Sponsors Link

Bronkiolitis – Gejala, Penyebab, Diagnosis dan Pengobatan

Sponsors Link

Bronkiolitis merupakan keadaan pernafasan inflamasi yang disebabkan virus sehingga mempengaruhi saluran udara terkecil yang ada di paru-paru atau bronkiolus. Bronkiolus sendiri bertugas untuk mengendalikan aliran udara yang ada di paru-paru dan saat rusak atau terinfeksi maka akan membengkak dan tersumbat sehingga membuat aliran oksigen menjadi terhambat. Pada umumnya, bronkiolitis dialami oleh anak-anak, akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga akan menyerang orang dewasa.

ads

Artikel terkait:

Jenis Bronkiolitis

Bronkiolitis dibagi menjadi dua tipe yang berbeda yakni viral bronchiolitis dan juga bronchiolitis obliterans.

  • Viral bronchiolitis umumnya menyerang bayi yang disebabkan oleh virus pernapasan synccytial dan terjadi di saat musim dingin yang menyerang anak dibawah umur 1 tahun.
  • Brochiolitis obliterans merupakan keadaan yang jarang terjadi dan sangat berbahaya dimana sering menyerang orang dewasa. Ini disebabkan oleh jaringan parut yang ada di bronkiolus dan mennghalangi saluran udara sehingga membuat jala nafas menjadi tersumbat.

Artikel terkait:

Gejala Bronkiolitis

Bronchiolitis viral dan juga bronchiolitis obliterans mempunyai tanda atau gejala setupa yang diperlihatkan.

  • Sesak napas
  • Tulang rusuk anak-anak cekung saat menarik napas
  • Kulit berwarna kebiruan akibat kekurangan oksigen
  • Cepat lelah
  • Sengau pada hidung bayi
  • Ritme nafas berjalan dengan cepat
  • Batuk
  • Hidung meler
  • Hidung tersumbat
  • Demam
  • Infeksi telinga
  • Muntah

Artikel terkait:

Penyebab Bronkiolitis

Virus yang masuk dan menyebabkan infeksi saluran pernapasan membuat viral bronchiolitis dan virus ini merupakan mikro organisme mikroskopis yang dapat bereproduksi cepat sekaligus melawan sistem imun tubuh. Beberapa virus yang menjadi penyebab bronkiolitis bisa dilihat dibawah ini.

  1. Adenoviruses

Virus ini menyerang selaput lendir dan menyebabkan setidaknya 10 persen infeksi pada saluran pernapasan akut anak-anak.

  1. Virus Influenza

Virus ini menimbulkan radang di beberapa area seperti tenggorokan, paru-paru dan juga hidung yang bisa terjadi pada anak-anak serta orang dewasa serta sangat berbahaya bila terjadi pada bayi yang tidak mempunyai imun tubuh kuat.

  1. Virus Sinsital Pernapasan

Virus ini merupakan penyebab umum dari bronkiolitis dan umumnya terjadi pada anak usia kurang dari 2 tahun dan lebih sering menyerang bayi dibawah usia 1 tahun. Virus ini menular dan berbahaya yang akan menimbulkan bengkak, lendir dan juga pembengkakan saluran napas.

Artikel terkait:

Diagnosis Bronkiolitis

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mendiagnosa dua jenis bronkiolitis yakni dengan rontgen dada yang akan membantu dokter dalam mendiagnosis bronkiolitis tersebut. Untuk alat yang dipakai pada orang dewasa bernama spirometri yang digunakan untuk melihat berapa banyak dan cepat pasien menyerap udara setiap tarikan napas.

Cara diagnosis berikutnya adalah dengan tes gas darah arteri yang dilakukan pada 2 jenis bronkiolitis untuk mengukur berapa oksigen dan juga karbondioksida yang ada di dalam darah.

Artikel terkait:

ads

Komplikasi Bronkiolitis

  • Sianosis atau bibir dan kulit yang berubah menjadi kebiruan yang terjadi karena kekurangan oksigen
  • Gagal napas karena kadar oksigen yang rendah
  • Apnea atau berhenti bernapas yang paling sering terjadi pada bayi prematur dan bayi dibawah 2 bulan

Pencegahan Bronkiolitis

Virus bronkiolitis ini bisa menular ke orang lain, sehingga langkah pencegahan sangat penting untuk dilakukan dengan cara mencuci tangan pakai sabun sebelum ada menyentuh bayi disaat anda sedang menderita flu dan gunakan masker wajah.

