Feses Berwarna Hijau – Penyebab, Gejala, Diagnosa, Pencegahan dan Pengobatan

Perubahan warna pada feses atau tinja memang membuat sebagian orang merasa takut dan khawatir, akan tetapi sebenarnya perubahan warna yang terjadi pada feses ini tidak perlu dikhawatirkan terlalu berlebihan. Feses berwarna hijau dikatakan normal dan bisa terjadi karena diare atau terlalu banyak mengkonsumsi sayuran yang berwarna hijau.

Penyebab Feses Berwarna Hijau

Feses yang berwarna hijau ini bisa terjadi karena beberapa faktor yang terjadi di dalam pencernaan seperti:

  1. Gangguan Proses Pencernaan

Sisa makanan yang diubah menjadi feses memerlukan waktu sekitar 3 hari lamanya. Saat seseorang mengakami diare, maka proses pencernaan akan berjalan lebih singkat sehingga usus tidak memiliki banyak waktu untuk mengubah warna feses menjadi coklat dan akhirnya feses yang dikeluarkan akan berwarna hijau.

  1. Mengkonsumsi Sayuran Hijau

Feses yang berwarna hijau juga bisa disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi sayuran berwarna hijau atau mengkonsumsi suplemen zat besi terlalu banyak. Akan tetapi untuk suplemen yang dikonsumsi lebih banyak membuat warna feses berubah menjadi hitam.

  1. Wanita Hamil

Wanita yang sedang berada dalam masa kehamilan seringkali mengalami perubahan warna feses karena mengkonsumsi suplemen zat besi atau suplemen lainnya. Selain itu, wanita hamil juga sering kesulitan saat akan buang air besar atau dikenal dengan istilah wasir yang bisa membuat feses terdapat darah.

  1. Makanan

Makanan juga menjadi alasan umum penyebab feses berwarna hijau seperti contohnya mengkonsumsi bayam, kubis, blueberry, brokoli, bubuk hijau yang mengandung klorofil yakni zat hijau daun yang diperlukan tumbuhan untuk menghasilkan energi dari sinar matahari. Beberapa makanan ini yang menjadi kemungkinan besar mengubah warna feses menjadi hijau. Akan tetapi warna hijau pada feses tidak selamanya membahayakan sehingga anda bisa terus mengkonsumsi beberapa makan tersebut karena sangat menyehatkan.

  1. Pigmen Empedu

Pigmen empedu merupakan cairan yang dibuat dalam organ hati yang kemudian akan disimpan pada kantong empedu. Cairan ini memang secara alami memiliki warna hijau agak kekuningan, namun jika bercampur dengan asupan makanan anda, maka empedu akan mebantu kinerja lipase pankreas yang membuat tubuh bisa lebih banyak memecah lemak dari makanan.

Ini akan membuat lemak lebih banyak diserap dalam usus kecil, akan tetapi tubuh juga harus memecah empedu sehingga bisa dibuang atau diekskresikan sebagai limbah yang prosesnya terjadi dalam usus. Saat ini terjadi, maka anda bisa saja mengalami kram perut atau diare dan empedu tidak bisa dicepah dalam waktu cepat lalu menghasilkan feses berwarna hijau yang berasal dari warna alami garam empedu.

Artikel terkait:

  1. Antibiotik dan Obat-Obatan

Penyebab feses warna hijau lainnya adalah penggunaan antibiotik dan beberapa jenis obat. Apabila anda mengkonsumsi antibiotik dengan dosis tinggi dan jenis tertentu, maka obat itu akan membunuh banyak bakteri normal yang ada di dalam usus. Apabila ini terjadi, maka bakteri pembuat warna coklat feses yang ada di usus bagian bawah akan menurun. Untuk mengatasinya, anda bisa mengkonsumsi probiotik seperti kombucha atau yogurt sehingga keseimbangan bakteri dalam usus bisa dikembalikan.

Beberapa obat dan juga suplemen juga bisa menjadi penyebab kerusakan pigmen sehingga tinja berwarna hijau seperti contohnya obat anti inflamasi nonsteroid, indometachin, suplemen zat besi serta medroxyprogesterone yang merupakan obat untuk kontrasepsi.

