Sponsors Link

12 Obat Ginjal Bocor Alami dan Medis

ads

Ginjal bocor merupakan salah satu dari jenis penyakit ginjal yang memang cukup mengancam jiwa penderitanya. Istilah lain bagi kondisi ginjal bocor ini sendiri adalah sindrom nefrotik di mana penyebab gangguan ginjal adalah banyaknya protein yang dikeluarkan tubuh lewat urin. Hal tersebut sangat mungkin apabila ditemukan bahwa pembuluh darah pada ginjal ada yang rusak.

Padahal pembuluh darah yang ada di organ ginjal setiap manusia memiliki fungsi untuk mengatasi air yang berlebihan. Masalah kesehatan lain dapat disebabkan oleh penyakit ini sehingga nantinya bakal lebih kompleks lagi. Sebelum mengenal apa saja obat ginjal bocor yang tepat untuk digunakan, ketahui ciri-ciri penyakit ginjal bocor seperti berikut:

  • Saat buang air kecil, urin keluar disertai dengan banyak busa.
  • Bertambahnya berat badan yang diakibatkan oleh tubuh yang mengandung banyak cairan.
  • Mata, tangan dan kaki serta area wajah membengkak.

Lalu setelah mengetahui gejalanya, obat apa sajakah yang bisa Anda gunakan untuk mengatasi masalah kesehatan satu ini?

(Baca juga: penyakit ginjal – penyebab gagal ginjal)

1. Daun Sendok, Kumis Kucing dan Rumput Mutiara

Bila Anda hendak mengobati ginjal yang bocor dengan ramuan sederhana nan tradisional, tentunya campuran dari ketiga bahan ini akan membantu Anda dalam masa perawatan dan penyembuhan. Kebocoran pada ginjal tak selalu hanya bisa ditangani secara medis dan Anda bisa membuktikannya dengan memakai ketiga bahan alami dan mujarab ini.

  • Caranya: Anda bisa menyiapkan daun sendok 30 gram, kumis kucing 60 gram, dan rumput mutiara 40 gram beserta air biasa 800 ml. Setelah itu, seluruh bahan bisa Anda cuci bersih lebih dulu sebelum kemudian lanjutkan dengan merebusnya. Didihkan hingga air tersisa sebanyak 450 ml dan saringlah lebih dulu. Sesudah disaring, minumlah rutin sehari 3 kali setiap hari di mana setiap kali minum takarannya adalah 150 ml.

2. Temulawak, Meniran, dan Kumis Kucing

Temulawak adalah salah satu jenis rempah yang tak hanya mampu menyembuhkan masalah asam lambung, tapi juga rupanya dapat menjadi obat bagi ginjal bocor. Jika dikombinasikan dengan daun meniran dna juga kumis kucing, maka hasilnya akan jauh lebih mujarab.

  • Caranya: Siapkanlah temulawak sebanyak 1 rimpang saja bersama dengan daun meniran segenggaman tangan, berikut juga daun kumis kucing yang juga sebanyak 1 genggam. Anda bisa menyiapkan pula air 4 gelas plus gula aren. Seluruh bahan harus dicuci bersih lebih dulu sebelum akhirnya bisa Anda olah dengan merebusnya sampai mendidih. Angkat apabila kira-kira airnya tinggal separuhnya. Apabila sudah lebih dingin, konsumsilah sehari 3 kali setelah Anda menyaringnya.

Rasa dari ramuan ini kemungkinan agak pahit, maka tak ada salahnya untuk memasukkan gula aren sebagai pemanis. Bila memiliki stok madu murni, Anda juga bisa menambahkan ke ramuan ini sesuai selera.

(Baca juga: ciri-ciri gagal ginjal)

3. Daun Sukun Kering

Kalau biasanya mungkin Anda lebih tertarik untuk menikmati buahnya yang digoreng atau direbus, kali ini sebagai obat ginjal bocor Anda bisa menggunakan daunnya. Daun sukun kering memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti halnya menurunkan kadar kolesterol tinggi, mengurangi potensi jenis-jenis penyakit jantung, bahkan juga menghambat pembentukan sel kanker.

