8 Pertolongan Pertama pada Asma Kambuh Mendadak

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Serangan asma pada penderita asma memang bisa terjadi kapan saja. Tentu saja kondisi ini sangat mengkhawatirkan, sebab jika penderita tidak segera ditolong maka bisa menyebabkan kondisi yang fatal. Ketika serangan asma terjadi maka otot yang bekerja di saluran paru-paru akan mengalami ketegangan dan menyebabkan kejang. Kondisi ini kemudian menyebabkan saluran udara menjadi sangat sempit sehingga, penderita asma akan merasa sulit untuk bernafas.

Waktu Serangan Asma

Pada dasarnya setiap penderita asma bisa mengalami serangan yang sangat cepat atau bahkan lama hingga menyebabkan kondisi semakin kritis. Serangan asma sangat tergantung pada penyebab asma itu sendiri dan kondisi saluran pernafasan yang bermasalah. Serangan asma yang sangat ringan biasanya hanya terjadi selama beberapa menit saja, namun jika sangat parah maka bisa terjadi selama beberapa jam. Serangan asma yang sebentar dan ringan biasanya akan sembuh ketika penderita diobati dengan inhaler. Sementara serangan asma yang buruk harus mendapatkan perawatan dari ahli medis. Karena itu ketika memberikan pertolongan pada penderita asma, maka amati beberapa kondisi dari serangan asma tersebut.

Ada beberapa penyebab yang memicu serangan asma, seperti alergi, asap rokok, dan kondisi tubuh yang sedang lemah. Apapun itu maka penderita asma harus segera mendapatkan bantuan. Jika Anda berada di sekitar penderita asma yang mendapatkan serangan, ikuti langkah pertolongan pertama pada asma kambuh ini :

1. Kenali Kondisi Penderita

Anda harus mengenali kondisi penderita ketika terkena serangan asma. Apakah penderita sebelumnya batuk-batuk parah, mengeluarkan bunyi ketika bernafas, batuk, sulit untuk bernafas dan sulit untuk berbicara. Pengenalan kondisi ini akan membantu untuk menentukan seberapa parah tingkat serangan dan cara untuk menolong penderita.

2. Tenangkan Penderita Asma

Berikan jaminan bahwa Anda bisa mengatasi keadaan ini sehingga harus bersikap sangat tenang. Kemudian minta penderita untuk tenang dan tetap bernafas dengan sangat pelan dan lakukan instruksi untuk mengambil nafas dan menghembuskan nafas. Cara ini akan membantu penderita merasa lebih tenang dan bisa mencoba mengendalikan kondisi. Tapi langkah ini tidak mudah dan Anda harus benar-benar tenang.

3. Cari Inhaler

Alat pernafasan atau obat asma dalam bentu inhaler adalah bantuan yang paling bisa diandalkan. Biasanya penderita asma selalu membawa alat ini untuk mengatasi serangan yang bisa terjadi dimana saja dan kapan saja. Anda bisa membantu mencari inhaler tersebut, apakah disimpan dalam tas atau kantong baju. Usahakan untuk bersikap tenang dan terus memberikan instruksi untuk bernafas ketika mencari inhaler.

(Baca juga tentang : cara mengobati asma kambuh dan cara mencegah asma tidak kambuh lagi)

4. Bantu Menggunakan Inhaler

Ketika Anda sudah menemukan inhaler maka berikan bantuan kepada penderita untuk bisa menggunakan inhaler dengan baik. Anda bisa membantu memegang inhaler tersebut ketika digunakan. Biasanya penderita asma akan merasa sangat panik ketika serangan sehingga, terkadang jari tangan mereka tidak bisa memegang inhaler dengan baik.

5. Buat Posisi Duduk Penderita Asma Nyaman

Posisi duduk penderita asma memang sangat berpengaruh ketika serangan asma terjadi. Anda bisa meminta penderita untuk duduk tegak. Posisi duduk yang tegak akan membantu penderita asma bisa bernafas dengan baik. Selain itu buat penderita asma merasa nyaman dengan Anda dan katakan bahwa Anda tidak akan meninggalkan penderita hingga mendapatkan bantuan dari keluarga atau pihak medis.

(Baca juga tentang : akibat duduk terlalu lama dan bahaya terlalu lama duduk)

6. Amati Lagi Kondisi Penderita Asma

Pada beberapa serangan mungkin penderita asma bisa langsung pulih, namun pada kondisi tertentu serangan juga bisa menjadi lebih buruk. Karena itu perhatikan kondisi penderita asma, apakah membaik atau kondisi yang lebih mengkhawatirkan. Jika kondisi lebih mengkhawatirkan maka usahakan untuk meminta bantuan medis.

7. Ketika Penderita Kehilangan Kesadaran

Ketika penderita asma kehilangan kesadaran maka terus awasi kondisi pernafasan penderita. Jika tahap ini terjadi maka Anda tidak bisa berbuat apapun. Anda harus segera meminta bantuan medis dan menunggu korban hingga bantuan datang.