  1. Prosedur Medis

Apabila anda baru saja menjalani operasi atau melakukan prosedur medis lain yang termasuk besar, maka perubahan warna tinja jugabisa terjadi sesudah menjalani prsedur medis besar tersebut seperti contohnya tranplantasi sumsum tulang. Apabila terjadi penolakan tubuh terhadap transplantasi, maka akan terjadi penyakit cangkok versus inang serta menyebabkan terjadinya gangguan gastrointestinai atau GI yang cukup serius yang biasanya akan mengakibatkan penderita mengalami diare atau feses berubah warna menjadi hijau.

  1. Parasit, Virus dan Bakteri

Parasit, virus dan juga bakteri juga bisa menjadi penyebab perubahan warna hijau pada feses. Dalam tubuh manusia sudah secara alami memiliki milyaran jumlah bakteri yang juga memiliki tugas berbeda-beda. Jika ada organisme yang berasal dari luar tubuh dan berbahaya, maka akan membuat masalah pada sistem pembuangan di dalam tubuh. Seperti contohnya bakteri salmonela yang menjadi penyebab umum dari kebanyakan kasus keracunan makanan, giardia yang merupakan parasit air dan juga norovirus yang bisa menyebabkan perut menghasilkan feses lebih cepat dari biasanya dan berubah warna menjadi hijau.


  1. Gastrointestinal

Apabila anda menderita penyakit crohn atau gastrointestinal lainnya, maka empedu akan bekerja semakin cepat saat melewati usus dan menghasilkan feses yang berwarna hijau. Penyakit crohn sendiri merupakan salah satu penyakit usus yang menimbulkan radang pada saluran cerna. Apabila anda menderita diare yang diikuti dengan penyakit celiac atau seliaka maka kemungkinan feses berubah warna menjaid hijau juga akan semakin besar. Penyebab lain dari feses berwarna hijau adalah sindrom iritasi usus besar, kolitis ulserativa dan juga terlalu banyak menggunakan obat pencahar atau pencuci perut.

  1. Fissura Ani

Fissura ani merupakan luka berukuran kecil yang terjadi di jaringan lapisan anus dan bisa terjadi karena tinja dengan tekstur yang keras. Luka ini bisa berkembang semakin besar dan apabila penderita juga mengalami diarea kronis atau penyakit radang usus, maka bisa terjadi fissura ani yang berkaitan dengan diare sehingga BAB bisa berubah warna menjadi hijau serta terdapat darah merah pada tinja.

  1. Makanan Berwarna Ungu dan Biru

Beberapa makanan yang mengandung warna ungu serta biru seperti anggur merah dan blueberry juga menjadi penyebab kotoran menjadi berubah warna hijau. Namun mengkonsumsi beberapa jenis buah ini tidaklah berbahaya dan bisa terus dikonsumsi karena memiliki nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

  1. Makanan Pedas dan Alkohol

Makanan pedas, alkohol dan juga kopi juga bisa menimbulkan efek pencahar sehingga ekskresi empedu terjadi pada saluran cerna kemudian menghasilkan feses yang berwarna hijau.

  1. Melakukan Diet Khusus

Melakukan diet khusus seperti hanya mengkonsumsi makanan hijau atau jus yakni dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung klorofil juga akan membuat warna feses berubah menjadi hijau yang terjadi karena kandungan tinggi klorofil penghasil warna hijau.

  1. Stress

Stress juga menjadi salah satu penyebab terjadinya perubahan warna pada feses sebab pembuangan kotoran akan terhalang dan tidak ada waktu untuk mengambil tambahan bakteri dari dalam tubuh sehingga membuat feses yang dikeluarkan berwarna hijau.