  • Caranya: Sediakan daun sukun kering sebanyak 15 gram beserta segelas air mendidih. Tak ketinggalan, Anda juga perlu untuk menyiapkan gula batu serta madu murni secukupnya. Dalam membuat ramuan, Anda perlu merebus daun sukun kering tadi sampai mendidih. Sesudah mendidih, angkat dan saringlah lebih dulu sebelum menambahkan pemanis seperti gula batu dan madu murni. Ramuan bisa Anda minum sehari 2 kali dan konsumsilah selama 10 hari lamanya.

Selama mengonsumsi obat tradisional satu ini, pastikan bahwa Anda tidak mengonsumsi daun singkong, daging merah, kangkung, jeroan dan bahkan sayur bayam. Masukkan makanan tersebut ke dalam daftar pantangan selama meminum obat ini.

4. Obat Tekanan Darah

Ada obat-obat tekanan darah tertentu yang bisa Anda gunakan untuk menurunkan tekanan darah serta mengurangi pula jumlah protein yang keluar saat buang air kecil. Obat yang dimaksud adalah seperti angiotensin-converting enzyme inhibitor di mana obat pada kategori ini meliputi enalapril, captopril, dan benazepril.

Jika protein terlalu banyak keluar bersama dengan urin saat buang air kecil dan Anda takut ginjal makin bermasalah, kelompok obat tekanan darah lain juga bisa dipertimbangkan. Angiotensin II receptor blockers yang juga termasuk di dalam losartan dan valsartan bisa Anda gunakan untuk kondisi ginjal bocor.

(Baca juga: gejala penyakit ginjal)

sponsored links

5. Obat Penekan Sistem Kekebalan

Ada pula obat khusus yang tujuannya adalah menekan sistem kekebalan tubuh dapat mengobati ginjal bocor. Obat ini memang berfokus untuk mengendalikan sistem daya tahan tubuh, contohnya seperti obat kortikosteroid yang banyak dikonsumsi. Peradangan biasanya dapat diturunkan dengan mengonsumsi obat ini.

Ada kalanya, peradangan justru bisa menyertai gangguan ginjal tertentu, namun obat inilah yang mampu menurunkan risiko tersebut. Untuk lebih detilnya, Anda bisa mengonsultasikan pemakaian obat ini dengan dokter kepercayaan Anda. Hati-hati, karena obat medis rata-rata memiliki efek samping apalagi kalau dikonsumsi cukup lama dan tidak pada takaran yang tepat.

6. Obat Pengencer Darah

Obat jenis ini biasanya disebut juga dengan obat antikoagulan yang memang tujuan utamanya adalah mengencerkan darah. Ada beberapa kondisi penyakit di mana darah di dalam tubuhnya bisa menggumpal sehingga obat ini bakal diberikan sebagai solusi. Antikoagulan dikenal sebagai obat yang bisa menurunkan kemampuan darah untuk menggumpal.

Bahkan dengan obat ini jugalah diketahui seseorang dapat dicegah dari pembekuan darah. Warfarin serta heparin adalah contoh obat antikoagulan. Namun seperti biasa, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter secara jelas tentang takaran obat ini dan seberapa lama Anda bisa mengonsumsinya. Efek samping selalu ada dan bila tak waspada, obat ini mampu menimbulkan kondisi kesehatan lainnya lagi.

(Baca juga: gejala awal penyakit ginjal)

7. Obat Penurun Kolesterol

Untuk menangani masalah ginjal bocor, obat semacam penurun kolesterol pun bisa saja diberikan oleh dokter. Obat yang dimaksud ini biasanya disebut juga dengan istilah statin di mana fokus utama adalah menurunkan kadar kolesterol. Pada umumnya, obat ini digunakan untuk mencegah sindrom nefrotik atau ginjal bocor ini dari komplikasi.

Meski memang tak banyak yang tahu bahwa obat ini berpengaruh baik, ada juga yang sudah membuktikan bahwa dengan obat ini, serangan jantung dan risiko kematian dapat berkurang. Simvastatin, rosuvastatin, pravastatin, lovastatin, fluvastatin, dan atorvastatin adalah obat-obat yang masuk dalam golongan statin ini. Untuk mengenal apa saja efek samping dan info lainnya, tanyakan dan konsultasikan dengan dokter supaya tak terjadi kesalahan.

