18 Penyebab Sakit Pinggang Sebelah Kiri Paling Utama

Sakit pinggang adalah kondisi kesehatan yang normalnya dialami oleh mereka yang usianya sudah berada di antara 30-50 tahun. Massa otot pasti akan mengalami penurunan, begitu pula dengan tulang yang juga bakal semakin rapuh saat usia makin menua. Sakit pinggang atau cedera pinggang akan jauh lebih mudah terjadi pada mereka karena sendi-sendinya sudah tak sebaik dulu.

Hanya saja, gangguan sendi di bagian pinggang tak selalu disebabkan oleh faktor usia karena penyebab lainnya bisa juga adalah masalah di organ ginjal. Nyeri pinggang tak hanya terbatas di bagian sendi, tapi juga dapat menjalar sampai ke area bokong, paha bagian belakang serta pangkal paha. Lalu, apa saja penyebab sakit pinggang sebelah kiri yang perlu diwaspadai?

(Baca juga: gejala sakit pinggang)

1. Ketegangan Otot

Gerakan yang tak biasa serta aktivitas yang sedikit berlebihan bisa saja menjadikan otot tegang seketika. Bagian pinggang Anda bisa saja otot dan ligamennya tertarik secara tidak sengaja ketika melakukan gerakan punggung yang luar biasa. Bahkan pada beberapa kasus, otot dan ligamen bisa tegang dan robek.

Rasa sakit akan muncul di bagian pinggang sekaligus kekakuan dan itulah yang menjadi gejala sakit pinggang sebelah kiri yang pada umumnya terjadi. Kondisi ini biasanya bisa diredakan ketika penderita memperoleh terapi fisik serta istirahat yang cukup. Maka, perbanyaklah waktu istirahat supaya pinggang bisa cepat sembuh.

2. Gangguan Pencernaan Divertikulitis

Pencernaan bisa saja terganggu dan ketika hal tersebut melibatkan pula pembentukan kantong atau yang disebut juga divertikula pada dinding usus, istilah penyakit ini dinamakan divertikulitis. Infeksi bakteri adalah penyebabnya yang terjadi pada kantong tersebut. Sebagai akibatnya, ada peradangan pada usus besar di mana akibatnya muncul rasa sakit yang ada di bagian perut bagian bawah dan terletak di sebelah kiri. Biasanya rasa sakit juga bakal terasa tepat di bagian belakangnya.

(Baca juga: obat herbal sakit pinggang)

3. Spinal Spinosis

Kondisi satu ini juga dapat memicu sakit pinggang di bagian kiri dan keadaan ini juga dinamakan dnegan penyempitan tulang belakang. Karena itu, saraf tulang belakang otomatis menjadi etrtekan dan dinamakan dengan spinal stenosis. Gejala umum yang dirasakan penderita antara lain adalah kram dan kebas di area tubuh mana saja.

Tak hanya kebas dan kram, area tubuh manapun akan mengalami lemas dan hal ini ditentukan pula oleh saraf mana yang tertekan. Pada umumnya di banyak kasus, gejala bisa bertambah serius ketika dipaksakan untuk berjalan atau berdiri terlalu lama. Degenerasi cakram tulang belakang adalah penyebab utama yang diketahui memicu spinal stenosis.

4. Cedera Pinggang

Cedera juga dapat menjadikan pinggang sakit dan terasa nyeri tak tertahankan. Jika seseorang terkena cedera di bagian pinggan sebelah kiri, maka otomatis otot bagian belakang, tendon, serta ligamen bakal terpengaruh. Contoh faktor yang menyebabkan pinggang dapat terkena cedera adalah tubuh yang mengalami trauma.

Tak hanya itu, saat Anda menggunakan tubuh secara tak tepat atau dengan aktivitas yang terlalu berlebihan, maka pinggang akan dengan mudah cedera. Terkadang banyak dari kita yang tak begitu bisa mengontrol gerakan tubuh sehingga ketika dibuat bergerak berlebihan sedikit, efeknya pinggang akan merasa nyeri. Cedera ini biasanya bisa ditangani dengan memperoleh terapi fisik yang tepat dari ahlinya.