Artikel terkait:

Penyebab Feses Berwarna Hijau Pada Bayi

Bayi juga bisa mengalami masalah seperti feses yang berubah warna menjadi hijau. Ini bisa terjadi karena beberapa sebab seperti:

  • Sensitivitas pada diet: Jika anda baru saja mengubah diet pada saat sedang menyusui seperti lebih banyak mengkonsumsi sayuran berwarna hijau, maka saat menyusui zat klorofil tersebut juga akan diminum oleh bayi lewat proses menyusui.
  • Mengubah tekstur makanan: Perubahan tekstur makanan bayi dari yang cair kemudian diganti dengan yang padat juga akan membuat kotoran bayi berubah warna menjadi hijau.
  • Ketidakseimbangan ASI: Apabila ASI yang diberikan oleh ibu tidak bisa diberikan pada bayi secara teratur seperti terjadi masalah pada payudara, maka ini juga bisa memberikan warna hijau pada tinja bayi dan pada kasus yang lain juga bisa terjadi karena terlalu banyak mengkonsumsi susu.
  • Penyakit: Beberapa bayi juga secara otomatis akan mengalami perubahan warna pada feses apabila menderita penyakit tertentu seperti flu sampai virus.
  • Penggunaan obat: Saat ibu menyusui mengkonsumsi beberapa jenis obat, maka zat yang terkandung di dalam obat tersebut akan mengalir ke ASI dan akhirnya masuk ke perut bayi lewat proses menyusui.

Komplikasi Feses Berwarna Hijau

Feses yang berwarna hijau juga bisa menjadi pertanda adanya komplikasi pada pencernaan seperti sindrom malabsorpsi, dehidrasi, kekurangan gizi dan kadar potasium yang rendah. Apabila penyebab warna hijau feses tidak ditimbulkan karena makanan, maka ini bisa menjadi tanda sudah terjadi sesuatu yang serius di dalam tubuh anda. Meskipun kotoran berwarna hijau ini bukanlah hal yang berbahaya, akan tetapi feses warna hijau bisa menjadi pertanda terjadinya komplikasi yang harus segera mungkin dikonsultasikan pada dokter.

Artikel terkait:

Gejala dan Diagnosa Feses Berwarna Hijau

Ada beberapa gejala yang ditimbulkan saat feses berwarna hijau dan secepat mungkin harus segera mendapatkan penanganan medis untuk mencegah komplikasi berbahaya yang mungkin terjadi, gejala tersebut diantaranya adalah:

  • Hilangnya selera makan
  • Terasa sangat sakit di bagian perut
  • Terjadi pendarahan pada rektum atau muntah
  • Terjadi penurunan berat badan
  • Demam
  • Sembelit atau keluar cairan berlendir
  • Merasa letih, lemah dan pusing

Darah di dalam kotoran atau pendarahan rektum bisa didiagnosa dokter dengan cara melakukan rontgen, analisis kultur dari tinja. kolonoskopi dan juga tes darah untuk mengatasi penyebab tinja berwarna hijau. Tes ini dilakukan untuk memeriksa jika terjadi kelainan yang menjadi penyebab feses berwarna hijau seperti terjadi karena masalah pencernaan IBD atau salmonella.

Pencegahan Feses Berwarna Hijau

Untuk mencegah terjadinya feses berwarna hijau ini, maka ada beberapa hal yang bisa anda lakukan mulai dari memperbaiki gaya hidup dan pola makan.

  • Menyeimbangkan Diet

Lakukan tips diet sehat nan seimbang dalam mengkonsumsi makanan yakni dengan cara memperbanyak asupan serat seperti aneka jenis biji-bijian, sup, sayuran dan buah sehingga bisa meningkatkan kesehatan sistem pencernaan sekaligus menghilangkan feses yang berwarna hijau.

  • Minum Air Cukup

Biasakan diri untuk minum air dalam jumlah yang cukup sehingga hormon di dalam tubuh bisa bekerja dengan optimal sekaligus menyehatkan sistem pencernaan dan juga menghindari feses berwarna hijau tersebut.

  • Meminimalisir Pewarna Makanan

Hindari juga penggunaan pewarna dalam makanan yang dikonsumsi setiap hari. Ini akan sangat baik untuk menghindari feses berwarna hijau sekaligus melancarkan sistem pencernaan.

  • Latihan Dengan Teratur

Latihan dan olahraga teratur juga sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya perubahan warna pada tinja seperti berjalan selama 30 menit setiap hari yang sangat baik untuk sistem pencernaan dan juga kesehatan tubuh.

