22 Makanan untuk Menyehatkan Fungsi Hati Paling Ampuh

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Hati merupakan salah satu organ dalam tubuh manusia yang berperan penting dalam sistem pencernaan manusia. Namun, bukan berarti hati hanya berguna dalam proses asupan makanan saja. Hati juga memproduksi kolesterol yang dibutuhkan oleh tubuh. Kebutuhan kolesterol tubuh dipenuhi oleh organ hati, jadi sebenarnya kita tidak perlu mengkonsumsi makanan yang mengandung kolesterol. Tidak hanya itu saja, organ hati juga berguna dalam proses penyaringan. Salah satu metode yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan dan juga fungsi organ hati ialah melalui asupan makanan. Beberapa jenis makanan mengandung zat gizi dan juga nutrisi penting yang berguna menjaga kesehatan organ hati sekaligus meringankan kinerja hati sehingga tetap sehat. Berikut beberapa jenis makanan yang dapat meningkatkan kesehatan organ hati.

  1. Sayuran Berdaun Hijau

Beberapa jenis sayuran berdaun hijau seperti bayam, kale, dan juga sawi merupakan beberapa jenis asupan makanan sehat yang memiliki banyak kandungan klorofil atau zat hijau daun. Zat hijau daun tersebut sangat berguna untuk meningkatkan efisiensi kinerja hati sehingga hati lebih sehat.

Makin efisien hati dalam bekerja makan efek samping dari racun yang terkandung di dalam makanan seperti pestisida dan juga kandungan logam berat dapat dihilangkan di dalam tubuh. Tidak hanya itu, dengan mengkonsumsi sayuran hijau Anda juga akan mendapatkan bonus berupa pencernaan yang lebih sehat karena sayuran hijau kaya akan kandungan serat.

Baca : Sayuran untuk lemah jantungSayuran untuk diabetes

  1. Buah-buahan yang Kaya akan Kandungan Vitamin C

Buah-buahan yang kaya akan kandungan vitamin C berguna sebagai antiinflamator di dalam tubuh kita sehingga hati menjadi lebih sehat. Selain itu, kandungan vitamin C di dalam buah-buahan juga berguna sebagai antioksidan alami yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit. Beberapa jenis buah yang memiliki kandungan vitamin C tinggi seperti jeruk, lemon, pepaya, mangga, dan lain sebagainya.

Baca : Penyakit akibat kekurangan vitamin CMakanan yang mengandung vitamin CBuah yang mengandung vitamin C

  1. Teh Hijau

Teh hijau kaya akan kandungan antioksidan yang akan menjaga kesehatan hati dan menangkal berbagai dampak negatif dari radikal bebas. Selain itu, kandungan catechin di dalam teh hijau juga sangat efektif untuk membersihkan hati dari racun dan juga berbagai jenis kotoran. Untuk memperoleh manfaat dari teh hijau, Anda dapat minum satu cangkir teh hijau setiap hari.

Baca : Bahaya es teh manis

  1. Apel

Apel merupakan salah satu jenis buah yang masuk ke dalam kategori Top 30 Buah-buahan Paling Bernutrisi di Dunia. Tidak hanya itu saja, di negara-negara barat juga sering menyatakan slogan “satu apel setiap hari akan menjauhkan Anda dari dokter”. Nampaknya hal tersebut tidak salah sama sekali. Apel memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, seperti vitamin dan juga mineral. Selain itu, apel juga berguna untuk menyediakan pektin bagi tubuh. Pektin merupakan salah satu zat dalam tubuh yang berguna untuk membantu membersihkan saluran pencernaan dan juga hati.

  1. Kubis

Semua jenis kubis, baik itu merah ataupun hijau memiliki manfaat yang sama untuk kesehatan organ hati. Meski termasuk dalam makanan yang mengandung gas tinggi kubis memiliki manfaat untuk kesehatan hati. Hati memiliki kandungan nutrisi dan juga antioksidan yang berguna untuk menangkal berbagai jenis penyakit. Kandungan sulfur di dalam sayuran kubis juga sangat efektif sebagai pembersih racun di dalam hati.

