11 Penyebab Ginjal Bengkak dan Cara Mengobati

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Ginjal yang mengalami pembengkakan juga disebut dengan istilah hidronefrosis atau kondisi penyakit ginjal di mana ada urine yang menumpuk pada salah satu atau juga di kedua ginjal. Karena urine tak dapat keluar dengan lancar seperti normalnya langsung menuju kandung kemih, maka akhirnya terjadilah pembengkakan. Ingat bahwa ginjal adalah organ yang fungsi utamanya sebagai penyaring sisa-sisa kotoran dari darah.

Setelah melalui proses penyaringan akhirnya kotoran akan dibuang bersama sisa cairan di dalam tubuh dan hasilnya adalah yang kita sebut dengan urine. Melalui ureterlah urine akan tersalurkan melaju ke kandung kemih dan akhirnya bisa ditampung sampai waktunya buang air kecil atau berkemih.

Hanya saja, ada potensi proses penyaluran bakal terhambat apabila ada penyumbatan di dalam saluran ureter. Jika hal seperti ini terjadi, otomatis keluarnya urine akan mengalami kesulitan dan besar kemungkinan untuk kembali naik ke ginjal dan alhasil, membengkaklah organ tersebut. Namun, sebenarnya apa saja faktor risiko maupun penyebab ginjal bengkak yang harus Anda tahu dan waspadai?

(Baca juga: gejala batu ginjal)

1. Batu Ginjal

Nefrolitiasis adalah nama lain dari penyakit batu ginjal di mana keadaan ini menggambarkan adanya material dengan tekstur keras yang terbentuk di dalam ginjal. Material yang keras tersebut sebetulnya asalnya adalah dari zat-zat beracun atau limbah yang ada pada darah di mana ginjal seharusnya sudah menyaringnya. Zat-zat tersebut mengalami pengendapan lalu mengristal seiring berjalannya waktu.

Batu ginjal ini bisa saja berukuran angat kecil dan biasanya tetap dapat keluar lewat ureter secara gampang. Namun saat ukurannya batu sangat besar itulah yang memicu terjadinya gesekan antara batu tersebut dengan lapisan dinding ureter dan akhirnya menimbulkan luka atau iritasi. Bahaya batu ginjal inilah yang kemudian menjadikan pembengkakan mudah dialami.

(Baca juga: jenis penyakit ginjal)

2. Infeksi Ginjal

Ginjal merupakan organ tubuh yang vital sehingga tak bisa Anda diabaikan kesehatannya. Bagian ginjal dapat terinfeksi sewaktu-waktu tanpa Anda duga dan penyakit apapun bisa saja menyerang organ atu ini. Ada beragam penyebab infeksi ginjal yang perlu Anda tahu dan kenali supaya dapat mewaspadainya.

3. Trauma Ginjal

Trauma pada ginjal juga mampu menjadi faktor utama dari bengkaknya ginjal dan biasanya trauma ginjal terjadi bersama dengan trauma pada organ vital lain. Pada umumnya, trauma ginjal ini dialami oleh seseorang yang pernah mengalami kecelakaan lalu lintas. Bila seseorang pernah terjatuh saat kecelakaan lalu lintas, kemungkinan besar memang trauma ginjal dapat terjadi pada orang tersebut.

Trauma ginjal sendiri juga didefinisikan sebagai cedera yang cukup sering terjadi di bagian sistem urinari meski memang kita tahu bahwa otot lumbar, badan vertebra, thoraks, serta viscera sudah memroteksi ginjal. Tak hanya kecelakaan lalu lintas, luka tembak dan luka tusuk juga dapat menyebabkan trauma pada ginjal.

(Baca juga: gejala penyakit ginjal)

4. Sindroma Polikistik Ginjal

Faktor penyebab lainnya adalah sindroma polikistik ginjal sebetulnya merupakan sebuah keadaan genetik di mana tandanya adalah tumbuhnya kista di bagian ginjal. Kondisi ini rupanya dapat menyebabkan ginjal mengalami pembengkakan dan obatnya justru belum ada. Adapun pengobatan medis hanya dapat membuat gejala teratasi dengan menurunkan potensi komplikasi.

