Bisul

advertisement

Bisul adalah benjolan berisi nanah, berwarna merah dan terasa sakit atau nyeri saat ditekan. Bisul merupakan timbunan nanah yang ada di permukaan kulit atau di dalam kulit. Bisul diraba akan terasa menonjol dan memiliki rasa hangat. Bisul adalah sekumpulan nanah yang telah tergabung di dalam jaringan yang telah terinfeksi, jaringan itu terinfeksi karena adanya parasut dan bakteri. Bisul merupakan reaksi dari jaringan yang telah terinfeksi untuk menyebarkan kuman, bakteri dan barang asing di dalam tubuh. Barang asing penyebab bisul bisa menimbulkan racun dan membunuh sel yang ada di sekitar jaringan. Racun yang dikeluarkan bisa membuat radang, darah putih dan aliran darah mengalir ke tempat jaringan tersebut.

Jenis-Jenis Bisul

Bisul terbagi menjadi dua jenis bisul. Bisul juga harus dibedakan dengan empyema. Empyema merupakan penimbul nanah di dalam bisul. Beberapa jenis bisul yang harus diketahui :

  1. Bisul Furunkel

penyakit bisulBisul dengan jenis ini adalah jenis bisul yang bisa menyebabkan infeksi kulit di seluruh lapisan folikel kulit rambut atau bisa sampai ke jaringan subkutaneus dan jaringan sekitar subkutaneus. Hal-hal yang berkaitan dengan bisul furunkel adalah sebagai berikut ini :

  • Penyebab bisul dengan jenis ini biasanya bakteri. Bakteri penyebab bisul ini adalah stafilokokus namun jamur juga bisa menyebabkan terjadinya bisul ini.
  • Bisul ini paling sering ditemukan di daerah leher, payudara, pantan dan wajah.
  • Saat ditekan, bisul akan menyebabkan rasa nyeri. Nyeri tersebut bisa menjalar ke daerah hidung, telinga atau jari-jari tangan.
  • Jenis bisul ini bisa diawali dengan benjolan berwarna merah namun keras. Lama kelamaan mengandung nanah. Nanah bisa membuat bagian tengah bisul berwarna putih atau kuning.
  • Bisul bisa pecah sendiri secara spontan atau bisa juga dipecahkan dengan sengaja. Darah akan menyertai keluarnya nanah.
  • Bisul terasa nyeri bisa ringan sampai sedang. Tidak hanya benjolan saja yang berwarna merah namun juga kulit yang ada di sekitarnya.
  • Orang dengan bisul ini merasakan demam dan meriang.
  • Bisul ini sering kambuh dan berpindah-pindah tempat, meski tempat kambuhnya masih di jaringan folikel.
  1. Bisul Karbunkel

bisul karbunkelKarbunkel merupakan sekumpulan bisul yang bisa mengakibatkan pengelupasan kulit dan bisa meluas sampai dengan pembentukan bisul di jaringan parut. Penyebabnya adalah bakteri stafilokokus. Hal-hal yang berkaitan dengan bisul ini adalah sebagai berikut ini :

  • Pembentukan karbunkel lebih lambat dibandingkan dengan bisul tunggal.
  • Penyembuhannya juga lebih lambat dibandingkan bisul tunggal.
  • Bisul ini menyebabkan demam disertai kelelahan sebab bisul menyebabkan infeksi yang serius.
  • Banyak menyerang pria.
  • Sering tumbuh di leher belakang.
  • Penderita diabetes, gangguan imun dan dermatitis rentan dengan bisul ini.
  • Sekumpulan bisul bersatu membentuk bisul yang lebih besar, memiliki banyak titik untuk aliran nanah.
  • Terletak di dalam lapisan bawah kulit,.
  • Bisa menular ke tubuh yang lainnya juga ke orang lain.
  • Menyerang orang dekat di saat yang sama.

Penyebab Bisul

Penyebab bisul belum banyak diketahui oleh banyak orang. Akibatnya adalah banyak orang yang terkena penyakit ini. Bisul sangat menganggu, terutama jika bisul itu ada di pantat. Orang yang terkena bisul itu akan kesulitan untuk duduk. Rasa tidak nyaman juga akan ditimbulkan oleh bisul itu. Berikut ini penyebab bisul yang sering tidak diketahui oleh banyak orang :