8. Diuretik

Diuretik ini juga kerap disebut dengan istilah water pills dan dikenal sebagai obat yang bisa mengontrol terjadinya pembengkakan. Cara pengendalian ini dilakukan dengan meningkatkan hasil cairan ginjal. Pengobatan ini meliputi spironolactone dan furosemide. Anda bisa menanyakan detil lebih lanjut dengan dokter demi keamanan dalam penggunaannya.

(Baca juga: makanan untuk penderita penyakit ginjal)

9. Bawang Putih

Tak perlu khawatir akan efek samping bawang putih ketika Anda mengonsumsinya pada takaran yang tak berlebihan. Bawang putih ini selain mampu menurunkan tekanan darah tinggi dan mengobati kolesterol, rupanya memiliki kemampuan untuk mengobati ginjal bocor.

Jika Anda mengikuti program diet dialisis, maka Anda bisa menambahkan ke makanan Anda dengan bubuk bawang putih tanpa harus menyertakan sodium ke dalam makanan Anda. Kesehatan ginjal juga bisa dijaga baik dengan Anda rajin mengonsumsi bawang putih. Tak ada salahnya untuk mengonsumsinya mentah-mentah bila Anda menyukainya, atau parut dan campurkan ke makanan.

10. Kembang Kol

Mengonsumsi kembang kol bisa juga membantu Anda dalam mengatasi ginjal bocor. Menggunakan kembang kol tentunya jauh lebih aman dan alami ketimbang menggunakan obat-obatan kimia yang kemungkinan bisa menambah masalah kesehatan. Kandungan vitamin C pada kembang kol sangat tinggi sehingga bisa meningkatkan pula daya tahan tubuh Anda.

Sponsors Link

Anda memang bisa mengukus atau merebus kembang kol sebelum mengonsumsinya, namun memakannya mentah-mentah adalah alternatif yang juga baik. Tambahkan saja saus untuk membuatnya lebih nikmat. Dengan bumbu yang tepat tanpa sodium, maka kembang kol ini rasanya akan senikmat lauk yang biasanya Anda makan. Atau, buat saja salad dari kembang kol dan buktikan keampuhannya.

(Baca juga: penyebab ginjal mengecil)

11. Paprika Merah

Untuk kesehatan ginjal, paprika merah merupakan salah satu pilihan yang tepat untuk dikonsumsi. Di dalam paprika merah, ada asam folat, vitamin B6, vitamin C, dan vitamin A tinggi selain dari serat. Tak hanya baik untuk ginjal bocor, paprika merah pun mampu membantu melindungi tubuh dari penyakit kanker berkat antioksidan likopennya.

12. Kubis

Satu lagi obat alami yang juga berupa sayuran dan pasti Anda menyukainya, yakni kubis yang penuh dengan kandungan phytochemical. Senyawa kimia tersebut ada juga di dalam sayuran lain jenis tertentu serta buah-buahan. Guna dari kandungan tersebut adalah untuk memecahkan radikal bebas yang sempat terpisah.

Selain memelihara kesehatan ginjal dan memulihkannya dari ginjal bocor, kubis juga bisa memerangi penyakit kanker hingga menjaga kesehatan organ jantung. Kubis merah adalah yang lebih dianjurkan untuk dikonsumsi dan dengan kandungan vitamin C dan K-nya, akan sangat aman untuk organ ginjal Anda yang sedang tidak baik.

(Baca juga: tanda-tanda penyakit ginjal – makanan pantangan bagi penderita penyakit ginjal)

Demikian daftar obat ginjal bocor, mulai dari yang alami hingga obat-obatan kimia. Segala sesuatunya bisa dikonsultasikan lebih dulu dengan dokter supaya tidak terjadi kesalahan konsumsi.

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , ,
Post Date: Saturday 17th, December 2016 / 01:40 Oleh :
Kategori : Penyakit Ginjal