Batasi juga interaksi dengan orang yang sedang mengalami demam atau kedinginan. Sedangkan untuk bayi baru lahir atau prematur maka hindari berinteraksi dengan orang yang sedang flu saat bayi masih berusia dibawah 2 bulan.

Artikel terkait:

Pengobatan Bronkiolitis Pada Bayi

Pengobatan yang dilakukan untuk menyembuhkan bronkiolitis berbeda-beda diantara 2 jenis bronkiolitis.

  1. Viral Bronkiolitis

Untuk viral bronkiolitis ringan tidak dibutuhkan pengobatan, akan tetapi untuk yang kronis pada bayi maka dibutuhkan rawat inap. Rumah sakit nantinya akan memberikan oksigen, nebulizer dan juga perawatan cairan intravena. Sedangkan untuk obat antibiotik tidak bisa digunakan untuk membunuh virus, akan tetapi ada beberapa obat yang bisa digunakan untuk membuka saluran napas pada bayi.

  1. Bronkiolitis Obliterans

Untuk jenis bronkiolitis ini tidak ada obatnya, namun kostikosteroid bisa digunakan untuk membersihkan lendir yang ada di paru-paru bayi, mengurangi radang sekaligus membuka saluran napas. Perawatan dengan oksigen serta obat imunosupresan mungkin saja dibutuhkan guna mengatur sistem imun tubuh. Selain itu, latihan pernapasan dan pengurangan stress juga diperlukan agar mengurangi kesulitan napas pasien. Sementara untuk kasus yang parah, maka dibutuhkan tranplantasi paru-paru.

Artikel terkait:

Pengobatan Bronkiolitis Untuk Dewasa

Untuk tahap pemulihan, maka dibutuhkan banyak istirahat dan juga memperbanyak asupan cairan. Selain itu, rumah juga harus terbebas dari asap serta bahan kimia berbahaya.

  1. Humidifier

Apabalia kamar dalam keadaan kering, maka humidifier bisa digunakan untuk membuat udara menjadi lebih lembab dan mengurangi batuk. Jagalah supaya hunidifier tetap dalam keadaan bersih agar bakteri dan jamur tidak berkembang.

  1. Uap Air Panas

Agar saluran napas bisa lebih terbuka, maka bisa menggunakan uap air panas dengan cara memenuhi bak atau bathtub dengan air panas dan duduk dalam kamar mandi tersebut selama sekitar 15 menit.

  1. Banyak Minum

Penderita bronkiolitis juga harus memperbanyak asupan cairan sehingga dehidrasi tidak terjadi seperti air putih atau jus.

  1. Over The Counter [OTC]

Anda bisa membeli OTC yang merupakan obat tetes hidung garam agar mengurangi mampet pada hidung. OTC sangat aman dan tidak berbahaya sehingga bisa digunakan untuk anak-anak. Masukkan beberapa tetes OTC pada 1 lubang hidung begitupun dengan lubang hidung satunya.

  1. Pereda Nyeri

Pereda nyeri seperti acetaminophen bisa digunakan untuk mengurangi rasa sakit di tenggorokan serta memperlancar anak untuk minum lebih banyak cairan dan perhatikan untuk tidak memberikan aspirin pada anak sebab bisa mengakibatkan sindrom eye. Selain itu, jangan berikan obat batuk dan pilek yang keras untuk anak dibawah 2 tahun.

  1. Bebas Asap Rokok

Infeksi saluran pernapasan akan semakin parah jika berada di ruang yang penuh dengan asap rokok.

  1. Madu Mentah

Madu mentah atau murni yang belum di proses memiliki banyak nutrisi didalamnya seperti sumber enzim, vitamin dan juga mineral yang berguna untuk pembentukan alkalin, menstabilkan fungsi imun tubuh, batuk dan juga sakit tenggorokan.

Konsumsi 3 sampai 4 sendok madu mentah yang di campur dengan 1/2 sendok teh kayu manis sebanyak 3 kali sehari sehingga bisa berguna sebagai obat anti inflamasi kuat.

  1. Minyak Oregano

Minyak oregano mempunyai kandungan antibiotik yang sangat bagus untuk mengobati bronkiolitis. Beberapa kandungan di dalam minyak oregano seperti carvacrol akan mengurangi hambatan dan juga pembengkakan yang terjadi di dada. Campur 1 tetes minyak oregano dengan 1 tetes minyak zaitun dan teteskan pada mulut lalu minum air putih.