  1. Infeksi Bakteri. Bisul dalam itulah medis disebut dengan infeksi. Bisul ini disebabkan oleh bakteri yang mampu menginfeksi jaringan kulit. Jaringan kulit yang terinfeksi biasanya diakibatkan banyaknya bakteri berkembang.
  2. Kurang Menjaga Kebersihan Diri. Kebersihan diri yang kurang bisa menyebabkan seseorang terkena bisul. Hal yang sering diabaikan kebersihannya adalah wajah. Wajah merupakan tempat favorit para bisul untuk tumbuh dan berkembang. Wajah juga mudah terkena polusi udara. Kotoran dan polusi udara itu bisa masuk ke dalam pori-pori wajah. Kotoran itu bisa membuat bisul di wajah. Hal yang membuat hal itu semakin parah adalah produksi minyak di wajah. Minyak bisa membuat wajah semakin kotor.
  3. Alergi Makanan. Alergi makanan bisa membuat seseorang terkena bisul. Terlalu sering mengkonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi bisa menyebabkan seseorang terkena bisul. Misalnya saja telur dan kacang tanah.
  4. Sistem Imun Yang Menurun. Sistem imun yang menurun tidak bisa mencegah masuknya bakteri ke dalam jaringan kulit. Imun yang buruk juga tidak bisa mencegah bakteri mengeluarkan racunnya di jaringan kulit. Akibatnya timbullah bisul di permukaan kulit.
  5. Kelenjar Minyak. Orang yang memiliki wajah berminyak rentan terkena bisulan, hal itu dikarenakan kelenjar minyak bisa tersumbat di pori-pori wajah dan menyebabkan bisulan.
  6. Pakaian Kotor. Bagi anda yang kurang menjaga kebersihan badan dan pakaian, anda akan rentan terkena bisulan. Hal itu disebabkan pakaian kotor mengandung bakteri di dalamnya, sehingga bakteri itu akan menempel pada kulit anda. Setelah itu bakteri bisa menginfeksi kulit anda.
  7. Lingkungan Kotor. Faktor lingkungan juga bisa menyebabkan seseorang terkena bisulan. Misalnya saja lingkungan rumah anda kotor, lalu anda duduk di lantai yang kotor dan mengandung bakteri. Akibatnya kulit anda akan terkontaminasi dengan bakteri tersebut. Bakteri yang menempel di kulit anda bisa menyebabkan anda bisulan.
  8. Timbulnya Darah Kotor. Bisul juga bisa disebabkan oleh timbunan darah kotor di permukaan kulit. Darah kotor itu mengandung kuman dan penyakit yang bisa menyebabkan bisulan.
  9. Benda Asing. Ada benda asing yang masuk ke jaringan kulit. Benda asing itu bisa menimbulkan seseorang terkena bisulan.
  10. Nanah Bisul. Nanah dari bisul juga bisa menimbulkan bisul yang baru. Nanah yang keluar saat bisulan tidak sengaja tersentuh dengan tangan. Tangan itu tidak sengaja menyentuh permukaan kulit yang lainnya. Kulit yang tersentuh tangan tersebut akan menimbulkan bisul baru.

Gejala Bisul

Saat anda merasakan gejala bisul, sebaiknya anda segera memeriksakan bisul anda ke dokter. Jika sampai anda terlambat mengatasi bisul anda, bisul itu bisa membentuk jaringan bisul kurbunkel. Kurbunkel merupakan sekumpulan bisul yang bisa tumbuh di berbagai permukaan kulit. Gejala bisul yang wajib diketahui adalah sebagai berikut ini :

  1. Munculnya Benjolan Berwarna Merah. Cobalah raba permukaan kulit anda, apakah terasa benjolan di permukaan kulit anda. Lihatlah warna dari benjolan tersebut, jika berwarna merah besar kemungkinannya bahwa itu bisul.
  2. Terasa Nyeri. Tekanlah benjolan itu dan kulit di sekitarnya. Apakah terasa nyeri dan sakit. Jika terasa nyeri maka itu adalah gejala dari bisul.
  3. Muncul Warna Putih Di Tengah Benjolan. Semakin lama, bisul yang membesar bisa menimbulkan warna putih di tengah benjolannya. Warna putih itu merupakan nanah. Semakin lama warnanya akan kuning. Warna kuning itu ditimbulkan oleh kelenjar nanah yang semakin matang. Bisul dengan nanah matang bisa pecah dengan sendirinya. Nanah itu disebut dengan mata bisul.
  4. Gatal. Selain nyeri benjolan itu juga terasa gatal. Banyak orang yang ingin terus menggaruknya.
  5. Hangat. Rabalah dan rasakan benjolan tersebut. Benjolan bisul akan terasa hangat.

Diagnosis Bisul

Untuk melakukan diagnosis apakah benjolan itu bisul ataukah bukan. Dokter akan mengecek benjolan itu. Bahkan dokter juga akan meraba benjolannya. Jika dokter menemukan gejala dari bisul, dokter akan memberikan obat antibiotik. Antibiotik itu akan membuat nanah bisul cepat matang dan pecah dengan sendirinya.

