5 Manfaat Madu untuk Penderita Insomnia di Malam Hari

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Madu adalah cairan seperti sirup yang dihasilkan oleh lebah. Madu memiliki rasa yang manis namun juga terkadang pahit. Ada banyak jenis madu, namun semua madu memiliki manfaat yang sama yaitu menjaga kesehatan dan menyembuhkan penyakit. Penelitian para dokter yang membuktikan bahwa madu memilik banyak khasiat dalam meyembuhkan berbagai penyakit. ( Baca : Cara membedakan madu asli dan palsu )

Banyaknya manfaat madu, maka banyak orang yang menjualnya sebagai obat, termasuk sebagai obat untuk Insomnia. Insomnia? Benarkah madu dapat mengatasi insomia? Mengapa bisa? Berikut akan diulas mengenai khasiat madu untuk penderita insomnia :

  1. Membuat Tubuh Rileks

Para peneliti membuktikan bahwa untuk mendapatkan tidur berkualitas maka tubuh harus mengkonsumsi makanan yang memiliki triptofan atau nutrisi dan juga makanan yang bisa menghasilkan triptofan alami dalam tubuh, serotonin dan juga hormon yang bisa merangsang sinyal relaksasi menuju otak pada saat tubuh terlelap.

Baca : Penyebab insomniaDampak insomnia

  1. Tidur Lebih Berkualitas

Madu memiliki kandungan asam amino triptofan yang mampu mengatasi gangguan tidur, sehingga bisa tercapai tidur yang berkualitas. Selain itu menurut Michael McInnes dari Pharmaceutical Society mengatakan bahwa mengkonsumsi satu atau dua sendok makan madu sebelum tidur mampu membuat kualitas tidur lebih baik tanpa menambah berat badan.

Baca : Tidur sore tidak baikBahaya tidur tanpa alas –  Posisi tidur yang baik bagi kesehatan

  1. Madu Meningkatkan Produksi Melatonin

Apa itu melatonin? Melatonin adalah suatu hormon yang dibuat oleh kelenjar pineal yang terletak pada otak. Melatonin berfungsi  untuk membantu menjada siklus tidur dan bangun pada tubuh. Mengapa madu bisa meningkatkan produksi melatonin? Madu seperti makanan manis lainnya memiliki efek untuk menenangkan, namun madu lebih menguntungkan karena madu hanya meningkatkan sedikit kadar gula dalam tubuh.

Hal ini tentu menguntungkan karena peningkatan insulin dalam tubuh menjadi terkontrol dan stabil sehingga asam amino triptofan bisa terkontrol masuk ke dalam otak. Selain itu madu juga mengandung asam amino triptofan. Di dalam otak, senyawa triptofan ini diubah menjadi serotonin, zat yang mampu meningkatkan relaksasi. Dan dalam kondisi gelap, zat serotonin diubah menjadi melatonin oleh kelenjar pineal tadi. Sekarang ini melatonin banyak dijual dalam bentuk suplemen yang dipercaya mampu mengatasi susah tidur pada orang lanjut usia maupun pasien depresi, selain itu juga dipercaya untuk meningkatkan kualitas tidur.

Baca : Kelebihan dan kekurangan asam aminoAkibat kelebihan asam aminoAkibat kelebihan asam pantotenat

  1. Madu Mengurangi Hormon Penyebab Stres

Stres merupakan penyebab mengapa seseorang menjadi susah tidur, oleh sebab itu mengonsumsi madu sebelum tidur akan menyebabkan produksi hormon penyebab stres menjadi berkurang sehingga tidur akan menjadi lebih nyenyak. Madu menjadi makanan terbaik untuk penyimpanan glikogen. Penyimpanan glikogen yang cukup dibutuhkan oleh tubuh, karena ketika hati kehabisan glikogen maka otak akan memacu hormon stres seperti kortisol dan adrenalin untuk mengkonversi otot protein menjadi glukosa yang akhirnya mengganggu kualitas tidur dan akhirnya membuat susah tidur. Namun pendapat ini masih sedikit kontroversial.

Baca : Penyebab stresCara menghindari stresCara mengatasi stres

  1. Menciptakan Energi

Berdasarkan penelitian, manusia akan sulit tidur ketika perut kosong, maka dari itu makan dengan porsi yang sedikit di malam hari mampu untuk meningkatkan kualitas tidur. Kandungan gula alami dalam madu pun bisa menciptakan energi sehingga perut kosong menjadi teratasi, gula juga mampu menciptakan energi saat malam hari.

Cara Mengonsumsi Madu untuk Mengatasi Insomnia

Banyak cara untuk mengkonsumsi madu sebagai obat. Ada yang langsung dikonsumsi atau dicampur air hangat, ada juga yang meminumnya dengan cuka apel.  Namun ada cara konsumsi yang lebih baik. Dr. Brillianto M. Soenarwo menjelaskan bahwa cara terbaik mengkonsumsi madu adalah dikulum hingga lumer. Kebanyakan dari kita mengkonsumsi madu dengan cara mencampurkannya dengan air hangat dan meminumnya, namun ternyata cara yang terbaik adalah mengulumnya. ( Baca : Bahaya cuka makan )

Mengulum madu hingga lumer bersama air liur akan membantu lambung dalam mencerna fruktosa. Hal ini akan membantu seseorang untuk mengalami penyakit maag. Pagi hari ketika perut kosong, konsumsilah madu secukupnya. Madu mampu melapisi dinding lambung agar terhindar dari penyakit maag. Berikut langkah – langkah mengkonsumsi madu secara baik dan benar :

  • Pastikan bahwa madu yang kita konsumsi adalah madu asli dan tidak bercampur apapun. Karena madu yang mengandung zat lain akan mengurangi kualitas madu itu sendiri. ( Baca : Madu untuk penderita darah tinggi )
  • Waktu yang terbaik untuk mengkonsumsi madu adalah pagi sebelum sarapan dan ketika malam menjelang tidur. Meskipun begitu madu tetap dapat dikonsumsi kapan pun, karena madu memiliki banyak kelebihan untuk kesehatan tubuh.
  • Mengulum madu dengan air liur agar madu mudah dicerna oleh lambung. ( Baca : Cara menjaga kesehatan lambung )
  • Madu juga bisa dikonsumsi dengan mencampurkannya dengan air. Namun gunakan air yang tidak panas dan juga tidak dingin, karena air yang panas dan dingin bisa merusak kandungan yang ada dalam madu.
  • Meminumnya dengan posisi duduk, hal ini untuk membantu ginjal karena meminum dengan posisi duduk menghidari kita terkena penyakit ginjal. ( Baca : Jenis jenis penyakit ginjal )
  • Berdoalah ketika meminum madu.

Demikian beberapa tips mengenai khasiat madu untuk penderita insomnia. Selain mengatasi insomnia, madu juga mengandung banyak khasiat lainnya, mulai dari kesehatan hingga kecantikan. Begitu dasyatnya manfaat madu sehingga direkomendasikan untuk mengonsumsi madu setiap harinya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk para pembaca dan terima kasih.

fbWhatsappTwitterLinkedIn