Sponsors Link

  1. Bawang Putih

Bawang putih juga bisa digunakan untuk mengobati bronkiolitis secara alami. Kandungan bermanfaat dalam bawang putih seperti allicin  akan menyembuhkan infeksi dan radang. Selain itu nutrisi dari bawang putih yang lain juga sangat baik untuk tubuh yakni vitamin C, vitamin A, vitamin B, zat besi, kalsium dan juga tembaga.

  1. Kunyit

Salah satu jenis bumbu yakni kunyit memiliki kandungan bermanfaat untuk mengatasi gangguan pernapasan seperti salah satunya adalah bronkiolitis.

  1. Air Asin

Berkumur dengan satu gelas air hangat yang di campur dengan 1 sendok teh garam laut setiap pagi juga akan sangat membantu dalam mengurangi lendir yang menjadi penyebab iritasi.

Artikel terkait:

  1. Jahe

Jahe juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh secara alami sebab memiliki sifat anti inflamasi yang sangat baik dalam menyembuhkan iritasi bronkial. Haluskan jahe secukupnya lalu tambahkan dengan 1 cangkir air mendidih dan diamkan selama 3 menit lalu minum dan lakukan sebanyak 3 sampai 4 kali sehari sampai bronkiolitis sembuh.

Sponsors Link

  1. Garam Epsom

Untuk mengatasi tubuh yang terasa lemas dan lelah, anda bisa mencampur garam epsom pada air rendaman mandi. Garam epsom ini juga bisa menyembuhkan dengan cara diserap lewat kulit, sementara untuk penderita bronkiolitis sangat disarankan untuk berendam dengan air yang sudah di campur garam epsom sebanyak 2 kali sehari selama 30 menit.

  1. Minyak Atsiri

Minyak atsiri juga merupakan bahan alami yang bisa digunakan sebagai obat gosok untuk meredakan gejala bronkiolitis. Campurkan 10 sampai 15 tetes minyak atsiri dengan minyak zaitun dan gunakan sebagai obat gosok area dada.

  1. Air Lemon

Air lemon yang mengandung banyak vitamin C sangat baik untuk menambah daya tahan tubuh dan juga mengencerkan lendir yang dialami saat terserang penyakit bronkiolitis. Siapkan 1 cangkir air mendidih dan tambahkan dengan 2 sendok teh parutan kulit jeruk lemon dan juga 1 sendok madu mentah dan minum sebanyak 2 sampai 3 kali sehari.

  1. Cabe Rawit

Kandungan capcaisin di dalam cabai rawit sangat bermanfaat untuk mengobati rasa sakit yang timbul dari penyakit bronkiolitis ini. Saat anda makan, campurkan makanan dengan cabe rawit untuk mengeluarkan dahak sekaligus menyembuhkan bronkiolitis.

  1. Kayu Manis

Kayu manis juga bisa digunakan untuk menyembuhkan bronkiolitis secara alami, Caranya adalah dengan campur teh dengan bubuk kayu manis, cengkeh, kapulaga, jahe, lada hitam dan juga madu mentah dan dikonsumsi setiap hari sehingga bisa menyembuhkan radang dan juga bengkak.

  1. Wijen

Dalam wijen juga memiliki khasiat untuk mengobati bronkiolitis serta mengurangi rasa nyeri di bagian dada. Caranya adalah dengan mencampur 1/2 sendok teh wijen kering yang sudah dihaluskan bersama dengan 2 sendok makan air matang dan diminum sebanyak 2 kali sehari.

  1. Jus Jeruk

Dalam jus jeruk mengandung vitamin C yang sangat tinggi dan bagus untuk memperkuat sistem imun tubuh serta menyembuhkan bronkiolitis secara alami. Campurkan jus jeruk dengan 1/2 sendok teh almond dan diminum setiap malam.

Artikel terkait:

Penyakit bronkiolitis yang merupakan salah satu gangguan dalam saluran napas menuju paru-paru ini sangat berbahaya khususnya saat menyerang bayi yang bisa mengakibatkan napas terhenti. Meskipun banyak dialami anak-anak, namun orang dewasa juga rentan terkena masalah pernapasan ini.

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

,
Post Date: Monday 12th, June 2017 / 13:47 Oleh :
Kategori : Bronkiolitis