8 Cara Mengatasi Telinga Bindeng Paling Ampuh

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Telinga bindeng bisa dialami oleh siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa. Telinga bindeng seringkali menghadirkan perasaan tidak nyaman, bukan hanya pada organ telinga saja. Apapun jenis gangguan yang dialami oleh telinga akan menyebabkan rasa tidak nyaman bagi tubuh. Alasannya, telinga adalah bagian organ yang berperan dalam sistem keseimbangan tubuh.

Ketika telinga berdengung, biasanya seseorang akan merasa telinganya seperti ditusuk-tusuk menggunakan jarum. Meskipun hanya sementara, rasa sakit tersebut bisa sangat mengganggu aktivitas. Telinga bindeng bisa hadir berulang kali namun bisa juga hanya sesekali saja. Rasa tidak nyaman yang ditimbulkan akibat telinga bindeng biasanya akan terasa pada telinga bagian luar dan telinga bagian tengah.

(Baca juga: telinga berdengung terus-meneruspenyebab telinga berdengung)

Telinga bindeng bisa menimbulkan beberapa gejala sekaligus dampak bagi penderitanya, seperti:

  • Kehilangan nafsu makan, kondisi ini bisa Anda perhatikan pada anak Anda. Bayi mungkin saja juga akan sulit menyusu sebab telinganya akan terasa sakit saat digunakan untuk menelan. (Baca juga: cara meningkatkan nafsu makan)
  • Mudah marah karena gangguan pada telinga menyebabkan keseimbangan juga terganggu.
  • Kurang tidur karena rasa sakit atau bindeng mungkin terasa lebih parah saat digunakan untuk berbaring. (Baca juga: akibat kurang tidur malambahaya mandi saat kurang tidur)
  • Demam bisa muncul ketika telinga bindeng disebabkan oleh adanya infeksi pada telinga.
  • Keluar cairan dari dalam telinga bisa menandakan bindeng disebabkan oleh adanya cairan di saluran telinga, telinga dalam keadaan terlalu kotor, atau karena gendang telinga pecah.
  • Vertigo sebagai bagian dari adanya gangguan pada sistem keseimbangan. (Baca juga: bahaya penyakit vertigocara menyembuhkan vertigo)
  • Mengalami kesulitan pendengaran.

Penyebab Telinga Bindeng

Telinga bindeng bisa disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:

  • Naik pesawat akan menyebabkan tekanan antara telinga bagian dalam dan luar menjadi tidak seimbang, akibatnya telinga akan bindeng dan diikuti dengungan.
  • Menyelam terlalu dalam juga bisa menimbulkan efek sama pada telinga seperti halnya saat naik pesawat. Alasannya juga sama, tekanan udara di dalam telinga dan luar telinga berbeda sehingga ada rasa bindeng dan berdengung pada telinga.
  • Flu atau pilek menyebabkan adanya cairan yang menekan saluran eustachius tube ke arah telinga. Akibatnya, telinga akan merasakan kondisi hampa bahkan bisa menyebabkan rasa sakit pada telinga. (Baca juga: cara mengobati flucara menghilangkan flu)
  • Infeksi telinga merupakan penyebab paling umum telinga bindeng secara berulang atau terus-menerus. Jenis infeksi telinga yang dimaksud biasanya adalah otitis media atau otitis externa.
  • Radang pada bagian terluar telinga.
  • Adanya penumpukan cairan dalam saluran telinga. Kondisi ini sangat mungkin terjadi karena adanya cairan seperti air atau cairan lainnya masuk ke dalam telinga.
  • Bisul di dalam telinga juga bisa menyebabkan bindeng. Bisul akan menutupi saluran telinga sehingga menghambat udara yang hendak masuk ke telinga akibatnya telinga terasa bindeng. (Baca juga: cara menghilangkan bisul secara alamicara menghilangkan bisul di paha)
  • Kerusakan saraf telinga, selain menyebabkan telinga bindeng, kondisi ini juga bisa menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa pada telinga dan juga sakit kepala.
  • Kotoran telinga yang sudah terlalu lama menumpuk dan jarang dibersihkan juga akan menghambat saluran telinga dari masuknya udara. Udara di luar telinga tidak dapat masuk sehingga tekanan udara di dalam telinga dan luar telinga akan berbeda dan menyebabkan bindeng.
  • Eksim di lubang telinga. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh adanya reaksi alergi atau karena adanya infeksi sehingga menyebabkan adanya eksim pada saluran telinga.

Itulah beberapa penyebab telinga bindeng. Dari berbagai penyebab di atas, Anda bisa mengidentifikasi, kira-kira penyebab apa yang membuat telinga Anda bindeng. Dari penyebab tersebut, Anda bisa melakukan tindakan penanganan dengan metode yang tepat.

Cara Mengatasi Telinga Bindeng yang Bisa Dilakukan dengan Mudah

Telinga bindeng bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti yang telah disebutkan di atas. Setiap penyebab tentu akan mendapatkan jenis penanganan yang berbeda. Untuk mengatasi telinga bindeng, terlebih dahulu Anda harus mengidentifikasi apa yang menjadi penyebab telinga bindeng yang Anda alami. Setelah itu, Anda bisa melakukan pengobatan dengan cara yang tepat. Berikut ini beberapa metode yang bisa Anda lakukan untuk mengobati telinga berdengung.