(Baca juga: jenis sakit pinggang)

5. Faktor Usia

Tak dapat dipungkiri, usia memegang peranan penting dalam kinerja otot tubuh dan tulang-tulang kita. Seperti yang sudah disebutkan singkat sebelumnya, tubuh akan semakin rapuh ketika usia bertambah dan massa otot juga mengalami penurunan. Karena terjadi perubahan pada masuknya air dan protein menuju tulang rawan, inilah yang berpengaruh pada tulang sehingga lebih tipis.

Ketika tulang lebih tipis, otomatis kerapuhannya meningkat sehingga tak heran apabila tulang rawan mengalami keausan seiring berjalannya waktu. Rasa nyeri timbul dan akan sangat mengganggu aktivitas. Oleh karena itu, memenuhi asupan vitamin dan mineral bagi tubuh amatlah penting di mana salah satunya pasti kalsium untuk memperkuat kondisi tulang.

6. Siatika

Kondisi yang disebut dengan siatika ini penyebab utamanya adalah saraf yang menghubungkan antara saraf tulang belakang dan kaki mengalami tekanan. Keadaan seperti ini jauh lebih besar risikonya terjadi pada seseorang yang cakram tulang belakangnya bergeser. Ketika ini terjadi, segera melakukan terapi fisik yang benar untuk pengobatan supaya tak berlanjut makin serius dan buruk.

Struktur yang berada di antara tulang belakang dinamakan juga dengan cakram tulang belakang di mana fungsinya mampu meresap tekanan dan bisa membuat pergerakan sendi tulang belakang lebih mudah. Siatik adalah sebuah kondisi yang tak bisa disepelekan, apalagi kalau beberapa gejala muncul seperti sensasi perih, rasa nyeri, serta kesemutan. Ketiganya adalah gejala yang membuat penderitanya sangat tak nyaman.

(Baca juga: perbedaan sakit pinggang dan ginjal)

7. Stenosis Tulang Belakang

Saat terjadi penyempitan kanal tulang belakang, maka stenosis tulang belakang pun muncul dikarenakan terganggunya sumsum tulang belakang. Pada umumnya, stenosis tulang belakang lebih kerap dialami oleh para orang tua. Risiko seseorang mengalami stenosis tulang belakang juga lebih besar bila ia memiliki riwayat kesehatan penyakit arthritis, pembentukan taji ulang serta herniasi.

8. Bantalan Tulang Terganggu

Ketika bantalan tulang terganggu, maka otomatis akan timbul rasa sakit di bagian pinggang. Hal ini disebabkan oleh adanya masalah di bantalan tulang yang akhirnya menyebabkan infeksi saraf di sekelilingnya. Pada kondisi ini, akibatnya akan membuat penderita merasakan otot bagian belakang lebih lemah dari biasanya dan bahkan bisa membuatnya mati rasa.

9. Iritasi Saraf

Ketika tekanan dialami di bagian saraf tulang belakang lalu ditambah dengan serangan infeksi, maka iritasi saraf pun terjadi. Rasa sakit yang timbul di bagian pinggang tak begitu berat dan tergolong ringan. Hanya saja, ada rasa sensasi panas seperti terbakarlah yang menjadikan penderita tak nyaman.

Rasa sakit yang ringan ini jangan sampai diabaikan meski Anda masih bisa menahannya atau merasa baik-baik saja. Ketidaknyamanan bisa bertambah ketika rasa sakit dibiarkan begitu saja karena nyeri dapat lebih buruk. Hindari duduk terlalu lama, mengejan saat BAB, dan memutar tubuh supaya tak bertambah sakit. Bahkan batuk dan bersin pun bisa menjadikan rasa sakitnya meningkat.

(Baca juga: sakit pinggang belakang)

10. Patah Tulang atau Cedera Lumbar

Pinggang sebelah kiri Anda bisa terasa sakit dikarenakan cedera lumbar. Sudah sangat jelas bahwa ketika terjadi patah tulang di bagian tersebut, pinggang pun akan begitu sakit dan akan sulit untuk mendukung segala jenis aktivitas yang dilakukan oleh Anda.