Infeksi saluran kemih merupakan salah satu kondisi komplikasi yang membahayakan bila penyakit ini tak segera diatasi atau diperiksakan ke dokter sewaktu gejala terjadi. Selain dari infeksi pada saluran kemih, gagal ginjal dan juga tekanan darah tinggi pun rupanya berpotensi tinggi menjadi kondisi komplikasi.

5. Penyempitan Ureter

Saat penyempitan saluran kencing terjadi, ini merupakan sebuah tanda bahwa ada penyempitan di dalam saluran dari ginjal yang menuju ureter atau kandung kemih. Ginjal bengkak juga bisa menjadi salah satu gejalanya dan Anda perlu menempuh jalur pemeriksaan pencitraan untuk mendiagnosanya.

Pemeriksaan urin serta tes darah justru tidak berfungsi karena tak dapat mendeteksi dengan sempurna. Belum ada obat yang bisa membuat ureter melebar, tapi selalu ada jalan untuk memperbaikinya, yakni dengan mengonsultasikannya dengan dokter spesialis urologi atau boleh juga ke spesialis bedah. Jadi supaya lebih jelas Anda bisa datang ke salah satu ahli tersebut untuk mendapatkan penanganan tepat.

(Baca juga: ciri-ciri penyakit ginjal)

6. Tumor Ginjal

Pembengkakan ginjal juga bisa menjadi tanda atau gejala dari adanya tumor pada organ ginjal Anda. Orang-orang yang berisiko lebih besar sebagai penderita tumor atau kanker ginjal adalah mereka yang usianya sudah 50 tahun lebih. Tak ada gejala khusus yang memang dapat dirasakan di awal.

Namun saat sudah berada di stadium lanjut itulah, seseorang akan mulai merasakan adanya nyeri serta pembesaran di area pinggang. Selain itu, ada juga gejala lainnya seperti misalnya badan cepat lelah, penurunan berat badan secara drastis, berkurangnya nafsu makan, malam hari selalu keluar keringat, tekanan darah tinggi, anemia, demam tinggi dan warna urin yang berubah coklat atau merah warnanya.

7. Tumor Ureter

Sudah sangat jelas dan tak perlu dipertanyakan lagi bahwa tumor ureter yakni tumor yang menyerang atau tumbuh di kandung kemih. Tumor yang lama-kelamaan membesar ukurannya bisa jadi malah memicu penyumbatan sehingga memang akhirnya menimbulkan pembesaran ginjal alias ginjal bengkak.

Bila Anda mengalami yang namanya gangguan fungsi ginjal, hidronefrosis, serta nyeri pinggang, maka tanda-tanda ini sebetulnya adalah disebbakan oleh infiltrasi tumor ke lubang saluran kemih. Namun ketika sudah berada pada stadium lanjut, invasi tumor bakal mencapai jaringan kandung kemih yang ada di sekelilingnya. Tak heran bila kemudian muncul rasa nyeri berkelanjutan di area edema ekstremitas bawah, uretra fistula vagina serta kandung kemih.

(Baca juga: tanda-tanda gagal ginjal)

8. Batu Kandung Kemih

Satu lagi penyebab ginjal bengkak yang perlu diwaspadai adalah batu kandung kemih yang juga biasa disebut dengan istilah batu ureter. Selain batu ginjal, batu kandung kemih pun memiliki gejala ginjal bengkak karena ada batu yang terbentuk pada saluran keluarnya urin. Letaknya bisa saja ada di kandung kemih, uretra, ureter, atau ginjal.

Batu ureter ini tidaklah sama dengan batu ginjal meski banyak orang yang menganggap kedua kondisi ini merupakan hal yang sama. Gejala yang dapat terjadi selain ginjal membesar antara lain adalah seperti perut yang terasa nyeri di bagian bawah, sulit buang air kecil, urine berwarna gelap, urine berdarah, sakit saat buang air kecil, sering buang air kecil, serta rasa nyeri di bagian penis sehingga kurang nyaman.