1. Bersihkan Telinga Secara Rutin

Gangguan pada telinga berupa bindeng bisa disebabkan karena adanya penumpukan kotoran pada saluran telinga. Kondisi semacam itu bisa terjadi jika Anda malas membersihkan telinga secara rutin. Kotoran yang terlalu lama menumpuk di saluran telinga lama kelamaan akan menghalangi udara dari luar yang hendak masuk ke dalam telinga. Alhasil, telinga tidak bisa beradaptasi dengan tekanan udara yang ada di luar telinga. Akibatnya telinga menjadi bindeng. Karena itulah, bersihkan telinga Anda secara berkala. Namun, jangan membersihkan telinga terlalu bersih. Kotoran telinga ternyata tidak selamanya menimbulkan masalah. Menyisakan sedikit kotoran telinga pada saluran telinga akan melindungi telinga Anda apabila ada hewan yang masuk ke dalam telinga.

2. Meniup Telinga

Telinga bindeng bisa jadi disebabkan oleh adanya cairan yang menutupi saluran telinga. Cairan tersebut bisa berupa air atau bahkan kotoran yang lama tidak dibersihkan. Untuk mengatasi telinga bindeng, Anda bisa meniup telinga Anda dari luar. Cara tersebut berguna untuk memasukkan udara ke dalam telinga yang bertujuan untuk memecah cairan atau atau kotoran yang menutupi lubang telinga. Setelah cairan atau kotoran terpecah, Anda bisa membersihkan saluran telinga dengan cara hati-hati. Namun, untuk melakukan metode ini jangan meniup telinga terlalu keras. Tiupan yang terlalu keras akan menimbulkan tekanan udara yang besar dan justru akan menyebabkan kerusakan pendengaran.

3. Perhatikan Posisi Tidur

Posisi tidur ternyata juga bisa berpengaruh pada kondisi pendengaran kita. Posisi tidur yang salah bisa menyebabkan adanya tekanan udara pada telinga dan menyebabkan bindeng. Bagi Anda yang sering mengalami kondisi telinga bindeng hindari posisi tidur miring. Cara tersebut bisa menyebabkan adanya tekanan udara di dalam telinga yang menyebabkan telinga bindeng.

4. Mendengarkan Bunyi-bunyian

Cara selanjutnya untuk mengatasi telinga bindeng adalah dengan mendengarkan bunyi-bunyian. Anda bisa mendengarkan bunyi dari kipas angin yang lembut atau mendengarkan musik dengan bantuan headset. cara tersebut bisa saja memberikan rangsangan bagi telinga agar lebih sensitif terhadap suara. Namun, bagi Anda yang ingin mendengarkan musik melalui headset, pastikan suara musik berada dalam kondisi sedang. Suara yang terlalu keras justru bisa menyebabkan kerusakan gendang telinga hingga menyebabkan gangguan pendengaran.

5. Berbaring Miring

Jika telinga bindeng disebabkan oleh adanya cairan yang masuk pada saluran telinga, maka Anda bisa mengatasinya dengan berbaring secara miring. Pastikan posisi telinga yang kemasukan cairan berada di bagian bawah. Cara tersebut efektif untuk mengeluarkan cairan yang ada di bagian telinga.

6. Obat Degongestan

Telinga bindeng juga bisa disebabkan oleh reaksi alergi. Jika reaksi alergi merupakan penyebab utama mengapa telinga Anda bindeng, maka Anda bisa mengkonsumsi obat degongestan. Obat tersebut akan mengurangi pembengkakan pada saluran telinga. Selain degongestan, Anda juga bisa mengkonsumsi obat anthistamin. Jangan lupa untuk membaca aturan pemakaian.

7. Kompres Hangat

Jika penyebab bindeng pada telinga adalah infeksi, maka anda bisa menggunakan bantuan kompres hangat untuk meredakan rasa nyeri sebagai gejala yang mungkin ditimbulkan. Namun jangan lupa untuk memeriksakan diri ke dokter jika rasa bindeng disertai nyeri terasa sangat menyiksa.

8. Gunakan Cuka Apel dan Alkohol Isopropil

Campurkan cuka apel dan alkohol isopropil untuk digunakan sebagai obat tetes telinga. Campuran keduanya berguna untuk mengatasi telinga bindeng akibat adanya penumpukan dan pengerasan kotoran di dalam saluran telinga. Teteskan cairan tersebut pada telinga seperti meneteskan obat tetes mata. Cairan tersebut berguna untuk memecahkan kotoran yang ada di saluran telinga dan juga efektif membersihkan kotoran yang terperangkap di balik kotoran yang mengeras dan menggumpal.

Itulah 8 metode efektif untuk mengatasi telinga bindeng. Jika berbagai upaya di atas tidak mampu mengatasi permasalahan telinga bindeng sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan medis, apalagi jika bindeng telinga disertai dengan rasa nyeri.

fbWhatsappTwitterLinkedIn