  1. Minyak Zaitun

Selain bisa digunakan sebagai cara mengatasi bibir kering minyak zaitun mengandung asam lemak yang baik untuk kesehatan tubuh. Kandungan asam lemak sehat tersebut juga berguna untuk menyerap berbagai jenis racun di dalam tubuh sehingga kinerja hati lebih ringan.

Baca : Penyebab bibir pecah-pecah dan kering

  1. Bawang Putih

Seperti halnya kubis, bawang putih juga mengandung sulfur yang efektif untuk membersihkan racun di dalam hati. Selain itu, bawang putih juga mengandung minyak allicin dan juga antioksidan alami. Minyak allicin berguna sebagai zat anti inflamasi, sedangkan antioksidan berguna sebagai penangkal berbagai jenis penyakit.

Baca : Efek samping bawang putihBahaya baawang putih mentah

  1. Wortel dan Bit

Wortel dan juga bit merupakan dua jenis sayuran yang sering digunakan untuk membuat salad dan juga sup. Keduanya mengandung vitamin A, beta karoten dan juga flavonoid yang berperan penting dalam proses pembersihan hati. Tidak hanya itu, dengan meningkatkan asupan beta karoten dan juga flavonoid Anda juga akan memperoleh bonus berupa peningkatan kesehatan mata.

Baca : Bahaya akibat kekurangan vitamin AMakanan yang mengandung vitamin A

  1. Kacang Kenari

Kacang kenari kaya akan kandungan asam lemak omega 3 yang baik bagi tubuh dan juga membantu proses detoksifikasi di dalam hati. Tidak hanya itu saja, omega 3 juga memegang peranan penting untuk menjaga kesehatan jantung dan juga meningkatkan perkembangan sel-sel otak.

  1. Asparagus

Mengkonsumsi asparagus akan membantu proses detoksifikasi di dalam hati. Berbagai dampak negatif buruk yang diderita oleh hati akibat alkohol akan dibersihkan oleh kandungan nutrisi yang terdapat di dalam asparagus.

  1. Kunyit

Kunyit sering kita konsumsi dalam bentuk kapsul, obat herbal, atau dalam bentuk minuman jamu. Seperti apapun cara yang Anda gunakan untuk mengkonsumsi kunyit bukan menjadi masalah. Yang perlu anda tahu adalah kandungan nutrisi yang terdapat di dalam kunyit. Kunyit mengandung zat anti inflamasi yang efektif membantu penyembuhan infeksi hati.

  1. Pare

Pare merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki rasa pahit. Sebagian orang mungkin tidak menyukai jenis sayuran ini karena rasa pahitnya. Namun, rasa pahit tersebut akan sebanding dengan manfaat yang Anda peroleh dari pare. Tahukah Anda bahwa rasa pahit dari makanan yang menyehatkan fungsi hati ini, akan merangsang produksi empedu di dalam hati sehingga memicu kinerja hati yang lebih baik.

  1. Artichoke

Artichoke mungkin masih sedikit asing di telinga Anda. Artichoke merupakan salah satu jenis sayuran yang mengandung asam caffeoylquinat. Kandungan asam caffeoylquinat tersebut berguna untuk melindungi sekaligus meregenerasi sel-sel hati. Bahkan menurut penelitian, mengkonsumsi sayuran artichoke juga akan memicu produksi cairan empedu di dalam hati sehingga kondisi hati lebih sehat.

  1. Kacang-kacangan

Berbagai jenis kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang merah, dan kacang kedelai memiliki kandungan asam amino arginin yang berguna untuk proses detoksifikasi asam amonia, yaitu sampah yang berasal dari proses pencernaan protein.

