Sponsors Link

16 Penyebab Tidak Haid pada Wanita

ads

Pada sistem kesehatan reproduksi wanita, tentu saja siklus menstruasi merupakan hal paling dasar. Adanya sistem tersebut pada setiap wanita adalah untuk membuat tubuh lebih siap dalam menghadapi kehamilan. Siklus ini harus dialami oleh para wanita setiap bulannya, lalu ketika sperma masuk serta mampu membuahi sel telur pada masa ovulasi, ini tandanya awal proses kehamilan.

Hanya saja, terkadang siklus menstruasi atau haid ini tak selalu datang setiap bulannya. Sebagian wanita yang mengalami hal ini bakal merasa begitu khawatir dan panik saat haid tidak terjadi. Dibalik telatnya datang bulan, pasti selalu ada alasan. Berikut di bawah ini sejumlah penyebab tidak haid pada wanita yang bisa Anda ketahui.

(Baca juga: makanan yang dilarang saat haid – penyebab kram perut)

1. Obesitas

Terlalu gemuk atau memiliki berat badan berlebih rupanya tak hanya mengancam kesehatan jantung saja. Faktor kegemukan juga mampu menjadikan seorang wanita memilki masa-masa ketidakteraturan dalam siklus haidnya. Terkadang tidak haid selama beberapa bulan bisa juga disebabkan oleh obesitas ini.

Oleh karena itu, memiliki tubuh dengan berat badan ideal sangatlah penting di mana juga diimbangi dengan pola makan sehat serta seimbang akan membuahkan hasil yang baik bagi kesehatan. Ikuti tips diet sehat untuk menurunkan berat badan karena biasanya setelah berat badan turun beberapa kilogram, siklus haid bakal kembali lancar. Untuk siklus yang normal, Anda perlu memerhatikan kondisi berat badan juga.

2. Kehamilan

Saat proses atau siklus haid berhenti, ada potensi besar bahwa Anda sedang hamil. Tak ada salahnya untuk memeriksakan kondisi Anda ke dokter untuk memperoleh kepastian apakah Anda hamil atau tidak. Keterlambatan haid adalah hal yang terkadang bisa membuat panik sekaligus bersemangat untuk para wanita yang sudah menikah.

Untuk mendapatkan jawaban pasti, maka dokter biasanya bakal menyarankan Anda untuk melakukan USG serta tes kehamilan. Namun, sebelum Anda ke dokter bisa juga untuk memakai testpack lebih dulu di rumah. Testpack biasanya memberikan hasil yang cukup akurat, jadi bisa digunakan tepat sebelum Anda memutuskan untuk ke dokter kandungan.

(Baca juga: cara mengatasi nyeri haid)

3. Terlalu Kurus

Bila tadi kita membahas tentang bagaimana seorang wanita yang mengalami obesitas bisa saja tidak haid, rupanya wanita yang terlalu kurus pun berisiko sama. Berkebalikan memang, namun terlalu kurus juga tidaklah sehat dan mampu memicu seorang wanita untuk mengalami siklus haid. Ketidakteraturan masa haid dapat berawal dari berat badan.

Bila Anda terlalu kurus, maka pertimbangkan berbagai cara menambah berat badan supaya berat badan yang tadinya berada di bawah ideal bisa naik. Pertahankanlah bila berat badan sudah berada pada angka yang ideal. Saat seorang wanita terlalu kurus, ini juga meningkatkan potensi akan haid yang bisa berhenti sama sekali ke depannya.

4. Menopause Dini

Menopause dialami oleh para wanita kebanyakan di usia mereka yang berada di antara 45-55 tahun. Meski demikian, ada juga sebagian wanita yang gejala menopausnya dialami di usia 40 tahun yang terbilang cukup awal. Inilah yang kita sebut dengan menopause dini di mana pasokan telur akan berakhir atau berkurang sehingga tidak haid.

Siklus haid tidak akan lancar seperti normalnya dan bakal terlambat hingga akhirnya benar-benar selesai. Contoh kondisi di mana haid tidak teratur adalah terkadang bisa sangat sedikit, namun terkadang juga bisa banyak. Tak hanya itu, terkadang haid bisa sangat lama, tapi juga ada yang pendek.

