Sponsors Link

27 Penyebab Batuk Kering dan Berdahak

ads

Apakah Anda pernah batuk? Semua orang mulai dari bayi, anak-anak, orang dewasa hingga orang tua pasti pernah mengalami batuk. Batuk akan membuat tubuh menjadi tidak nyaman karena ada tekanan yang berat pada bagian paru-paru dan sakit di tenggorokan. Batuk merupakan sebuah reaksi ketika tubuh ingin membersihkan semua lendir atau zat yang sangat sensitif di dalam paru-paru. Ada dua jenis batuk yang paling sering dialami, yaitu

  • Batuk kering : batuk kering biasanya lebih banyak terjadi karena ada reaksi dingin atau infeksi yang menyerang paru-paru. Kemudian tubuh akan membentuk reaksi dengan menghasilkan lendir atau dahak. Kondisi ini bisa berubah menjadi batuk berdahak.
  • Batuk berdahak : batuk yang menghasilkan dahak atau lendir yang berasal dari paru-paru. Paru-paru bisa mendapatkan lendir dari zat tertentu yang masuk ke dalam tubuh, kontaminasi udara dan sumber penyakit lain. Batuk berdahak sebaiknya harus diatasi dengan obat yang bisa membantu mengeluarkan semua dahak dalam paru-paru.

Baca : jenis penyakit paru paru – ciri ciri radang paru paru

Penyebab Batuk Kering

  1. Asap Rokok

Menghisap asap rokok bisa menyebabkan batuk kering. Hal ini terjadi ketika paru-paru menerima sebuah zat dari asap rokok yang menyebabkan sangat sensitif. Paru-paru akan menolak asap yang kemudian akan membuat tenggorokan menjadi tidak nyaman. Biasanya batuk memang tidak lama dan tidak membutuhkan obat. Jika Anda mengalami kondisi ini maka harus cepat keluar dari udara yang dipenuhi asap rook dan cobalah untuk menghirup udara segar.

Baca : Bahaya asap rokok – cara menghindari asap rokok

  1. Efek Samping Obat-Obatan

Batuk kering biasanya banyak dialami oleh penderita penyakit tekanan darah tinggi. Obat untuk menurunkan tekanan darah sering menyebabkan reaksi alergi berupa batuk. Ketika tubuh menerima obat dalam jangka panjang maka tubuh tidak selamanya bisa menerima. Batuk memang efek samping yang tidak terhindarkan sehingga cara untuk menekan batuk adalah berhenti dari minum obat tersebut.

  1. Alergi

Batuk kering juga bisa menjadi reaksi alergi terhadap debu atau partikel kecil seperti serbuk sari dan bulu binatang. Alergi bisa menyebabkan reaksi sesaat dari peradangan yang terjadi pada bagian hidung dan mata. Kemudian peradangan bisa menjalar hingga ke bagian dalam yang menyebabkan paru-paru menerima reaksi dan membuat batuk kering. Batuk kering karena alergi sering sembuh sendiri dalam waktu yang pendek dan Anda hanya perlu keluar atau jauh dari penyebab alergi.

  1. Kebiasaan

Batuk kering bisa disebabkan karena kebiasaan yang berkaitan dengan tingkah laku, grogi,tidak nyaman dan semua kondisi psikologis lain. Ini bukan termasuk batuk yang bisa menyebabkan penyakit. Tanpa disadari maka ketika Anda merasa tidak nyaman dan cukup panik maka batuk akan terasa lebih menenangkan. Batuk ini juga tidak membutuhkan obat-obatan dan bisa sembuh sendiri ketika sudah tenang, tidak panik atau dengan tidur sebentar.

  1. Stres

Orang yang memiliki tekanan berat dan menyebabkan stres juga bisa menjadi batuk. Batuk kering terjadi ketika Anda merasa stres atau tertekan maka ruang pernafasan menjadi lebih sempit. Paru-paru kemudian akan mengembangkan reaksi berupa batuk yang bisa menyebabkan pernafasan jauh menjadi lebih nyaman. Jika batuk kering bisa sembuh sendiri ketika stres sudah berkurang maka tidak memerlukan perawatan. Namun ketika batuk tidak bisa berhenti dan lebih memburuk maka terapi untuk mengatasi stres memang sangat diperlukan.