  1. Oatmeal

Oatmeal merupakan salah satu jenis asupan sumber karbohidrat kompleks yang bisa digunakan sebagai pencegah serangan jantung. Mengkonsumsi oatmeal akan membuat perut Anda terasa kenyang lebih lama karena oatmeal dicerna secara lambat di dalam sistem pencernaan. Dengan kata lain, mengkonsumsi oatmeal akan mencegah keinginan Anda untuk mengkonsumsi makanan tidak sehat, seperti makanan dengan kandungan lemak yang tinggi. Selain itu, mengkonsumsi oatmeal juga akan menjaga keseimbangan gula dalam darah. Tentu saja saat mengkonsumsi oatmeal Anda harus berusaha untuk tidak mencampukannya dengan pemanis buatan.

  1. Tomat

Tomat adalah salah satu jenis buah yang mengandung vitamin C dan juga lycopene. Mengkonsumsi tomat akan menstimulasi produksi asam amino yang disebut dengan carnitine. Carnitine merupakan suatu senyawa yang akan membantu proses pembakaran lemak di dalam tubuh menjadi lebih cepat hingga sepertiga kali lebih cepat sehingga kinerja hati akan lebih terbantu. kandungan lycopene di dalam buah tomat juga akan mencegah terjadinya gangguan jantung.

Baca : Kandungan gizi tomat

  1. Lada Cayene

Lada cayene merupakan salah satu jenis rempah pedas yang dapat mengurangi resiko insulin berlebih di dalam tubuh. Caranya ialah melalui peningkatan proses metabolisme dan juga menurunkan kadar gula dalam darah.

  1. Kayu Manis

Kayu manis juga bisa meningkatkan kesehatan hati. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan bahwa menambahkan satu sendok teh kayu manis ke dalam makanan atau minuman yang Anda konsumsi dapat meningkatkan proses metabolisme hingga dua puluh kali lipat lebih baik.

  1. Anggur

Anggur merupakan buah yang sangat kaya akan kandungan vitamin C dan juga antioksigen yang akan menangkal zat-zat bersifat karsinogenik akibat radikal bebas.

  1. Alpukat

Mengkonsumsi alpukat akan membantu tubuh Anda untuk memproduksi suatu jenis antioksidan yang disebut dengan glutation. Glutation tersebut dibutuhkan oleh hati untuk menyaring berbagai jenis toksin yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman yang kita konsumsi.

  1. Makanan Kaya Serat Larut

Beberapa jenis makanan yang mengandung serat larut di antaranya bekatul, oat bran, beras merah, dan juga buah pir. Beberapa jenis makanan tersebut akan membantu hati untuk mengeluarkan kolesterol dan juga cairan empedu ketika kita sedang mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak lemak.

Baca : Akibat kurang seratMakanan yang mengandung serat tinggi

  1. Air Putih

Konsumsi air putih setidaknya 8 gelas per hari akan membantu tubuh Anda tetap sehat karena mencegah terjadinya dehidrasi. Selain itu, mengkonsumsi air putih juga akan membantu menetralkan racun yang ada di dalam tubuh. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, Anda dapat menambahkan perasan jeruk nipis atau jeruk lemon ke dalam air putih yang Anda minum. Minumlah campuran keduanya setiap pagi agar proses pembersihan hati juga menjadi lebih optimal.

Baca : Efek kekurangan air putih

Fungsi Hati

Hati merupakan organ vital bagi tubuh manusia, berikut ini adalah fungi hati manusia yang harus kit ketahui :

