Sponsors Link

Glaukoma

advertisement

Glaukoma adalah sebuah penyakit yang dapat merusak mata. Bahkan pada tahap akhir glaukoma bisa menyebabkan kehilangan penglihatan atau buta. Penderita glaukoma biasanya memiliki riwayat keluarga dengan penyakit yang sama. Namun beberapa jenis penyakit lain juga bisa menyebabkan glaukoma seperti diabetes. Penyakit ini tidak mudah dikenali karena biasanya tidak menimbulkan gejala khusus seperti jenis penyakit yang lain pada mata.

Meskipun sulit untuk melakukan deteksi dini terhadap glaukoma, namun pemeriksaan mata secara teratur dapat meningkatkan peluang sembuh atau fungsi penglihatan yang lebih lama.

glaukomaApa itu Glaukoma?

Glaukoma adalah sebuah penyakit yang merusak mata, yang disebabkan karena adanya tekanan pada bagian dalam mata. Penyakit ini menyebabkan kerusakan pada bagian optik mata. Hal ini biasanya disebabkan karena adanya tekanan yang terus terjadi pada bagian optik mata. Optik yang berfungsi mengirimkan sinyal gambar dari mata ke otak, akan terganggu dan akibatnya dapat menyebabkan gangguan yang lebih parah atau buta permanen. Tekanan pada bagian mata menyebabkan cairan mata tidak beredar ke semua bagian mata.

Jenis-jenis

Dalam dunia medis dikenal jenis glaukoma yang kelompokan berdasarkan letak dan tekanan pada mata. Berikut ini tipe glaukoma :

1. Glaukoma Sudut Terbuka

Glaukoma sudut terbuka merupakan jenis glaukoma yang paling banyak ditemukan diseluruh dunia. Glaukoma ini terjadi pada mata yang terlihat normal dan tidak memiliki kelainan, tetapi ternyata pada bagian dalam mata terdapat masalah pada saluran cairan yang menyebabkan tekanan pada optik mata. kondisi ini lebih dikenal dengan nama trabecular meshwork.

2. Glaukoma Sudut Tertutup

Glaukoma sudut tertutup biasanya terjadi pada sudut mata yang terlalu sempit. Ini adalah salah satu jenis glaukoma yang lebih kronis dibandingkan jenis sudut terbuka. Glaukoma ini disebabkan karena saluran cairan yang terdapat pada bagian kornea dan iris terlalu sempit. Hal inilah yang menyebabkan tekanan pada optik mata terjadi dengan cepat.

Penyebab

Penyebab glaukoma dilihat dari jenis glaukoma dan masalah tekanan yang terjadi pada bagian mata. Berikut ini penyebab glaukoma berdasarkan jenisnya :

1. Glaukoma Sudut Terbuka

Glaukoma sudut terbuka disebabkan karena sudut aliran yang terjadi pada bagian kornea dan iris tetap terbuka ketika seharusnya sudut tersebut tertutup. Hal ini menyebabkan cairan mata yang keluar sangat sedikit dan cairan yang seharusnya keluar akhirnya masuk ke bagian mata lagi. Jika gejala ini sudah terjadi maka biasanya ditunjukkan dengan rasa sakit pada bagian mata dan sering diremehkan sehingga terlambat untuk ditangani.

Penyebab utama dari glaukoma sudut terbuka adalah terjadinya penekanan pada bagian dalam mata yang menyebabkan kerusakan pada optik. Tekanan dapat disebabkan karena cairan yang terus menumpuk pada bagian iris dan kornea mata.

2. Glaukoma Sudut Tertutup

Glaukoma sudut tertutup terjadi ketika bagian iris mata menonjol ke depan, sehingga menyebabkan cairan pada mata tidak dapat keluar. Sudut ini biasanya dibentuk pada bagian kornea dan iris yang membuat cairan mata tidak bisa keluar. Tekanan inilah yang menyebabkan glaukoma. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang dengan sudut mata yang terlalu sempit.

Penyebab Umum Glaukoma

Selain berbagai macam masalah tekanan yang terjadi pada bagian optik mata, maka ada beberapa hal yang bisa menyebabkan gangguan glaukoma seperti dibawah ini:

  • Cedera atau trauma yang pernah terjadi pada bagian mata.
  • Tumpahan bahan kimia pada mata
  • Infeksi yang terjadi pada bagian mata, yang bisa terjadi pada bahaya mengucek mata
  • Gangguan pada pembuluh darah mata
  • Peradangan pada bagian mata
  • Diabetes

Gejala

Pada dasarnya glaukoma sama sekali tidak memperlihatkan gejala khusus. Hal inilah yang membuat deteksi dini pada glaukoma sangat sulit untuk dilakukan. Deteksi dini glaukoma juga harus dilakukan bersama ahli mata atau spesialis. Pemeriksaan perlu dilakukan selama satu atau dua tahun sekali.

Berikut ini beberapa gejala umum yang bisa terjadi, tapi tidak selalu pasti glaukoma :

  • Sakit dan nyeri pada bagian mata hingga belakang kepala
  • Penglihatan ganda atau kabur
  • Mata seperti melihat lingkaran ketika melihat cahaya
  • Mata merah dan sakit kepala
  • Sakit kepala hebat sampai disertai dengan mual dan muntah
  • Penglihatan menjadi sempit dan tidak jelas.