(Baca juga tentang : penyebab pingsan mendadak dan bahaya benturan di kepala)

8. Setelah Serangan Asma Terjadi

Ketika serangan asma sudah terjadi maka Anda sebagai penolong harus memastikan apakah penderita bisa beraktivitas sendiri atau tetap membutuhkan bantuan. Anda bisa mencoba untuk bertanya kepada penderita atau jika harus tetap menemani penderita ke rumah sakit terdekat. Anda juga bisa membantu untuk menghubungi keluarga atau teman dekat penderita.

Hal yang Perlu Dilakukan Oleh penderita Asma

1. Penderita harus mengenali gejala serangan asma jika memang sudah menderita penyakit asma. Beberapa serangan asma selalu diawali dengan gejala yang bisa dikenali seperti :

  • Penyebab dada sesak nafas dan terasa sangat sulit
  • Nafas menjadi tidak teratur
  • Dada akan terasa lebih sakit
  • Ketika bernafas mengeluarkan bunyi nyaring seperti mengi
  • Batuk baik karena flu atau kondisi tubuh yang lelah

2. Selalu membawa inhaler yang bisa menjadi obat darurat ketika serangan asma terjadi. Sebaiknya tempat inhaler bersih dan mudah dijangkau. Selain itu usahakan untuk memilih tempat penyimpanan yang sulit untuk dilupakan.

3. Gunakan tanda seperti gelang atau apapun yang menunjukkan bahwa menderita asma. Hal ini bisa memudahkan orang di sekitar, yang bisa memberikan pertolongan pertama pada asma yang terjadi mendadak.

4. Menyimpan nomor darurat di dalam ponsel. Anda bisa menyimpan nomor darurat dengan kode penyimpanan yang mudah digunakan seperti angka 1, 2, 3 dan seterusnya untuk memanggil ambulan, dokter atau keluarga Anda.

5. Hindari semua jenis pemicu asma yang bisa terjadi di tempat umum seperti sekolah, toko, pasar ataupun lingkungan kerja. Cara ini akan menurunkan resiko serangan sehingga kondisi serangan asma juga bisa ditangani dengan baik.

Tips Menjaga Kesehatan untuk Penderita Asma

  • Lakukan beberapa usaha untuk merawat diri sebab penderita asma harus bisa menjaga kesehatan dengan baik. Langkah untuk menjaga kesehatan bisa dilakukan dengan menghindari sumber pemicu serangan asma, menjaga pola hidup yang sehat, tidur yang cukup, tidak terlalu lelah dan menghindari pemicu stres.
  • Jika penderita asma melakukan perawatan secara rutin dan mendapatkan resep obat dokter, maka sebaiknya obat harus diminum secara teratur. Obat akan membantu agar serangan asma tidak mudah terjadi dan biasanya bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Penderita asma sebaiknya juga melakukan pemeriksaan asma ke dokter secara teratur. Asma merupakan sebuah kondisi jangka panjang namun penyakit ini bisa dikendalikan dengan baik.
  • Hindari bahaya merokok atau tinggal dalam lingkungan perokok. Bahaya asap rokok bisa menyebabkan serangan asma karena membuat saluran pernafasan menjadi sangat sensitif.
  • Jika penderita asma mengalami beberapa gejala asma sebaiknya tidak banyak aktivitas di luar rumah untuk menjaga agar tidak terkena serangan asma.
  • Lakukan beberapa kebiasaan gaya hidup sehat seperti olahraga ringan sesuai kondisi secara teratur, tidak terlalu lelah dan mendapatkan istirahat yang cukup.
  • Pilih berbagai jenis makanan yang sehat dan tidak menyebabkan serangan asma. Beberapa jenis makanan yang menyebabkan alergi seperti daging merah, ikan laut, telur, kerang dan berbagai jenis produk kacang-kacangan bisa menyebabkan asma.
  • Penderita asma juga harus mengenali semua jenis pemicu asma yang bisa meningkatkan resiko serangan asma.
  • Mengenali beberapa tanda ketika asma sudah menyerang tubuh dan menyebabkan kondisi yang lebih buruk, seperti : Merasa tubuh semakin lelah dan lemah, tidak bisa melakukan berbagai aktivitas dengan baik, merasa stres, lelah dan depresi dan tubuh sudah tidak bisa diajak untuk bekerja lebih keras seperti olahraga atau bermain untuk anak-anak.

Penyakit asma memang bisa menyebabkan serangan yang bisa terjadi kapanpun dan dimanapun. Orang yang bertemu dengan penderita asma yang mengalami serangan bisa melakukan pertolongan pertama. Namun kondisi yang lebih buruk harus mendapatkan bantuan dokter. Selain itu, penderita asma harus menyadari jika kondisi kesehatan tidak terlalu baik sebaiknya tinggal di rumah saja.

fbWhatsappTwitterLinkedIn