Baca : Penyebab stres – cara mengatasi stres – mata kunang kunang

  1. Susu

Anak-anak yang mengalami reaksi alergi susu juga bisa mengembangkan batuk kering. Kondisi batuk kering bisa menjadi lebih buruk jika disertai dengan flu atau asma. Susu akan membuat bagian lendir di tenggorokan dan paru-paru menjadi lebih sensitif. Meskipun susu memang tidak menyebabkan batuk dahak namun bisa membuat anak-anak merasa tidak nyaman. Jadi ketika anak terkena reaksi alergi susu maka tetap bisa diberikan susu hanya dalam jumlah yang lebih sedikit saja.

  1. Mangga

Bagi anak-anak dan orang tua yang sedang terkena flu dan disertai dengan batuk kering sebaiknya memang tidak makan mangga. Mangga akan menyebabkan produksi asam dalam tubuh menjadi lebih besar. Bahkan kandungan asam ini biasanya akan tertinggal di bagian tenggorokan yang membuat batuk kering. Selain itu asam juga akan membuat saluran pernafasan menjadi lebih sempit sehingga batuk kering bisa menjadi parah. Karena itu Anda bisa menggantikan dengan jenis buah lain yang lebih manis seperti melon.

  1. Gula Putih atau Gula Halus

Berbagai jenis makanan dan minuman terkadang juga ditambahkan dengan gula putih atau gula halus. Gula bisa membuat ruang pernafasan menjadi sangat sensitif dan sulit untuk mendapatkan oksigen yang cukup. Kondisi ini yang menyebabkan batuk bisa menjadi lebih buruk. Selain itu gula akan menyebabkan sistem kekebalan tubuh menjadi sangat lemah. Batuk kering biasanya akan terjadi setelah makan atau minum yang mengandung gula putih. Anda bisa menggantikan gula putih atau gula halus dengan madu jika memang ingin mengkonsumsi makanan atau minuman yang manis.

  1. Semua Makanan yang Digoreng

Semua jenis makanan yang digoreng bisa menyebabkan batuk kering. Makanan yang digoreng banyak mengandung minyak dan lemak yang bisa membuat pernafasan dan tenggorokan menjadi tidak nyaman (Baca ; Bahaya lemak jenuh). Pada awalnya Anda mungkin hanya akan merasa gatal dan tekanan pada tenggorokan, namun setelah itu bisa menjadi batuk kering. Jika sudah terjadi seperti ini maka jauhi semua makanan yang digoreng dan minum banyak air mineral untuk membuat tenggorokan menjadi lebih nyaman dan lembut.

Baca : Makanan yang mengandung kolesterol tinggi

  1. Yogurt

Yogurt juga bisa menyebabkan batuk kering, namun hanya terjadi ketika tubuh sedang memiliki sistem kekebalan yang lemah. Selain itu yogurt non organik yang diproduksi dengan menambahkan gula pemanis juga akan menyebabkan batuk. Awalnya memang tidak akan terasa secara langsung, namun zat pemanis dan susu akan membuat tenggorokan terasa sakit, gatal dan kemudian batuk. Kondisinya mungkin bisa menjadi lebih buruk ketika Anda juga mengalami flu pada pertengahan atau akhir infeksi.

  1. Jeruk

Banyak orang yang mengatakan jeruk akan menyembuhkan batuk. Namun ternyata jeruk juga bisa menyebabkan reaksi batuk kering. Jeruk memiliki kandungan zat asam yang lebih besar sehingga menyebabkan penyempitan saluran pernafasan. Selain itu asam pada buah jeruk juga membuat rada gatal dan tidak nyaman pada tenggorokan. Anak-anak yang sedang flu sebaiknya memang tidak diberikan buah jeruk karena sulit untuk dapat sembuh dengan cepat.

  1. Kue Kering

Kue kering memang memiliki rasa yang sangat manis dan lezat. Banyak orang yang selalu menghabiskan beberapa potong kue kering sambil minum kopi atau teh. Namun kue kering juga bisa memicu batuk kering. Hal ini disebabkan karena kue kering bisa menekan rongga pernafasan,reaksi sensitif untuk tenggorokan dan kandungan gula pemanis atau gula putih yang lebih banyak pada kue kering. Berbagai bahan seperti  tepung dan perasa lain juga bisa menyebabkan sistem kekebalan tubuh menjadi lebih buruk.

  1. Keripik

Keripik biasanya memang menjadi camilan yang banyak dikonsumsi oleh semua orang. Tapi kebiasaan makan keripik berlebihan bisa membuat tenggorokan menjadi lebih sensitif. Tenggorokan biasanya akan sedikit luka atau gatal karena terlalu banyak dilewati oleh makanan yang banyak mengandung minyak. Bahkan untuk keripik yang tidak sehat maka minyak kotor dan kurang sehat akan langsung membuat tenggorokan menjadi sensitif. Batuk kering biasanya akan langsung terasa. Sebaiknya batuk kering ini diatasi dengan minum banyak air mineral.