Diagnosa Medis

Pemeriksaan glaukoma sebaiknya dilakukan oleh dokter mata dan bukan ahli optik. Berikut ini beberapa pengujian yang dilakukan untuk diagnosa glaukoma :

  1. Pemeriksaan fisik pada mata – pemeriksaan fisik dilakukan untuk menguji pupil mata dan ketajaman penglihatan mata
  2. Tonometry – Prosedur ini dilakukan untuk memeriksa tekanan pada bagian mata dan tes penglihatan pada dua mata
  3. Histori penyakit – Dokter juga akan menanyakan tentang riwayat glaukoma pada keluarga jika memang ada.

Pengobatan

Pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi glaukoma biasanya bersifat jangka panjang. Hal ini dilakukan untuk memperlambat penderita hingga benar-benar kehilangan penglihatan. Namun beberapa kasus pengobatan juga bisa menyebabkan penderita terbebas dari glaukoma.

Berikut ini beberapa jenis pengobatan yang biasanya dilakukan oleh dokter spesialis mata untuk glaukoma :

1. Pemberian obat tetes mata

Obat ini bertujuan untuk mengurangi jumlah cairan yang keluar dari mata atau mengurangi rasa sakit karena tekanan pada optik mata. Obat tetes mata ini akan diberikan dalam jangka panjang, sehingga bisa menyebabkan beberapa efek samping seperti :

  • penglihatan yang tidak jelas
  • iritasi pada mata
  • sakit mata
  • alergi
  • gangguan jantung

2. Bedah Laser

Bedah laser adalah salah satu metode pengobatan glaukoma yang sangat terkenal dan terus dikembangkan. Bedah laser dilakukan untuk membuat cairan pada bagian optik mata, dapat keluar dan menghilangkan penyumbatan pada bagian iris dan kornea.

Beberapa metode bedah laser yang dikenal antara lain :

  • Trabeculoplasty – Bedah dilakukan untuk membuka daerah aliran cairan pada trabecular meshwork
  • Iridotomy – Bedah dilakukan untuk membuat lubang kecil pada bagian iris dan kornea sehingga cairan bisa keluar dan mengurangi tekanan pada optik mata.
  • Cyclophotocoagulasi – Bedah laser digunakan untuk membuat lapisan pada bagian tengah mata berfungsi dan mengurangi cairan yang berlebihan pada mata.

Bahaya

Glaukoma adalah salah satu gangguan mata yang dapat menyebabkan kebutaan. Pada awalnya gangguan glaukoma akan membuat mata menjadi kehilangan penglihatan yang bersifat sementara dan akan bertambah parah.

Berikut ini beberapa bahaya glaukoma :

  • Kehilangan penglihatan – Kebutaan menjadi salah satu bahaya yang paling besar dari glaukoma. Jika glaukoma sudah ditemukan sebaiknya segera lakukan pengobatan untuk mempertahankan kondisi kesehatan mata.
  • Gangguan produktivitas – Orang yang mengalami glaukoma biasanya akan kehilangan masa produktivitas sehingga tidak bisa beraktifitas seperti orang lain. Orang lanjut usia dan dewasa berpotensi mengalami bahaya ini.
  • Depresi – Hal ini disebabkan karena kehilangan penglihatan dan juga kehilangan pekerjaan. Orang yang mengalami glaukoma harus diberi kesempatan untuk mandiri dan mengerjakan berbagai macam pekerjaan dengan pengawasan untuk mengurangi depresi.

Pencegahan

Hingga saat ini, tidak ada upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah glaukoma. Satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah melakukan deteksi dini dengan pemeriksaan mata rutin minimal setahun sekali. Jika sudah terdeteksi glaukoma maka pengobatan bisa dilakukan untuk memperlambat kerusakan pada optik mata. Pengobatan yang tepat bisa mencegah kebutaan dan telah banyak dibuktikan di beberapa negara maju.

Berikut ini beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah glaukoma atau melakukan deteksi dini glaukoma.

  • Mengikuti pemeriksaan mata secara teratur minimal setahun sekali
  • Pemeriksaan mata untuk usia diatas 60 tahun harus lebih sering dilakukan
  • Segera periksa ke dokter jika mengalami beberapa gejala yang mirip dengan glaukoma
  • Konsumsi makanan yang sehat seperti sayuran dan buah yang mengandung vitamin A dan C
  • Gunakan pelindung mata saat berakifitas dibawah sinar matahari dan pekerjaan yang berhubungan dengan las listrik
  • Untuk orang yang memiliki riwayat keluarga glaukoma, sebaiknya selalu melakukan pemeriksaan mata rutin
  • Waspada glaukoma pada orang yang memiliki riwayat penyakit diabetes, jantung dan hipertensi

Berbagai upaya pencegahan untuk menangani kasus glaukoma harus disadari oleh semua orang. Glaukoma masih bisa diobati pada tahap awal dan untuk menghindari resiko kebutaan. Beberapa orang yang masuk dalam resiko tinggi seperti riwayat glaukoma dalam keluarga, penyakit diabetes dan jantung maka juga harus melakukan pemeriksaan rutin.

advertisement

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

2 years ago

5 Bahaya Glaukoma Pada Mata

by

Glaukoma merupakan penyakit mata yang menyebabkan penglihatan menjadi berkurang sampai akhirnya mata menjadi buta. Masalah tersebut diakibatkan oleh saluran cairan…

,