6 Proses dan Cara Kerja Hormon ADH (Anti Diuretic Hormone)

√ Scientific Base Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Cara kerja hormon ADH merupakan pembahasan selanjutnya yang merupakan informasi mengenai bagaimana hormon ADH dapat bekerja dalam tubuh. Hormon ADH diketahui merupakan singkatan dari Anti Diuretic Hormone. Artinya, hormon ini sama seperti jenis jenis hormon lainnya memiliki fungsi dan cara kerja.

Tahukah anda di manakah hormon ADH ini diproduksi? Hormon ADH diproduksi pada kelenjar pituitaria posterior. Kelenjar ini tersusun dari jaringan jaringan syaraf atau neuron yang berada di sekitar bagian hipotalamus. Sesuai dengan namanya, hormon antidiuretik ini memiliki fungsi yang disebut fungsi hormon antidiuretik.

Secara khusus disebutkan bahwa hormon jenis antidiuretik ini memiliki fungsi untuk mengatur dan meregulasi keseimbangan air dalam tubuh manusia. Lalu tahukah anda bagaimana jenis hormon ADH ini dapat bekerja? Penjelasan mengenai cara kerja hormon ADH ini dapat anda ketahui melalui bagian berikut ini. Semoga dapat membantu anda menjadi lebih terinformasi dengan baik.

Proses dan Cara Kerja Hormon ADH (Anti Diuretic Hormone)

Keseimbangan air dalam tubuh manusia merupakan hal yang penting untuk dicapai. Jika tubuh mengalami kekurangan air, maka anda dapat mengalami dehidrasi. Dehidrasi atau kekurangan cairan adalah kondisi yang dapat menyebabkan banyak terjadi gangguan kesehatan pada diri orang tersebut. Keadaan ini tentu membutuhkan peran dari hormon ADH agar dehidrasi tidak terjadi lagi. Selain itu, menjaga kadar cairan dalam tubuh pun dapat berfungsi sebagai pencegahan sindrom cushing juga.

  1. Mendeteksi Dehidrasi

Sebelumnya telah disampaikan bahwa kerja hormon ADH berkaitan dengan bagaimana membuat tubuh tetap terjaga cairan di dalamnya. Jika tidak, maka awalnya keadaan dehidrasi ini yang akan dideteksi oleh tubuh. Biasanya dehidrasi dapat terjadi karena aktivitas yang padat dan asupan cairan yang kurang.

  1. Memonitor Volume Air dalam Darah

Setelah dehidrasi ini terdeteksi, maka tubuh akan memonitor bagaimana kandungan dan volume air dalam darah yang sedang beredar. Jika dinilai kurang volume air tersebut untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh, maka akan dikirimkan informasi.

  1. Menyampaikan Informasi ke Hipotalamus

Informasi yang dikirim ini sebelumnya dijelaskan diawali dengan terdeteksinya dehidrasi pada seseorang. Hipotalamus pada otak yang menerima informasi ini untuk direspon dengan penyelesaian terbaiknya. Biasanya akan ada kelenjar yang dirangsang untuk memroduksi solusi yang dibutuhkan. Bisa berupa pencegahan hiperglikemia misalnya atau cara mengobati penyakit endokrin.

  1. Merangsang Pembentukan Hormon ADH

Hipotalamus yang telah menerima informasi bahwa tubuh kekurangan cairan akan merangsang pembentukan hormon ADH. Bagian yang dirangsang untuk membentuk hormon ini adalah kelenjar pituitaria. Biasanya hormon ADH akan diproduksi dalam jumlah yang normal saja.

[AdSense-B]

  1. ADH merangsang Ginjal untuk Mengabsorbsi Air

Setelah hormon ADH dalam jumlah cukup selesai diproduksi, maka hormon ini akan bekerja merangsang ginjal manusia. Akhirnya ada sel sel ginjal yang menerima perintah untuk dapat mengabsorbsi air dan mendistribusikannya untuk kebutuhan cairan tubuh.

  1. Tekanan Darah Kembali Normal dan Dehidrasi dapat Teratasi

Setelah air yang dibutuhkan telah diserap dengan baik, maka berbagai keluhan penyakit karena kerja hormone ADH ini tidak berjalan dapat kembali normal. Misalnya tekanan darah tinggi akan kembali menurun dan dehidrasi pun tidak akan terdeteksi lagi.

Berikut tadi setidaknya 6 tahapan dalam cara kerja hormon ADH pada manusia. Setelah mengetahui informasi di atas, diharapkan anda sudah dapat mengerti bahwa hormon ADH yang berlebih pun tidak baik adanya. Jadi keadaan penyakit akibat kekurangan dan kelebihan hormon pun berlaku untuk produksi hormon ADH ini. Jadi mulai dari sekarang, semoga anda dapat tetap lebih sehat dengan kerja hormon yang stabil dan normal.