Sponsors Link
  1. Es Krim

Anak-anak yang baru makan es krim atau terlalu sering makan es krim maka bisa terkena batuk kering. Es krim diolah dari berbagai bahan seperti susu, es, perasa makanan, gula tambahan dan pengawet. Bahan-bahan inilah yang akan menyebabkan tenggorokan menjadi sangat sensitif. Bahkan susu dan gula pemanis akan bisa menyebabkan peradangan yang membuat batuk kering menjadi lebih parah. Untuk anak-anak sebaiknya bisa diberikan es krim namun tidak terlalu sering dan usahakan untuk memberikan es krim organik yang sehat dan tidak menimbulkan batuk kering.

  1. Permen

Anak-anak dan orang dewasa memang biasanya menyukai permen. Permen memiliki rasa manis dan menyegarkan. Bentuk dan warna permen juga bisa menarik minat Anda. Namun permen juga bisa menyebabkan batuk kering. Permen mengandung berbagai bahan campuran seperti gula pemanis, perasa buah, aroma, bahan pewarna makanan dan juga pengawet. Bahan-bahan ini semuanya bisa menyebabkan tekanan pada sistem pernafasan dan tidak nyaman untuk tenggorokan. Ketika permen tertinggal dalam mulut Anda maka produksi air liur yang melewati tenggorokan juga bisa membuat luka dan menyebabkan batuk kering.

  1. Coklat

Orang yang makan coklat berlebihan juga bisa terkena batuk kering. Coklat memiliki sifat yang sama seperti susu atau gula putih. Berlebihan makan coklat hanya akan membuat tenggorokan menjadi sangat sensitif. Bahkan batuk kering yang terjadi karena reaksi alergi coklat bisa menyebabkan asma dan flu yang cukup berat. Coklat sebaiknya juga tidak diberikan ketika kondisi tubuh sudah lemah karena flu atau batuk sebelumnya. (Baca : Bahaya cokelat)

  1. Debu

Debu juga bisa menyebabkan batuk kering yang berlebihan. Orang yang menderita alergi debu bisa menerima akibat yang lebih besar karena partikel kecil dari debu menyebabkan rongga hidung dan tenggorokan menjadi lebih sensitif. Debu yang terdiri dari partikel kecil bisa menyebabkan saluran pernafasan bereaksi dan menjadi tidak nyaman. Anak-anak dan orang lanjut usia biasanya sangat rentan dengan debu. Biasanya batuk akan sembuh sendiri tanpa perawatan. Anda bisa mencegah batuk kering ini dengan menggunakan masker ketika berada di tempat umum.

Penyebab Batuk Berdahak

  1. Gangguan Asam Lambung Tinggi

Penderita gangguan asam lambung yang tinggi juga bisa mengalami batuk berdahak. Serangan batuk berdahak biasanya terjadi pada malam hari saat tertidur. Penderita tiba-tiba terbangun karena harus batuk yang mengeluarkan dahak. Hal ini bisa sangat megganggu. Penyebabnya adalah ketika asam lambung naik dan mencapai saluran esophagus maka tenggorokan akan terkena iritasi. Iritasi ini akan menyebabkan lendir yang berada di saluran pernafasan dan paru-paru juga ikut keluar. Untuk mengatasi gejala yang lebih buruk maka gangguan asam lambung yang tinggi harus mendapatkan perawatan agar bisa sembuh.

Baca : Gejala asam lambung – Makanan penyebab asam lambung naik – Bahaya asam lambung naik – cara mengobati asam lambung naik – Penyebab asam lambung naik – Pantangan asam lambung – makanan untuk penderita asam lambung

  1. Asma Kronis

Penderita asma kronis bisa mengalami batuk berdahak yang sangat buruk. Ketika saluran pernafasan sudah menjadi semakin buruk karena asma dan menyebabkan penderita tidak bisa tidur maka sesak nafas dan batuk berdahak akan muncul. Kondisi ini disebabkan karena rongga pernafasan mendapatkan banyak tampungan lendir sehingga membuat penderita terus menerus batuk untuk mengeluarkan lendir. Ketika lendir keluar maka saluran pernafasan bisa menjadi lebih nyaman tapi juga bisa membuat sesak nafas menjadi lebih buruk. Anak-anak bisa mengalami gangguan yang sangat parah dan membutuhkan perawatan.

