14 Penyebab Mata Berkedip Cepat Sendiri dan Cara Mengatasinya

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Mata sering berkedip dan juga berkedip cepat secara konstan bukanlah satu kondisi yang harus diabaikan. Mata berkedip cepat biasanya cenderung dialami oleh anak-anak, namun orang dewasa pun juga tak menutup kemungkinan untuk mengalami hal yang sama. Rasanya seperti mata selalu kemasukan kotoran sehingga akhirnya berkedip cepat dan terlalu sering.

Mata yang berkedip cepat memang tidaklah sering memicu masalah yang parah dan besar karena pada dasarnya mata bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, mata teriritasi tak boleh juga disepelekan walaupun banyak kasus mata berkedip cepat dapat sembuh tanpa melakukan perawatan khusus. Untuk dapat mengatasinya, Anda tentu perlu mengetahui apa saja penyebab mata berkedip cepat.

(Baca juga: cacat mata – penyebab mata kabur)

  1. Reaksi Alergi

Sebuah reaksi alergi dapat menjadi salah satu penyebab dari mata yang berkedip cepat dan terlalu sering. Biasanya meski reaksi alergi sekalipun, anak laki-lakilah yang paling sering mengalami mata berkedip cepat ini ketimbang anak-anak perempuan. Diketahui bahwa perbandingannya pun adalah 2:1 sehingga memang akan jarang ditemukan pada anak perempuan.

Tentunya reaksi alergi yang dimaksud pun bukan yang biasa. Seseorang yang memiliki alergi pada serbuk atau debu bisa saja mengedipkan mata dengan sering dan cepat karena matanya kemasukan debu. Kalau memang ini karena dampak alergi, ini bakal menjadi pemicu peningkatan zat-zat atau sel-sel darah tertentu. Ini kemudian berpengaruh terhadap sistem pembuluh darah yang berefek pada sistem saraf mata.

  1. Kekeringan

Anda perlu tahu jenis-jenis penyakit mata tertentu sehingga ketika terjadi mata berkedip cepat dan sering, Anda bisa langsung tanggap untuk membawanya ke dokter. Penyebabnya bisa juga dikarenakan mata yang kering; kekeringan pada mata bakal otomatis membuat mata menjadi berkedip cepat.

Tujuan dari mata yang berkedip lebih cepat dan sering ini adalah untuk membuat mata terhidrasi.  Fungsi mata berkedip adalah untuk membuat air mata rata ke seluruh permukaan bola mata, khususnya area kornea. Ketika bagian tersebut dibasahi, maka iritasi oleh sebab kekeringan bisa dicegah; itulah alasan mengapa kadang berkedip cepat bisa terjadi.

  1. Mata Minus

Perlu diketahui bahwa salah satu gejala mata minus adalah seseorang bakal lebih sering berkedip dan mengucek matanya. Kegiatan seperti ini cukup wajar karena penderita mata minus hanya ingin membuat penglihatannya lebih jelas. Kalau tadinya penglihatan tampak kabur, dengan berkedip cepat dan menguceknya bakal membuat lebih jernih.

Hanya saja, Anda juga perlu tahu apa saja bahaya mengucek mata dengan tangan, khususnya tangan yang tidak dalam keadaan higienis. Terkadang penglihatan justru dapat menjadi lebih buruk ketika mata diucek menggunakan tangan. Akhirnya malah saraf pada mata mengalami kerusakan, jadi berkedip cepat yang diiringi dengan penglihatan memburuk perlu segera diperiksakan.

(Baca juga: gejala mata silinder)

  1. Sindrom Tourette

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa sindrom tourette ini dikenal juga sebagai penyakit neuropsikiatrik. Penderita dari gangguan ini bakal bergerak dan berucap secara spontan tanpa bisa mengendalikannya. Jadi, mata berkedip cepat dan sering bisa menjadi salah satu dari gejala penyakit satu ini yang memang 3 kali lebih sering dialami oleh pria ketimbang wanita.

Masalah seperti ini biasanya dapat berawal dari sewaktu masih anak-anak dan sayangnya gejala-gejala ringan akan penyakit ini tak mudah dideteksi. Penyakit ini juga menggambarkan adanya tic vokals dan motorik yang bisa terjadi sehari beberapa kali yang dapat dialami selama minimal setahun. Sentakan otot adalah nama lainnya di mana tak ada tujuan dan bisa berkali-kali.

(Baca juga: cara memutihkan bola mata)

  1. Epilepsi

Penyakit ayan atau epilepsi juga bisa menjadi pemicu gerakan yang cukup mengejutkan. Pada beberapa kasus epilepsi, penderita dapat mengalami serangan bersifat absence. Serangan tersebut mampu membuat penderitanya berhenti melakukan aktivitas secara tiba-tiba.