9. Pembekuan Darah

Bekunya darah bisa jadi hal yang menjadi faktor tersumbatnya aliran darah menuju ginjal. Sumbatan seperti inilah yang dapat membuat seseorang mengalami ginjal bengkak. Ketika saluran ginjal tersumbat, otomatis segala zat dan cairan yang harusnya bisa melaluinya bakal terhenti dan menumpuk. Pembengkakan pun akhirnya tak terelakkan dan bagian pinggang pun lama-kelamaan akan kelihatan lebih besar daripada normalnya. Kondisi pembekuan darah juga disebut dengan istilah skar yang kiranya harus Anda periksakan.

(Baca juga: penyebab prostat)

10. Pembesaran Prostat

Penyakit pembesaran prostat juga jangan dianggap enteng karena pada dasarnya pun prostat yang membesar dapat berpengaruh juga terhadap kesehatan ginjal. Ginjal membengkak juga bisa saja disebabkan oleh keadaan tersebut. Memang kondisi ini dialami oleh para pria dan ketika sudah mulai ada kelenjar prostat yang membengkak tapi bukan kanker Anda harus mewaspadainya.

Pembesaran prostat adalah sebuah kondisi penyakit yang gejalanya antara lain adalah urin yang keluar secara tersendat-sendat, berkemih dengan mengejan, sulit mengeluarkan urin, beser, urin berdarah dan ada rasa tak tuntas walaupun sudah berkemih sering. Ini juga dapat menyebabkan pembengkakan pada ginjal yang harus Anda perhatikan juga.

11. Kerusakan Fungsi Saraf Kandung Kemih

Rusaknya fungsi saraf yang tugas utamanya adalah sebagai pengendali kinerja kandung kemih jangan dianggap enteng apalagi diabaikan. Ini karena kondisi tersebut mampu menjadi faktor pemicu timbulnya pembesaran di bagian ginjal. Maka bila sudah merasakan ada yang tak beres di sekitar ginjal atau pinggang, Anda periksakan juga bagian saraf tersebut.

(Baca juga: perbedaan sakit ginjal dan batu ginjal)

Cara Mengobati Ginjal Bengkak

Memeriksakan terlebih dulu segala gejala yang kemungkinan dialami akan membantu Anda mendapatkan jawaban apa penyebab dari ginjal yang bengkak. Setelah melalui jalur diagnosa, dokter akan tahu pasti apakah faktor penyebab atau penyakit yang mendasari terjadinya pembesaran di area ginjal. Dari situlah dokter bakal mampu menentukan pengobatan apa yang paling tepat.

Apabila misalnya memang ginjal bengkak disebabkan oleh infeksi di saluran kemih, pengobatan antibiotiklah yang akan kemungkinan diberikan kepada penderita. Pengobatan ini juga berlaku bagi penderita ginjal bengkak akibat kista dan tumor. Pemberian antibiotik bertujuan untuk dapat mengatasi sumber dari pemicu pembesaran ginjal.

Ada juga terapi yang dokter anjurkan supaya penderita tempuh apabila memang ginjal bengkak dipicu oleh batu ginjal. Terapi akan diperlukan supaya batu tersebut dapat dihancurkan. Namun selain dari terapi, pengobatan seperti yang disebutkan sebelumnya juga cukup umum. Tindakan operatif juga biasanya bisa saja diambil oleh dokter kalau memang pasien memerlukannya sesuai kondisi.

(Baca juga: makanan pantangan bagi penderita penyakit ginjal wajib dihindari)

Untuk lebih amannya, bagi Anda yang mengalami ginjal bengkak, jangan ragu untuk segera ke dokter ahli spesialis urologi saja. Penyebab ginjal bengkak akan diketahui secara pasti karena saking beragamnya. Dokter urologi juga akan jauh lebih handal dalam menangani kondisi Anda secara tepat ketimbang dokter umum biasa.

fbWhatsappTwitterLinkedIn