  1. Batuk Rejan

Batuk rejan merupakan salah satu jenis batuk yang memang sangat buruk dan bisa menyebabkan penurunan berat badan yang sangat drastis. Batuk rejan biasanya memiliki karakter dengan suara yang lebih tajam, sakit pada tenggorokan, sulit untuk dikendalikan dan mengeluarkan lendir yang berlebihan. Infeksi dan komplikasi lain penyebab batuk rejan bisa membuat kondisi penderita lebih buruk. Penyakit ini sangat menular melalui udara dan kontak langsung. Perawatan untuk mengatasi batuk bisa dilakukan agar kondisi tidak lebih parah.

  1. TBC

Batuk berdahak juga terjadi pada penderita penyakit TBC. Gejala dari batuk berdahak seperti batuk yang terus menerus dalam waktu lama, tubuh sangat lelah, batuk mengeluarkan darah dan lendir. Ini termasuk jenis batuk yang sangat menular dan membutuhkan perawatan yang sangat intensif. Pemeriksaan untuk menentukan jenis TBC diperlukan untuk menentukan tindakan perawatan yang tepat. Perawatan TBC biasanya berjalan selama 6 bulan atau lebih dengan menggunakan obat TBC. Setelah sembuh maka penderita tidak akan batuk dan perawatan selanjutnya diperlukan untuk mengatasi kekambuhan.

sponsored links

Baca : Gejala TBC – cara mencegah TBC – Penyebab TBC

  1.  Infeksi paru paru

Penyakit infeksi paru-paru sering menyebabkan batuk berdahak yang sangat berat. Dahak akan keluar memiliki warna kuning kehijauan. Gejala lain yang menyertai seperti demam dan tubuh yang mengeluarkan keringat berlebihan pada malam hari. Penyebab infeksi paru-paru sebenarnya sama seperti virus penyebab flu yang kemudian menjadi peradangan dan menyebar ke arah paru-paru. Peradangan ini yang menyebabkan dahak dan lendir keluar berlebihan. Untuk mengatasi infeksi paru-paru maka perawatan oleh dokter sangat diperlukan dan minum banyak air mineral untuk mengatasi  penyebaran bakteri.

  1. Rokok

Perokok yang sudah lama memiliki kebiasaan merokok bisa terkena batuk berdahak. Batuk memiliki karakter mulai dari batuk yang ringan, batuk yang mencoba mengeluarkan udara dari paru-paru dan batuk berlendir. Kondisi bisa menjadi sangat berbahaya ketika batuk sudah disertai dengan darah. Jika kondisi sudah parah maka bisa menyebabkan infeksi saluran pernafasan yang kronis dan membutuhkan perawatan yang panjang. Jika batuk berdahak tidak kunjung sembuh bahkan setelah berhenti merokok maka pemeriksaan dokter harus dilakukan.

Baca : Bahaya merokokbahaya asap rokok – Akibat berhenti merokok – Cara menghindari asap rokok – Bahaya nikotin – Bahaya perokok pasif

  1. Penyakit Jantung

Penderita penyakit jantung juga bisa mengalami batuk berdahak yang sangat buruk. Batuk ini disebabkan ketika kondisi paru-paru tidak mendapatkan cadangan oksigen yang cukup sehingga membuat sesak nafas. Sesak nafas akan membuat penderita tidak bisa bernafas dengan baik. Terkadang juga bisa menyebabkan penumpukan lendir di paru-paru yang membuat batuk berdahak menjadi lebih buruk. Perawatan dokter sangat diperlukan untuk memeriksa kondisi penumpukan cairan dan mengikuti perkembangan denyut jantung.

Baca : Jenis jenis penyakit jantung – Gejala penyakit jantung – Gejala gagal jantung – Ciri ciri jantung bengkak – Jantung membesar

  1. Kanker Paru-Paru

Kanker paru-paru biasanya memang tidak menimbulkan gejala awal sehingga sangat sulit untuk dikenali. Beberapa tanda yang wajib dikenali adalah seperti batuk yang terus menerus disertai dengan dahak, batuk menjadi lebih buruk, batuk disertai dengan dahak dan darah, tubuh lelah dan nyeri pada dada. Penyebab kanker paru-paru yang tertinggi adalah pengaruh rokok sementara faktor lain karena penyebaran kanker dari organ tubuh yang lain. Perawatan untuk kanker paru-paru harus dilakukan sesuai dengan kondisi penderita dan stadium atau tahap kanker.