  • Menawarkan dan juga menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh manusia, proses ini disebut juga dengan proses detoksifikasi. Beberapa jenis asupan bersifat racun seperti obat-obatan dan juga alkohol dibersihkan oleh hati sehingga tidak berbahaya bagi tubuh. Namun, asupan alkohol dan obat-obatan terus menerus akan memperberat fungsi hati sehingga merusak fungsi hati dalam jangka waktu tertentu.
  • Sebagai organ yang menghasilkan protein plasma.
  • Hati merupakan organ yang membantu pembuangan bilirubin. Bilirubin merupakan suatu zat yang tidak baik bagi kondisi tubuh sehingga harus dibuang melalui proses ekskresi.
  • Menghasilkan hormon insulin yang berguna untuk mengubah glukosa menjadi energi.
  • Mengubah berbagai zat makanan yang diabsorbsi di dalam usus kemudian disimpan di suatu tempat di dalam tubuh, selanjutnya zat makanan tersebut akan diubah sesuai dengan kegunaannya.
  • Hati merupakan organ yang mengatur sirkulasi hormon.
  • Meningkatkan suhu darah yang melewati hati agar suhu tubuh tetap stabil.
  • Memakan antigen dan juga mikroorganisme yang dapat menimbulkan berbagai jenis penyakit.
  • Melakukan pengaturan terhadap komposisi darah yang mengandung lemak, gula, protein, dan berbagai jenis zat lain.
  • Sebagai tempat untuk menyimpan hermatin. Hermatin tersebut berguna untuk proses penyempurnaan sel darah merah yang baru.
  • Membantu empedu untuk menghasilkan cairan empedu. Cairan empedu tersebut memiliki manfaat untuk mengemulsi lemak yang ada di dalam makanan.
  • Ketika dalam kondisi janin, hati berguna untuk membentuk sel darah merah.
  • Membentuk urea sebagai hasil dari perombakan asam amino.
  • Menyimpan vitamin larut lemak (A, D, E, dan K), vitamin B12, dan mineral.
  • Menghasilkan protrombin dan juga fibrinogen. Keduanya berguna untuk mencegah penggumpalan darah.

Itulah beberapa manfaat organ hati bagi tubuh manusia. Begitu banyaknya fungsi hati bagi tubuh kita mengingatkan kita untuk selalu menjaga kondisi organ hati agar selalu sehat serta dapat melakukan tugas dan fungsinya dengan baik.

Makanan dan Kegiatan Pantangan” state=”closed

Untuk menjaga kesehatan organ hati, sebaiknya Anda juga menghindari berbagai jenis kebiasaan buruk yang dapat berdampak meningkatnya toksin atau racun di dalam tubuh. Adapun beberapa makanan atau mungkin kebiasaan yang harus Anda hindari adalah:

  • Merokok merupakan kebiasaan yang dapat meningkatkan racun di dalam tubuh. Kandungan nikotin dalam asap rokok juga dapat memicu gangguan jantung, stroke, dan juga kanker. Karena itulah, untuk menjaga kesehatan organ hati berhentilah merokok mulai dari sekarang. ( Baca : Bahaya tembakau rokok )
  • Konsumsi minuman beralkohol juga akan meningkatkan kerja hati hingga memicu terjadinya kerusakan. Saat mengkonsumsi minuman beralkohol, hati bekerja berkali-kali lipat lebih tinggi karena harus menyaring dampak negatif dari alkohol. ( Baca : Bahaya minum alkohol 70 persen )
  • Makanan dengan kandungan kolesterol tinggi akan menyebabkan penumpukan lemak di dalam tubuh, tidak terkecuali di dalam hati. Akibatnya, kinerja hati akan terganggu. Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak kolesterol adalah makanan cepat saji, gorengan, otak sapi, daging merah, kuning telur, dan butter. ( Baca : Bahaya Kolesterol LDL tinggi )
  • Makanan dengan pemanis buatan juga akan meningkatkan kadar gula dalam darah dan menyebabkan gangguan kerja hati. Selain itu, mengkonsumsi makanan dengan kandungan pemanis buatan yang tinggi juga akan menyebabkan penyakit diabetes.

Itulah beberapa jenis makanan yang menyehatkan fungsi hati dan makanan atau kegiatan pantangan yang harus dihindari. Untuk mendukung kesehatan organ hati, anda sebaiknya juga mengimbanginya dengan olahraga setiap hari.

fbWhatsappTwitterLinkedIn