26 Makanan Penyebab Alergi Kulit dan Pengobatannya

Kulit yang tiba-tiba gatal-gatal dan juga muncul ruam serta kemerahan dapat menjadi kemungkinan timbulnya reaksi alergi. Bila hal tersebut terjadi tepat sesudah Anda mengonsumsi sesuatu, positif sudah bahwa Anda mengidap alergi. Untuk mengetahui makanan penyebab alergi kulit itu apa saja, di bawah ini dapat disimak daftar dan ulasan singkatnya.

(Baca juga: jenis-jenis penyakit kulit dan gambarnya)

1. Telur Ayam

Tak hanya anak-anak saja yang biasanya dapat menderita alergi telur, bahkan orang dewasa pun juga bisa. Inilah sumber makanan yang mengandung protein tinggi tapi juga menjadi penyebab alergi kulit paling umum. Telur memang merupakan sebuah makanan yang kaya akan vitamin dan mineral, namun cukup bahaya juga bagi yang terlalu sensitif.

Benjolan atau bisul adalah contoh timbulnya efek setelah makan telur ini. Biasanya, orang-orang yang rentan terhadap telur ayam bakal mengalami ruam merah dan juga gatal-gatal di kulit. Kemudian bisa juga timbul penyakit eksim yang kalau tak segera dihentikan konsumsinya, justru akan makin memperburuk kondisi.

2. Kacang Tanah

Untuk pemicu alergi kulit, Anda harus berhati-hati juga terhadap kacang tanah sebagai alergen. Dari hari ke hari, jumlah penderita alergi kulit disebabkan oleh jenis kacang ini pun lumayan bertambah. Apabila biasanya Anda mengonsumsi kacang tanah dengan memanggangnya, maka ini akan lebih gampang memicu alergi kulit. Jadi, untuk amannya silakan memilih untuk mengolahnya dengan cara merebus.

(Baca juga: cara tes alergi)

3. Kerang

Banyak juga orang yang menggemari jenis makanan penyebab alergi kulit ini, apalagi mereka yang sangat suka dengan seafood. Berbagai jenis kerang dapat dengan mudah memicu timbulnya alergi pada kulit, seperti ruam kemerahan dan gatal-gatal. Sama seperti telur, efeknya pun dapat kemudian menyebabkan penyakit eksim, terutama di bagian jari-jari kaki.

4. Udang

Tak hanya kerang, jenis makanan laut lainnya yang cukup populer menjadi makanan pemicu alergi kulit adalah udang. Gejala yang paling umum terjadi adalah ruam pada kulit, gatal-gatal, mata yang memerah, dan juga bengkak pada tubuh. Bahkan parahnya lagi, udang ini dapat menyebabkan bersin, batuk hingga sesak nafas yang bisa makin buruk bila tak ditangani secepatnya.

(Baca juga: cara menghilangkan alergi)

5. Kedelai

Makanan kacang-kacangan ini pun dapat memicu keadaan yang tak nyaman meski tidaklah begitu serius. Alergi kulit akibat kedelai ini dapat memunculkan sejumlah gejala serius, seperti kemerahan di kulit, gatal-gatal, dan bahkan kesemutan di bagian mulut. Tak hanya itu, bibir dan wajah pun akan membengkak setelah mengonsumsi makanan ini.


Anafilaksis adalah sebutan untuk reaksi alergi serius yang dikeluarkan oleh seseorang gara-gara makan kedelai. Ada tanda-tanda yang jauh lebih ekstrem dari sekadar alergi kulit di mana organ-organ vital turut terkena efek buruknya. Bila sudah begitu, mendatangi dokter kulit untuk memeriksakan diri adalah solusinya.

6. Susu Sapi

Khasiat susu sapi murni memang sudah banyak diketahui, bahkan kandungan kalsium dan lemaknya pun termasuk tinggi. Meski bagus untuk anak-anak, susu sapi jugalah yang menjadi makanan penyebab alergi utama pada anak-anak. Tak hanya saluran cerna saja yang akan diserang, tapi juga bagian kulit anak.

Khusus untuk dermatitis atau gangguan kulit, biasanya ini akan timbul sebagai salah satu reaksi alergi lambat. Gejala demikian akan mulai nampak justru setelah lewat 20 jam dari waktu anak minum susu, terutama bayi. Bila anak mulai tak nyaman karena mata dan hidungnya gatal, mata pun memerah, langsung bawa ke dokter anak untuk penanganan yang tepat dan cepat.

(Baca juga: bahaya makanan laut)

7. Kepiting

Satu lagi makanan laut yang sebaiknya diwaspadai, apalagi yang sangat rentan dan memang gampang alergi. Gejala awal memang beragam, namun gejala seperti mulut yang terasa gatal-gatal adalah yang paling umum. Alergi kulit tersebut akan muncul hanya selang beberapa jam setelah Anda menikmati makanan dengan bahan utama kepiting. Setelah itu bisa-bisa dilanjut dengan gejala nyeri perut, mual, muntah dan diare.