Pengobatan Bisul

Mengobati bisul tidak boleh sembarangan. Jika sembarangan bisa mengakibatkan bisul itu bisa tumbuh kembali di tempat yang sama atau di permukaan kulit yang berbeda. Berikut ini cara mengobati bisul secara tepat :

  1. Menggunakan Cara Tradisional

Cara ini bisa anda coba di rumah. Caranya pun juga sangat mudah. Berikut ini cara yang bisa anda coba di rumah :

  • Kompres menggunakan air hangat. Celupkan lap bersih di air hangat. Tempelkan pada permukaan kulit yang terdapat benjolan bisul. Lakukan selama 15 menit dan dilakukanlah secara berulang-ulang dalam satu hari. Kompres ini bisa membuat bisul cepat matang dan nyeri berkurang.
  • Mencegah penyebaran. Jika anda membersihkan nanah dari bisul yang pecah. Anda bisa menggunakan sarung tangan dan kapas. Celupkan kapas ke rivanol atau alkohol. Setelah itu usapkan pada bekas bisul itu. Gantilah kapas dengan yang bersih. Jangan menggunakan kapas yang sama untuk membersihkan permukaan kulit yang beda.
  • Jangan Memencet. Sama halnya dengan jerawat, banyak orang yang tidak tahan untuk memencet benjolan itu. Memencet bisul tidak boleh dilakukan karena bisul akan mudah menjadi infeksi dan menyebar jika dipencet.
  1. Pengobatan Medis

Saat anda memilih menempuh pengobatan medis. Anda akan diberikan pengobatan seperti berikut ini :

  • Pemecahan paksa. Dokter akan memecah mata bisul dengan paksa menggunakan jarum suntik.
  • Obat antibiotik. Bagi bisul yang masih kecil, dokter akan memberikan obat antibiotik agar bisul bisa mengecil dan hilang. Buat bisul yang sudah besar, obat antibiotik bisa untuk memecah bisul dengan sendirinya. Bagi bisul yang sudah dipecahkan dengan paksa, obat itu berguna untuk mencegah timbulnya bisul kembali.
  • Sayatan dan Drainase. Dokter akan melakukan sayatan kecil menggunakan jarum atau pisau steril di ujung bisul. Tujuannya melakukan ini adalah sayatan itu bisa memberikan jalan untuk nanah keluar dan jaringannya mudah dimatikan. Sayatan itu juga bermanfaat untuk drainase atau pengeluaran nanah. Bisul bisa sembuh dengan tuntas tanpa kambuh kembali.
  • Salep antibiotik. Dokter juga akan memberikan salep antibiotik yang bisa berguna untuk pematangan bisul. Bisul yang matang akan membuat nanah cepat keluar.
  1. Ramuan Tradisional

Alam telah menyediakan berbagai macam tumbuhan yang bisa digunakan untuk mengobati bisul dan penyakit lainnya. Ramuan itu aman dan tidak memiliki efek samping jika dikonsumsi dalam jangka panjang. Ramuan yang bisa digunakan adalah sebagai berikut ini :

  • Bawang putih. Caranya adalah dengan menyiapkan beberapa siung bawang putih. Diparut sampai halus. Oleskan pada bagian yang terkena bisul namun jangan di bagian mata bisulnya. Bawang putih bisa menimbulkan rasa panas di kulit, rasa panas dari bawang putih bisa melancarkan peredaran darah di jaringan kulit sekitar bisul. Akibatnya bisul akan cepat matang dan cepat pecah.
  • Daun sirih. Caranya adalah dengan menyiapkan beberapa lembar daun sirih. Dicuci kemudian direbus. Gunakan air rebusan yang telah dingin itu untuk mengompres bisul. Sirih bersifat antibiotik sehingga bisa membunuh bakteri penyebab bisul.
  • Daun cabe. Daun cabe juga bermanfaat untuk mengobati bisul. Caranya adalah siapkan beberapa lembar daun cabe, cucilah sampai bersih. Setelah itu tumbuk sampai halus. Campur menggunakan 1 sendok teh minyak kelapa dan aduklah hingga tercampur rata. Oleskan pada bagian benjolan, jangan terkena mata bisul. Diamkan ramuan sampai kering. Biarkan bisul pecah tanpa paksaan.
  • Daun bayam. Daun bayam selain bergizi juga bermanfaat untuk penyembuhan bisul. Caranya adalah daun bayam yang sudah bersih ditumbuk, campurkan dengan sedikit garam. Kemudian ditempelkan pada bagian bisul, mata bisul jangan sampai terkena. Daun ini rasanya dingin sehingga membuat kulit terasa berdenyut-denyut. Lakukan berkali-kali sampai bisul pecah dengan sendirinya.