  • Hindari Ngemil

Hindari juga kebiasaan anda untuk mengemil supaya kantong empedu bisa tetap terjaga kebersihannya. Ubah camilan tidak sehat anda dengan beberapa jenis buah, protein, lemak sehat, biji-bijian dan usahakan untuk menghindari konsumsi gula. Dengan menghindari ngemil, maka pencernaan akan lebih sehat dan kantong empedu akan terbebas dari kejadian melepuh di saat anda sedang makan.

Artikel terkait:


Pengobatan Feses Berwarna Hijau

Untuk menghentikan kotoran berwarna hijau, maka dibutuhkan asupan baik yang bisa mendukung kerja hati, kantong empedu dan juga saluran pencernaan. Selain itu, jika kotoran tidak hanya berwarna hijau namun juga terdapat lendir atau darah yang diikuti juga dengan sakit perut, menggigil dan demam, maka segera menemui dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

  1. Konsumsi Makanan Asam

Untuk mengatasi feses berwarna hijau, salah satu cara mudah yang bisa anda lakukan di rumah adalah mengkonsumsi beberapa jenis makanan asam atau fermentasi. Makanan yang asam akan merangsang produksi batu empedu sekaligus meningkatkan kinerja pencernaan. Beberapa jenis makanan masam tersebut diantaranya adalah:

  • 1/4 cangkir asinan kubis yang sudah di fermentasi, kimchi atau acar.
  • 1 sendok teh cuka sari apel yang di campur dengan 1/3 gelas air matang dan diminum sebelum atau saat makan.
  • Makan beberapa iris jeruk lemon atau jeruk bali setiap kali sedang menyantap makanan.
  1. Konsumsi Lemak

Semua jaringan dan organ di dalam tubuh membutuhkan asupan lemak termasuk kantong empedu supaya bisa tetap bekerja dengan baik dan normal. Kantong empedu tidak akan bekerja dengan baik apabila tidak mendapat asupan lemak setidaknya 12 gram lemak setiap kali makan. Beberapa contoh makanan yang mengandung lemak dan bisa anda konsumsi untuk menghindari feses berwarna hijau diantaranya adalah:

  • 1/3 bagian buah alpukat
  • 1 sendok makan minyak zaitun, minyak kelapa atau mentega
  • 2 sendok makan krim asam atau krim mentah.
  • 1 genggam kacang atau biji-bijian
  • 1 ons keju cheddar
  1. Campuran Jus Jeruk dan Minyak Zaitun

Apabila anda ingin menyembuhkan atau menghilangkan feses berwarna hijau, maka anda bisa mengkonsumsi beberapa bahan yang bisa merangsang kantong empedu supaya lebih baik, yaitu campuran asam dan juga lemak. Tuang 1/4 jus lemon atau jus jeruk dalam gelas lalu tambahkan dengan 1 sendok makan minyak zaitun organik kemudian campur dan minum sampai habis saat pagi hari waktu perut masih kosong atau sebelum pergi tidur.

  1. Saus Salad

Cara lainnya adalah dengan mengganti saus salad yang biasa anda konsumsi dengan campuran saus salad untuk menghilangkan feses berwarna hijau tersebut.Campur 1 siung bawang putih yang sudah dihaluskan dengan 1/2 cangkir minyak zaitun, 1/4 cangkir jus lemon, 1 sendok teh dijon mustard dan sedikit garam untuk dijadikan saus menyantap salad sayuran anda.

  1. Minum Suplemen

Cara berikutnya adalah dengan mengkonsumsi suplemen khusus yang bisa meningkatkan kesehatan pencernaan seperti suplemen basil, teh, ekstrak buah bit, ekstrak biji anggur dan beberapa jenis suplemen penting untuk menjaga kesehatan empedu anda.

Artikel terkait:

Agar anda bisa terhindar dari feses berwarna hijau, maka sangat penting untuk menjaga asupan makanan untuk menyehatkan usus seperti contohnya mengkonsumsi probiotik baik seperti yogurt atau beberapa jenis bakteri baik lainnya. Apabila feses berwarna hijau hanya terjadi sekali, maka hal ini tidak perlu dikhawatirkan. Namun jika terjadi dalam waktu yang cukup sering, maka ini menandakan ada masalah serius yang terjadi pada tubuh anda.

, , , , , ,
Post Date: Friday 11th, August 2017 / 05:13 Oleh :