  1. Batuk Kronis

Batuk kering yang tidak mendapatkan perawatan dan terjadi dalam waktu lama bisa menyebabkan batuk kronis. Batuk kronis akan terjadi dalam waktu yang lebih lama dari jenis batuk biasa kemudian menyebabkan hasil dahak yang terus menerus. Penderita batuk kronis harus mendapatkan perawatan yang intensif untuk mengatasi berbagai kondisi yang lebih buruk. Banyak orang tidak melihat kondisi ini sehingga sering menjadi infeksi paru-paru yang berat.

  1. Postnasal Drip

Manusia menghirup udara dari hidung kemudian akan masuk ke dalam paru-paru. Sebelumnya udara sudah disaring oleh bulu hidung dan lapisan pada bagian dalam hidung. Lapisan hidung akan menghasilkan cairan yang kental, hangat dan berlendir. Ketika lapisan menghasilkan banyak cairan maka cairan akan keluar dari hidung. Namun postnasal drip bisa menyebabkan cairan masuk ke dalam rongga tenggorokan. Hal ini menyebabkan batuk berdahak dan kondisi infeksi yang parah. Untuk mengatasi hal ini maka sebaiknya penderita harus mendapatkan perawatan untuk mengatasi infeksi yang lebih buruk dan menyebar ke paru-paru.

Tips Ketika Terkena Batuk Berkepanjangan

  1. Anda bisa mencoba untuk mengunjungi dokter dan mendapatkan pemeriksaan. Dokter akan memberikan resep obat yang harus diminum sesuai dengan jenis batuk yang Anda alami. Pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk mengetahui apakah Anda terkena infeksi dari virus atau bakteri. Meskipun ini menakutkan tapi sebaiknya tetap dilakukan.
  2. Obat jenis ekspetoran bisa diberikan untuk penderita batuk berdahak untuk mencoba mengeluarkan semua lendir dan dahak sehingga pernafasan menjadi lebih ringan dan lega. Anda bisa mendapatkan resep ekspetoran dari dokter.
  3. Jika Anda menderita batuk kering maka bisa menggunakan obat yang termasuk dalam penghilang batuk seperti obat dextromethorphan. Obat ini sangat efektif untuk menekan batuk kering karena alergi. Namun tidak bisa digunakan untuk batuk kering karena stres atau cemas berlebihan.
  4. Biasakan untuk minum teh hijau jika Anda sedang terkena batuk dan tubuh memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih  Teh hijau mengandung bahan antioksidan yang sangat tinggi sehingga bisa menangkal radikal bebas dan membuat infeksi pada saluran pernafasan juga lebih ringan.
  5. Usahakan untuk minum air mineral yang cukup. Air mineral membantu Anda untuk mengeluarkan lendir di dalam saluran tenggorokan atau saluran pernafasan. Air juga bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga bisa melawan infeksi.
  6. Anda bisa mencoba untuk menggunakan obat atau permen khusus untuk melegakan saluran pernafasan dan tenggorokan. Namun jangan menggunakan berlebihan, jika sudah sembuh sebaiknya jangan terus menerus mengkonsumsi obat pelega tenggorokan.
  7. Madu juga bisa menjadi minuman yang bisa membantu mengurangi gejala batuk dan batuk yang buruk. Anda bisa mencoba untuk mencampurkan satu gelas air dan beberapa sendok madu. Sebaiknya air madu diminum saat pagi dan malam hari untuk mengatasi gejala batuk yang lebih buruk.
  8. Buat lingkungan rumah dan tempat tinggal Anda memiliki tingkat kelembapan yang nyaman. Tingkat kelembapan yang nyaman akan membuat rongga paru-paru dan saluran pernafasan atas menjadi lebih nyaman. Banyak orang tidak memperhatikan hal ini namun Anda bisa mencoba menggunakan humidifier.
  9. Jika Anda sedang batuk kering atau batuk berdahak maka usahakan untuk tidur dalam posisi bantal yang lebih tinggi. Ketika bantal lebih tinggi maka kondisi pernafasan bisa menjadi lebih baik dan membantu Anda mengeluarkan lendir atau dahak saat batuk.

Baca juga : Buah untuk obat batuk – cara mencegah batuk – Penyebab batuk berdarah – Penyebab batuk

Meskipun batuk adalah penyakit yang sangat umum, namun tidak boleh dianggap ringan. Penyebab dan gejala batuk harus diperhatikan dan jika perlu lakukan pemeriksaan ke dokter. Mengenali berbagai jenis penyebab batuk juga membantu Anda menghindari sumber penyebab sehingga bisa menjaga tubuh tetap sehat.

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Tuesday 15th, December 2015 / 10:03 Oleh :
Kategori : Batuk