Setelah berhenti dari kegiatannya, penderita bakal membuka mata dan seolah melihat jauh atau tampak seperti sedang melamun. Terkadang berkedip cepat juga bisa menjadi gerakan yang menyertainya, diikuti pula mulut yang tak bisa diam dan berkomat-kamit. Serangan demikian bisa terjadi selama beberapa detik sebelum penderita lalu lanjut lagi dengan aktivitasnya seperti tak mengalami apa-apa sebelumnya.

  1. Distonia

Kondisi penyakit satu ini dapat ditandai dengan adanya otot yang berkontraksi secara terus-menerus. Akhirnya terjadilah gerakan memutar yang berulang atau postur abnormal yang bisa terasa canggung maupun nyeri. Penyakit seperti ini cukup mengganggu tak hanya kondisi fisik saja, tapi juga kondisi psikologis dari si penderita yang membuat kegiatan sehari-hari menjadi kurang nyaman.

Gejala penyakit satu ini biasanya bakal timbul pada bagian tangan dan kaki lebih dulu, barulah perkembangan terjadi sampai ke seluruh tubuh; biasanya ini terjadi pada anak. Sementara untuk orang dewasa, pada umumnya gejala bakal timbul di tubuh bagian atas yang kemudian bisa sampai menyeluruh. Salah satunya adalah mata berkedip cepat.

(Baca juga: penyebab mata minus)

  1. Faktor Neurologis

Gangguan saraf juga bisa menjadi salah satu penyebab dari mata berkedip secara cepat dan sering. Maka bila mata mulai mengalami pergerakan yang tak biasa, seperti berkedip yang terlalu cepat dan ini terjadi secara berulang-ulang, tampaknya Anda perlu lebih waspada. Memeriksakannya ke dokter saraf tak ada salahnya.

  1. Parkinson

Penyakit Parkinson juga mampu menjadi penyebab dari mata yang suka berkedip cepat. Ini karena Parkinson sendiri merupakan sebuah jenis penyakit degenerasi sel saraf yang terjadi secara pelan di bagian otak tengah. Padahal bagian tersebut adalah yang menjadi pengatur dari gerakan-gerakan tubuh manusia.

Tremor atau gemetaran adalah gejala umum pada penyakit ini, namun mata berkedip cepat juga bisa menjadi penanda dari adanya penyakit Parkinson. Selain itu, tubuh akan kehilangan koordinasi dan keseimbangannya di mana juga disertai dengan pergerakan yang melambat. Bahkan fleksibilitas dari ototnya pun menurun sehingga otot bakal terasa sangat kaku ketika digerak-gerakkan.

(Baca juga: mata juling)

  1. Bell’s Palsy

Kondisi ini juga diketahui mampu menjadi pemicu mata berkedip cepat dan sering. Bell’s Palsy sendiri diketahui merupakan sebuah penyakit saraf yang bisa berpengaruh terhadpa saraf fasialis atau wajah. Parahnya, keadaan ini mampu membuat otot pada salah satu sisi wajah mengalami kelumpuhan sehingga akan terjadi keasimetrisan pada wajah.

Faktor Pemicu Mata Berkedip Cepat Lainnya

Setelah menyebutkan dan menjelaskan satu per satu penyebab dari mata berkedip cepat di atas, masih ada sebetulnya faktor-faktor lain. Berikut di bawah ini adalah faktor yang mampu menaikkan risiko seseorang mengalami mata berkedip sering dan cepat.

  1. Konjungtivitis
  2. Mengalami stres.
  3. Mengalami kelelahan. (Baca juga: ciri-ciri kurang tidur yang cukup)
  4. Mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi atau teh dengan kadar yang tinggi.
  5. Mengonsumsi minuman beralkohol.

Ingat bahwa kedipan normal pada anak hingga usia mencapai 14 tahun hanya 10 kali setiap menitnya, sedangkan orang dewasa per menitnya bisa 10-15 kali. Bayi yang baru lahir bakal lebih sedikit, yaitu tidak lebih dari 2 kali setiap menitnya. Jadi, bila terjadi mata berkedip lebih cepat dari itu, Anda perlu curiga.