Rasa sakitnya bakal makin memburuk ketika Anda menggunakan tubuh secara aktif dengan menggerakkannya seperti normal. Anda perlu segera mengobatinya agar patah tulang ini tidak lantas kemudian membatasi pergerakan tubuh Anda dan menghambat segala kegiatan penting. Dokter ahli tulang akan membantu Anda lebih baik daripada dokter umum.

11. Kista Ovarium

Kista ovarium rupanya juga menjadi salah satu penyebab dari rasa sakit pinggang yang terletak di sebelah kiri. Rasa sakit juga bakal terasa di bagian perut bawah, baik sebelah kanan maupun sebelah kiri. Rasa sakit muncul ditentukan oleh ovarium sebelah mana yang ditumbuhi kista; namun, biasanya sakit pinggang sebelah kiri itu adalah gejala umumnya.

(Baca juga: obat sakit pinggang)

12. Infeksi Ginjal

Karena adanya infeksi ginjal di sebelah kiri, otomatis pinggang pada bagian kiri akan ikut terasa sakit. Penyakit ginjal karena infeksi pada umumnya bakal diawali dari bagian kandung kemih yang lantas bisa naik menjalar hingga sampai pada organ ginjal. Ginjal pun akhirnya meradang yang jelas juga membuat pinggang sebelah kiri terasa sakit.


Selain pinggang yang terasa sakit, penderita juga tak jarang mengalami demam yang diakibatkan oleh infeksi tersebut. Apabila gejala seperti demikian terjadi, jangan ragu untuk segera ke dokter dan memeriksakan diri. Setelah didiagnosa, nanti akhirnya bisa diketahui keadaan sebenarnya dan Anda juga memperoleh perawatan intensif yang tepat.

13. Batu Ginjal

Jenis penyakit ginjal lainnya yang bisa menyebabkan sakit pinggang sebelah kiri adalah batu ginjal. Sebetulnya tak hanya sebelah kiri bagian pinggang saja yang terasa nyeri karena penyakit batu ginjal, tapi juga area perut di bagian bawah. Terkadang, rasa sakitnya bahkan bisa sampai ke area paha.

Jika Anda juga sering buang air kecil dengan frekuensi melebihi normalnya, Anda patut curiga dan segera memeriksakannya ke dokter. Jangan lupa juga untuk senantiasa mengonsumsi banyak-banyak air putih setiap harinya secara teratur. Tubuh yang terjauh dari bahaya dehidrasi akan membuat batu-batu endapan di bagian ginjal bisa dikeluarkan sebelum ukurannya bertambah besar.

(Baca juga: obat tradisional sakit pinggang)

Kemungkinan Lainnya akan Penyebab Sakit Pinggang Sebelah Kiri

Sudah disebutkan sebelumnya ada 13 faktor penyebab dari rasa sakit di bagian pinggang sebelah kiri. Namun sebetulnya masih ada sejumlah kondisi yang berkemungkinan pula memicu timbulnya sakit pinggang bagian kiri. Berikut ini adalah contoh beberapa kondisi yang dimaksud:

  1. Tumor fibroid.
  2. Peradangan pankreas.
  3. Penyakit ulkus peptikum atau lebih dikenal dengan istilah tukak lambung.
  4. Iritasi usus.
  5. Ginjal yang lelah.

(Baca juga: obat sakit pinggang sebelah kiri)

Demikianlah sekilas informasi mengenai penyebab sakit pinggang sebelah kiri yang hendaknya bisa Anda waspadai. Segeralah ke dokter untuk memeriksakan diri apabila terasa sakit di bagian perut, demam dan menggigil, tubuh lemas, sulit BAB dan BAK, berkeringat di malam hari dan berat badan turun drastis.

, , ,
Post Date: Saturday 24th, December 2016 / 00:37 Oleh :
Kategori : Sakit Pinggang