Bahaya Bisul

Bisul akan sangat berbahaya jika tumbuh di area tertentu. Bisul tidak boleh diremehkan. Berikut ini bahaya bisul yang harus diwaspadai :

  1. Radang Otak

Bisul jika muncul di daerah segitiga emas bisa membahayakan otak. Daerah segitiga emas adalah pipi, hidung dan juga kulit bibir atas. Hal itu dikarenakan pada daerah tersebut merupakan akses kulit ke otak. Jika ada infeksi di daerah itu dan ditangani tidak tepat bisa menyebabkan seseorang terkena radang otak.

  1. Herpes

Bisul yang dioabti dengan cara yang salah bisa membuat seseorang terkena herpes. Hal itu dikarenakan infeksi di jaringan kulit bisa mempengaruhi bagian kulit yang ada di atasnya. Penyakit kulit seperti herpes bisa menjangkiti orang yang terkena bisulan.

  1. Merusak Jaringan Kulit

Infeksi yang terlalu lama dibiarkan berlarut-larut bisa membuat jaringan kulit menjadi rusak. Jika jaringan kulit rusak maka aliran darah ke organ yang lainnya terganggu. Organ yang tidak memiliki peredaran darah lancar bisa terganggu kesehatannya.

Cara Mencegah Bisul

Agar tidak terkena bisul, sebaiknya anda tahu bagaimana caranya mencegah munculnya bisul. Berikut ini ada berbagai macam cara yang bisa digunakan untuk mencegah timbulnya bisul :

  1. Menjaga Kebersihan

Orang yang tidak menjaga kebersihan tubuhnya bisa terkena bisul. Karena kuman di dalam tubuh menempel pada kulit dan menyebabkan bisulan. Menjaga kebersihan bisa digunakan untuk mencegah terjadinya bisulan. Caranya adalah mandi dua kali sehari menggunakan sabun. Jangan menggunakan sabun secara bergantian. Bagian seperti ketiak, pangkal paha dan lipatan paha harus mendapatkan perhatian lebih.

  1. Rajin Membersihkan Muka

Muka bisa ditumbuhi bisul. Oleh sebab itu sebaiknya muka sering dibersihkan agar tidak menyebabkan bisulan. Cucilah muka sehabis bepergian ke luar rumah. Membersihkan muka juga bisa menggunakan cleanser dan toner.

  1. Menggunakan Pakaian Bersih

Pakaian bersih dan terhindar dari kuman dan jamur bisa mencegah terjadinya bisulan. Pakaian dengan menyerap keringat sebaiknya anda pilih, keringat yang tidak bisa diserap bisa menimbulkan jamur. Jamur mengandung banyak bakteri, bakteri itu bisa menyebabkan bisulan.

  1. Makanan Sehat

Mengkonsumsi makanan sehat juga bisa digunakan untuk mencegah bisulan. Sebaiknya jangan mengkonsumsi makanan yang membuat anda alergi. Bisulan bisa ditimbulkan jika anda mengkonsumsi makanan yang mengandung alergi.

  1. Menciptakan Lingkungan Bersih

Lingkungan yang bersih akan menghindarkan anda dari bakteri dan kuman penyebab bisulan.

  1. Hindari Mencabut Bulu Ketiak Dan Kemaluan

Kebiasaan mencabut bulu ketiak dan kemaluan bisa menyebabkan seseorang terkena bisulan. Hal itu disebabkan saat dicambut bisa menimbulkan luka pada kulit ketiak maupun kulit kemaluan. Luka bisa menimbulkan infeksi, infeksi bisa menyebabkan bisulan.

  1. Jangan Meminjam Pakaian Orang Lain

Hal itu menyebabkan anda mudah terkena bisulan karena pakaian orang lain bisa menularkan bisul, panu dan jamur pada tubuh anda. Keringat orang lain belum tentu cocok dengan keringat anda, keringat yang tidak cocok bisa menyebabkan anda mudah terkena penyakit kulit.

  1. Memencet komedo Dan Jerawat

Memencet komedo dan jerawat bisa menyebabkan infeksi. Infeksi itu bisa menyebabkan anda mudah terkena bisulan.

  1. Cuci Tangan

Tangan bisa membawa kuman dan bakteri. Oleh sebab itu cucilah tangan menggunakan sabun agar tangan tidak membawa bakteri dan kuman di kulit kita.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!