9 Tanda tanda Batu Ginjal untuk Diwaspadai

Batu ginjal juga dikenal dengan istilah nefrolitiasis di mana ini merupakan sebuah keadaan saat ada terjadi pembentukan benda seperti batu ada di dalam ginjal. Penyakit seperti ini lebih cenderung menjangkiti orang-orang yang usianya 30-60 tahun dengan perkiraan 15 persen pria dan 10 persennya lagi wanita. Perlu diketahui bahwa sisa dari zat-zat limbah pada darah yang sudah melalui penyaringan oleh ginjal bakal membentuk material seperti batu itu tadi.

Hal tersebut dikarenakan adanya proses pengendapan yang diikuti juga dengan proses pengristalan dalam jangka waktu yang relatif. Makanan biasanya merupakan faktor utama penyebab endapan batu dalam ginjal meskipun masalah kesehatan lainnya juga bisa memicu hal ini. Untuk dapat mewaspadai batu ginjal sebelum menjadi serius, perhatikan tanda tanda batu ginjal berikut ini :

(Baca juga: perbedaan sakit ginjal dan batu ginjal  – gejala kencing batu)

1. Nyeri pada Sisi Tubuh

Rasa nyeri akan muncul tepat di bagian sisi tubuh dan biasanya rasa nyeri bakal lebih dirasakan pada bagian bawah pinggul. Sebetulnya, pada dasarnya batu ginjal tak mampu menyebabkan gejala atau tanda apapun sampai akhirnya batu tersebut mengalami pergerakan di ureter. Rasa nyeri ini adalah tanda paling utama dan umum pada penderita batu ginjal.

(Baca juga: bahaya batu ginjal)

2. Nyeri pada Bagian Bawah Tubuh

Jangan remehkan rasa nyeri yang timbul pada bagian sisi tubuh, terutama bawah pinggul apalagi bila rasa nyerinya begitu konstan. Penyebaran rasa nyeri dapat terjadi dan ini bakal menyebar hingga ke bagian bawah tubuh, seperti misalnya area pangkal paha. Rasa sakit akan terasa ketika batu ginjal yang ada di dalam tubuh ukurannya terbilang besar. Nyeri yang dirasakan pun biasanya justru akan naik turun atau semacam bergelombang sehingga tak dapat diprediksi.

3. Nyeri saat Buang Air Kecil

Proses buang air kecil akan berbeda dari biasanya karena bakal timbul rasa sakit sebagai salah satu gejala batu ginjal. Hal ini wajar saja karena rasa nyeri berasal dari batu yang mulai ada pergerakan pada ureter, yakni pipa penghubung antara kandung kemih dan ginjal. Hal ini akan terasa lebih menyiksa ketika batu tersebut berukuran besar.

(Baca juga: penyebab batu ginjal dan pengobatannya – ciri-ciri penyakit ginjal)

4. Anyang-anyangan

Kondisi satu ini juga merupakan ciri-ciri batu ginjal yang ditandai dengan sering buang air kecil tapi tak banyak dan hanya sedikit sekali. Padahal hasrat untuk buang air kecil cukup besar, namun setelah ke kamar mandi, air yang keluar pun hanya sedikit. Pada keadaan ini, Anda harus mengeluarkan tenaga cukup banyak untuk bolak-balik ke kamar mandi.


5. Demam

Suhu badan dapat menjadi tinggi ketika seseorang menderita batu ginjal. Meski memang demam bukanlah gejala untuk batu ginjal saja, Anda juga perlu melihat dan merasakan juga apakah gejala-gejala lainnya turut menyertai. Demam juga bisa dianggap sebagai tanda adanya infeksi di dalam tubuh sehingga pertolongan medis adalah yang paling tepat untuk diperoleh, khususnya kalau disertai juga dengan menggigil.

(Baca juga: madu untuk penderita batu ginjal)

6. Mual dan Muntah

Mengikuti rasa nyeri dan demam, ada juga gejala lainnya seperti mual-mual yang kemudian bisa menjadi muntah-muntah. Setelah rasa nyeri yang hebat muncul dan terasa, perut pun dapat terganggu sehingga penderita akan merasa mual. Bila diikuti dengan muntah juga, segera coba obati dengan pereda nyeri yang berefek kuat, seperti cairan infus dan antiemetik.

(Baca juga: makanan penghancu batu ginjal)

7. Buang Air Kecil Disertai Darah

Buang air kecil di mana urine disertai darah adalah tanda ada yang ganjil pada kesehatan kandung kemih Anda. Ini bisa jadi tanda dari adanya batu ginjal dan kondisi ini dinamakan dengan istilah hematuria. Gejala umum satu ini terjadi ketika saluran kencing terluka oleh jalannya batu ginjal ke kandung kemih. Warna urine yang keluar bercampur darah adalah merah muda.

Namun tak menutup kemungkinan juga bahwa darah yang keluar cukup banyak sehingga warnanya bukan lagi merah muda melainkan merah agak tua atau justru merah segar. Jika sudah pada tahap buang air kecil disertai darah, Anda perlu sesegera mungkin menghubungi dokter, terutama ahli urologi supaya tidak menjadi fatal nantinya.


8. Urine Terlihat Keruh

Perubahan pada urine lainnya selain dari keluar bercampur darah adalah warnanya yang kelihatan keruh. Bila seseorang dalam keadaan sehat, air seninya bakal berwarna bening dan jernih, atau kalaupun kuning pun akan tetap kelihatan bening dan tidak keruh. Warna keruh pada air seni dapat menandai adanya infeksi dari batu ginjal.

(Baca juga: cara mencegah batu ginjal)

9. Urine Berbau Tak Sedap

Perhatikan dengan jeli apakah urine yang Anda keluarkan saat buang air kecil baunya kurang begitu sedap ataukah biasa saja. Infeksi yang ada hubungannya dengan batu ginjal dapat menjadikan urine berbau walau bisa juga ada penyakit lain yang tengah Anda alami. Urine berbau tidak sedap bisa juga menandakan adanya penyakit lain seperti penyakit kelamin, infeksi kandung kemih, atau infeksi saluran kemih.

(Baca juga: pantangan batu ginjal – jenis penyakit ginjal)

Itulah sejumlah tanda tanda batu ginjal yang hendaknya Anda ketahui dari awal supaya Anda dapat lebih waspada. Mengenal tanda-tandanya sedari dini akan menolong Anda untuk menanganinya lebih cepat juga sebelum berakibat fatal.

, , ,
Post Date: Sunday 14th, August 2016 / 17:34 Oleh :
Kategori : Penyakit Ginjal