(Baca juga: bahaya berenang saat haid)

5. Masalah Tiroid

Sebagai pengatur metabolisme tubuh, kelenjar tiroid sangatlah berperan penting dan apabila sampai tak bekerja dengan normal, maka otomatis gangguan haid pun dialami. Lalu, bagaimana kita bisa tahu bahwa kelenjar tiroid sedang bermasalah? Sering merasa kedinginan, rambut rontok, berat badan naik, dan kelelahan ekstrem adalah contoh dari ciri-ciri kelenjar tiroid yang terganggu.

sponsored links

Anda tak perlu khawatir apabila tidak haid karena masalah tiroid ini karena biasanya hanya dengan obat-obatan Anda akan kembali membaik. Setelah mendapatkan pengobatan yang tepat, masa haid biasanya akan kembali normal dan lancar seperti biasa. Oleh karena itu, konsultasikan ke dokter saat gejala-gejala yang disebutkan tersebut dialami oleh Anda.

6. Kelebihan Hormon Prolaktin

Tidak haid selama beberapa bulan dan Anda sudah khawatir akan kondisi kesehatan tubuh Anda? Kemungkinan akan adanya hormon prolaktin yang berlebih menjadi pemicu utama dari telat atau tidak terjadinya siklus haid. Ketidak lancaran menstruasi Anda bisa disebabkan oleh ketidaknormalan produksi hormon tersebut.

Hormon prolaktin sendiri adalah jenis hormon yang biasanya terproduksi saat seorang wanita tengah dalam masa menyusui. Jadi jika Anda adalah salah satu dari para ibu menyusui yang tidak haid, maka hal ini cukup wajar dan tak perlu panik. Hal ini termasuk wajar dan biasa kalau seorang wanita menyusui tak mengalami haid.

(Baca juga: makanan yang memperlancar menstruasi)

7. Salah Perhitungan

Sebuah siklus haid pada wanita adalah 28 hari dan itu adalah jumlah normalnya, namun bukanlah sebuah hal yang dipatenkan. Jadi, belum tentu semua wanita akan mengalami panjang siklus yang sama dan siklus haid pada setiap wanita tidaklah sama. 28 hari tersebut hanyalah jumlah normalnya saja dan kalaupun berbeda bukan lantas tak normal.

Untuk itulah, terkadang ada wanita yang menyatakan bahwa ia tidak haid karena terkambat, padahal sebetulnya hanya masalah perhitungan harinya yang salah. Sebab utamanya adalah karena siklus haid yang mengalami ketidakteraturan kadang-kadang di setiap bulannya. Lebih baik selalu hitung dengan benar dan ketahui siklus haid Anda sendiri.

8. Sindrom Ovarim Polikistik

Nama lain dari sindrom ini adalah Polycystic Ovary Symptom/PCOS di mana ini merupakan sebuah keadaan di mana hormon yang memberikan pengaruh pada indung telur untuk menghasilkan folikel mempunyai kadar tinggi pada darah. Istilah folikel ini adalah terbentuknya kantong seagai tahap awal dari produksi sel telur.

Kadar hormon yang begitu tinggi bakal meningkatkan produksi folikel, namun folikel ini belumlah matang jadi tak mampu memroduksi sel telur. Pada kondisi inilah terkadang wanita tidak akan mengalami haid atau siklus haid yang menjadi kurang teratur. Sel telur biasanya bakal bertahan di ovarium pada wanita yang memiliki PCOS ini dan sebagai dampaknya, sel telur pun tak mampu dibuahi.

(Baca juga: bahaya minum kopi pada saat haid)

9. Alat Kontrasepsi

Anda pasti tahu betul bahwa hormon estrogen dan progestin ada di dalam pil KB atau yang disebut juga dengan pil pencegah kehamilan. Kedua hormon tersebut memiliki peran sebagai pencegah pelepasan sel telur oleh indung telur. Jadi, pada wanita yang mengonsumsi pil KB sebagai alat kontrasepsi, tidak haid adalah salah satu efeknya.

Siklus haid dapat kembali normal dan konsistem biasanya setelah 6 bulan dari waktu berhentinya mengonsumsi pil KB. Sementara itu, penggunaan alat kontrasepsi yang disuntikkan atau ditanam juga berefek pada siklus haid. Menstruasi biasanya bakal terlambat dikarenakan alat kontrasepsi jenis tersebut.

