digunakan secara topikal di mata dapat diekskresikan / dikeluarkan melalui ASI, beritahukanlah kepada dokter jika Anda mendapatkan resep Crom-Opthal atau obat lainnya yang mengandung kromolin natrium saat masih dalam masa menyusui

Efek Samping

Berikut adalah efek samping yang mungkin timbul setelah penggunaan Crom-Opthal:

Tidak semua pasien yang menggunakan Crom-Opthal akan mengalami efek samping di atas. Namun, jika Anda merasakan efek samping apapun, baik yang telah disebutkan di atas maupun efek samping lainnya setelah menggunakan Crom-Opthal, segeralah konsultasikan hal tersebut kepada dokter atau apoteker agar efek samping tersebut bisa segera ditindaklanjuti.

Interaksi Obat

Crom-Opthal adalah obat yang digunakan secara topikal di mata, oleh karena itu kecil kemungkinannya terjadi interaksi dengan obat lain, namun beritahukanlah kepada dokter Anda mengenai obat-obat yang sedang Anda gunakan, terutama obat mata lainnya untuk memastikan bahwa penggunaan obat tersebut bersamaan dengan Crom-Opthal tidak akan menimbulkan efek samping yang merugikan bagi Anda.

Perhatian

  1. Jangan memulai atau mengulangi pengobatan menggunakan Crom-Opthal tanpa resep dari dokter karena terdapat berbagai penyebab mata berair dan perih, Crom-Opthal belum tentu merupakan obat yang cocok untuk kondisi Anda
  2. Jangan mengubah dosis Crom-Opthal yang telah diresepkan oleh dokter
  3. Jangan berhenti menggunakan Crom-Opthal tanpa anjuran dari dokter walaupun Anda sudah merasakan kondisi yang membaik
  4. Jangan menggunakan Crom-Opthal lebih lama dari waktu yang diresepkan oleh dokter
  5. Jangan berbagi Crom-Opthal atau obat tetes mata apapun dengan orang lain dari botol tetes yang sama
  6. Segera hentikan penggunaan Crom-Opthal jika Anda merasakan reaksi alergi seperti rasa gatal, mata membengkak atau rasa terbakar yang tidak kunjung hilang, segeralah kembalilah ke dokter
  7. Usahakan untuk menggunakan Crom-Opthal pada waktu yang sama setiap harinya untuk memaksimalkan efeknya serta membantu Anda ingat untuk menggunakan Crom-Opthal
  8. Hindari penggunaan lensa kontak selama Anda menggunakan Crom-Opthal. Jika Anda terpaksa menggunakan lensa kontak, gunakanlah lensa kontak minimal 15 menit setelah Anda menggunakan Crom-Opthal.
  9. Jika Anda akan menggunakan obat mata lain (tetes mata atau salep mata), berilah jeda waktu pemberian sekitar 10 menit dari pemberian Crom-Opthal
  10. Sebelum menggunakan Crom-Opthal atau obat tetes mata apapun, periksalah kondisi obat tersebut, lihatlah apakah ada perubahan warna, kekeruhan atau partikel-partikel yang terlihat pada tetes mata tersebut. Jika Anda menemukan hal-hal tersebut pada Crom-Opthal atau tetes mata lainnya, janggan gunakan obat tetes mata itu dan tanyakanlah kepada apoteker mengenai apa yang harus Anda lakukan
  11. Jangan menggunakan Crom-Opthal atau obat tetes mata apapun jika Anda sudah membuka tutup botolnya lebih dari 30 hari, Anda bisa menulis tanggal Anda membuka botol tersebut di kemasan luarnya (di kotak/dus obatnya) untuk membantu mengingat batas penggunaan 30 hari ini
  12. Simpanlah Crom-Opthal pada suhu kamar di tempat yang kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung, jauhkan dari jangkauan anak-anak