(Baca juga: bahaya mata minus tinggi – cara mengobati mata minus)

Cara Mengatasi Mata Berkedip Cepat

Untuk mengatasi mata yang tiba-tiba berkedip cepat atau terlalu sering, dan bila Anda juga menyadari betapa seringnya mengucek mata, Anda perlu mencoba beberapa langkah di bawah ini. Demi mata lebih baikan, ada beberapa cara yang bisa coba Anda praktikkan ketika mata terus-terusan berkedip cepat, yakni:

  • Memijat. Cobalah pijat bagian kelopak mata Anda, terutama setiap sebelum berangkat tidur. Pijatlah secara pelan dan lembut selama 2 menit dengan gerakan melingkar. Pijatan lembut diyakini sebagai salah satu cara yang mampu membuat otot mata menjadi lebih kendur. Mungkin mata berkedip cepat disebabkan oleh kelelahan atau otot mata yang tegang, jadi cara ini bisa menjadi solusi.
  • Membuat Jarak terhadap Layar Komputer. Mata lelah bisa mengakibatkan mata berkedip cepat, mata minus juga bisa diakibatkan oleh intensnya penglihatan kita menatap layar komputer. Jadi, coba untuk membuat jarak terhadap komputer agar mata tak terlalu dekat dengan layarnya. Jarak harus disesuaikan dengan baik agar kesehatan mata tak terganggu, apalagi kalau pekerjaan Anda mengharuskan mata terus-terusan fokus pada layar komputer pada jangka waktu yang lama.
  • Tidak Bekerja di Ruangan Ber-AC. Bekerja pada ruangan yang memiliki pendingin memang asyik karena bakal terasa sejuk dan nyaman. Namun ada juga bahaya dari pendingin ruangan yang terlalu dingin dan terlalu lama mengenai tubuh Anda. Selain mampu membuat mata lebih cepat lelah, udara dinginnya juga bisa menyebabkan kekeringan pada mata. Ingat bahwa salah satu pemicu mata berkedip cepat adalah mata kering, jadi ketahui kapasitas tubuh Anda.
  • Mengompres Mata. Kompreslah mata ketika Anda merasa terlalu sering berkedip dan mata serasa kurang nyaman. Ambil waktu, ambil handuk kecil, celupkan ke air dingin, lalu tempelkan ke area mata. Diamkan handuk basah dan dingin tersebut di sana selama beberapa menit. Biasanya mata akan menjadi lebih nyaman setelahnya, jadi tak ada salahnya mencoba.
  • Mencuci Mata. Gunakanlah air dingin untuk mencuci atau membersihkan mata secara rutin, yaitu sehari beberapa kali. Cara ini cukup jitu untuk membuat mata yang mungkin tengah lelah, tegang dan kering menjadi lebih baik. Mata bisa menjadi lebih rileks ketika Anda mencucinya dengan air dingin, efeknya kurang lebih bakal sama seperti ketika mengompresnya.
  • Menggunakan Air Mawar atau Susu. Untuk mata yang lebih baik, cobalah untuk merawatnya dengan susu serta air mawar. Gunakan kapas yang bisa dicelup ke ramuan air susu atau air mawar, tapi pastikan keduanya dalam keadaan dingin. Setelah dicelup, bola kapas bisa Anda tempelkan ke area mata yang ingin Anda rawat.
  • Menggunakan Irisan Mentimun. Untuk menyegarkan mata dan mengatasi mata yang sering berkedip cepat, yang kemungkinan dikarenakan mata minus, Anda perlu nenggunakan mentimun. Bagi Anda yang mata suka berkedip cepat dan diketahui penyebabnya adalah mata minus, perlu lebih waspada. Bahaya mata minus tanpa kacamata bisa meningkat dan membuat mata menjadi gampang lelah juga. Irisan mentimun dengan sensasi ademnya akan merilekskan mata. Tempatkanlah irisan tersebut pada mata yang terpejam selama kira-kira 20 menit. Mentimun yang sudah diletakkan di dalam lemari es sebelumnya adalah yang paling cocok untuk digunakan karena memberikan sensasi yang lebih adem sehingga baik untuk mata.
  • Memeriksakan ke Dokter. Segera ke dokter mata dan jangan ragu lagi ketika cara-cara sederhana nan tradisional di atas tak mampu mengatasi mata berkedip cepat. Mata yang masih terus-terusan berkedip secara cepat kemungkinan menandakan adanya penyakit serius. Bila berkepanjangan walau sudah coba diatasi dengan cara alami, dokter spesialis adalah jawabannya supaya mata tak mengembangkan penyakit serius. Pemeriksaan yang benar juga seharusnya meliputi kondisi mental, fisik, sosial serta psikologi.
  • Banyak Istirahat. Mengistirahatkan tubuh dan mata adalah hal penting karena gejala apapun yang terjadi pada mata bisa juga dikarenakan adanya stres, ketegangan maupun tekanan pada tubuh. Maka, merilekskan mata serta tubuh dapat menjadi solusi sambil menerima perawatan atau pengobatan dari dokter.

(Baca juga: kelainan pada retina mata)

Itulah serangkaian info mengenai kemungkinan penyebab mata berkedip cepat, berikut juga sejumlah cara mengatasinya yang paling tepat. Bila terjadi sesuatu yang serius, atau Anda khawatir mata berkedip cepat dapat membahayakan, memang alangkah baiknya menempuh metode diagnosa dengan pergi ke dokter.

fbWhatsappTwitterLinkedIn