10. Perubahan Haid Mendadak

Wanita yang usianya sudah menginjak 40 tahun ke atas bisa saja tidak haid secara tiba-tiba yang berkemungkinan disebabkan oleh perubahan menstruasi yang mendadak. Oleh karena itu, segera ke dokter apabila Anda mengalami perubahan haid tersebut. Perubahan yang terjadi biasanya meliputi waktu haid yang lebih panjang dan darah yang juga lebih banyak.

Alasan mengapa Anda perlu segera memeriksakan ke dokter adalah karena perubahan tersebut dapat menandakan adanya polip serviks, kanker endometrium, maupun hiperplasia endometrium atau prakanker. Demi mencegah kondisi tubuh makin buruk, tentunya Anda perlu ke dokter dan menempuh jalur diagnosa yang dianjurkan supaya penyebabnya ketahuan.

(Baca juga: penyebab darah beku saat haid)

Sponsors Link

11. Konsumsi Obat Tertentu

Rupanya ada juga efek yang diberikan oleh obat tertentu ketika Anda tengah sakit terhadap masa haid. Siklus haid bulanan pada wanita dapat terganggu ketika mengonsumsi obat gatal maupun obat sakit telinga. Contoh obat tersebut dapat membuat wanita tidak haid secara lancar dan memperlambat siklusnya.

12. Perubahan Pola Hidup

Kinerja tubuh otomatis akan ikut terpengaruh oleh adanya perubahan pola hidup yang Anda jalani. Biasanya, hal ini lebih umum terjadi pada karyawan yang jam kerjanya mengalami perpindahan, seperti dari siang ke malam atau sebaliknya. Pada wanita, siklus haid menjadi sering terlambat dan tak teratur hanya karena pola tersebut.

13. Sakit

Ketika seseorang tengah sakit, ada kalanya kondisi tubuh mampu menjadikan seseorang telat haid atau tidak haid. Biasanya, sakit dalam jangka waktu lamalah yang mengakibatkan efek tersebut. Namun tak usah khawatir, karena kondisi tersebut tidaklah permanen dan bersifat sementara saja. Sesduah Anda sembuh dari sakit, otomatis pola atau siklus haid bakal kembali seperti biasa.

(Baca juga: cara menghilangkan nyeri saat haid)

14. Stres

Stres merupakan sebuah kondisi yang sering menyebabkan seseorang mengalami penyakit. Terlalu tertekan dan banyak pikiran bakal mengakibatkan siklus haid pun ikut terkena dampaknya. Pada beberapa kasus, ada yang justru sampai perdarahan berlebih di mana haid juga berjangka waktu lebih panjang dan tak berhenti-berhenti.

Namun, sejumlah kasus lainnya ada yang sampai tak mengalami haid dikarenakan tubuh secara otomatis mengurangi produksi hormon GnRH yang membuat tubuh wanita sekaligus juga tak berovulasi. Segera periksakan ke dokter untuk penanganan yang tepat supaya siklus haid kembali normal.

15. Ketidakstabilan Gula Darah

Tahukah Anda bahwa gula darah yang kurang stabil rupanya bisa menjadikan wanita mengalami perubahan hormonal. Diabetes yang tak terkendali mampu menjadi penyebab dari ketidakteraturan siklus haid yang bahkan mampu membuat penderita tak mengalami haid. Oleh karena itu, seringlah mengecek kadar gula darah dan mulailah menstabilkannya kembali jika memang kurang begitu normal.

16. Penyakit Celiac

Satu lagi gangguan kesehatan yang ternyata bisa menyebabkan wanita tidak haid, yakni penyakit celiac. Pada penyakit celiac, ini akan memicu peradangan yang menjadi pemicu dari rusaknya usus kecil. Tubuh pun akhirnya tak dapat menyerap gizi dan nutrisi penting yang menjadikan siklus haid tak teratur dan sering terlambat.

(Baca juga: minum es saat haid – cara menjaga kesehatan alat reproduksi wanita)

Itulah berbagai penyebab tidak haid pada wanita yang sebagian cukup serius dan perlu penanganan dari dokter. Dengan mengetahui penyebabnya, otomatis Anda bakal tahu bagaimana cara untuk mengatasinya nanti.

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Tuesday 20th, December 2016 / 02:22 Oleh :
Kategori : Kesehatan Wanita