8. Tepung Terigu

Tepung terigu ini sama dengan gluten karena memang glutenlah yang terkandung di dalamnya. Biasanya, semakin tingginya kadar gluten, maka kadar protein yang ada pada tepung terigu juga makin tinggi. Tepung terigu ini biasanya digunakan untuk membuat roti, maka bagi para pecinta roti hendaknya berhati-hati karena gluten ada di dalamnya.

Adanya intoleransi gluten terkadang dapat menjadi bahaya cukup besar bagi sebagian orang karena mampu membuat reaksi alergi timbul. Alergi yang ditimbulkan sebenarnya tergolong sederhana, seperti misalnya ruam di kulit, gatal, serta mata yang mengeluarkan air. Namun ini bisa berubah menjadi buruk ketika dilanjutkan dengan gejala diare, batuk dan bahkan pilek.

Gejala-gejala tersebut umumnya bakal terjadi tidak lama setelah mengonsumsi atau sekadar menghirup gluten. Tentu cara terbaik untuk menghentikan alergi kulit yang muncul adalah dengan menghentikan konsumsi roti bertepung terigu atau bergluten. Jauhilah segala makanan penyebab alergi kulit yang berkandungan gluten demi kesehatan dan keamanan kulit.

(Baca juga: pantangan diabetes)

9. Ikan

Segala ikan laut kebanyakan akan menimbulkan reaksi alergi kulit bagi yang tidak tahan terhadap alergen ini. Walaupun nikmat saat dikonsumsi, alergi dapat datang beberapa jam setelahnya. Ikan yang termasuk cukup membahayakan kulit kita adalah ikan tuna dan ikan salmon.

Ikan laut memang merupakan makanan yang mengandung omega-3 yang amat tinggi, namun mereka pun dapat menjadi alergen terkuat. Bahkan reaksi alergi yang dikeluarkan oleh beberapa orang bisa saja mengancam jiwa. Terlepas dari kandungan omega-3 dan vitamin mineral lainnya, alergi kulit terhadap ikan pada umumnya bakal seumur hidup. Otomatis ini artinya tidak bisa disembuhkan.

10. Kacang Pohon

Kacang-kacangan memang cukup berbahaya dan rata-rata selalu menyebabkan alergi kulit, tak terkecuali dengan kacang pohon. Mungkin banyak dari kita tak begitu tahu apa itu kacang pohon dan bagaimana ini bisa menjadi ancaman. Biasanya anak-anaklah yang mengalami alergi kulit akibat kacang pohon ini.

Orang dewasa juga ada yang gampang terkena alergi kulit gara-gara mengonsumsi makanan ini, tapi hanya sedikit. Jenis-jenis kacang yang perlu diwaspadai di sini adalah:

  • Kacang macadamia
  • Kemiri
  • Kacang mede
  • Walnut atau kacang kenari
  • Kacang almond
  • Kacang Brasil.

Semua jenis kacang itu sangat umum dan bahkan banyak dari kita pasti gemar mengonsumsinya sebagai cemilan atau campuran makanan. Namun sayangnya memang kacang-kacang tersebut tak berefek baik bagi sebagian orang. (Baca juga: makanan yang rendah purin)

11. Sayuran

Tak banyak orang yang mengira bahwa sayuran pun dapat menjadi alergen, apalagi menjadi pemicu alergi kulit. Ada jenis-jenis sayuran tertentu yang tetap mampu membuat permukaan kulit muncul ruam kemerahan. Tak hanya alergi kulit, bahkan pencernaan dan lambung juga dapat terancam. Inilah daftar jenis sayuran yang bisa timbul karena alergi.

  • Wortel
  • Kentang
  • Bawang putih
  • Bawang merah
  • Kubis
  • Labu
  • Kembang kol

Meski demikian, kasus alergi kulit karena makan sayur memang cukup jarang. Justru makanan-makanan yang telah disebutkan di atas sebelumnyalah yang menjadi penyebab paling umum.

12. Buah

Sama halnya dengan sayuran, buah pun kaya akan serat, mineral, hingga beragam vitamin, lalu mana mungkin bisa menyebabkan alergi kulit? Ada buah-buah tertentu dan juga orang-orang tertentu yang akan mengalami reaksi alergi. Buah-buah tertentu di bawah ini dapat menyebabkan alergi atopik atau eksim atopik yang cukup mengganggu.

  • Anggur
  • Lemon
  • Stroberi
  • Jeruk

Bila selalu timbul adanya alergi kulit setiap mengonsumsi sejumlah makanan tersebut, cari segera pengobatannya. Atau segera periksakan ke dokter agar penanganan yang didapat lebih tepat. Anda juga dapat melakukan metode diagnosa lebih dulu demi memastikan apakah yang Anda derita memang alergi kulit akibat makanan.

(Baca juga: obat alergi gatal)

Pengobatan Alergi Kulit oleh Makanan

Alergi kulit yang disebabkan oleh makanan memang tak akan dapat sembuh total. Bahkan kalaupun  Anda ke dokter, pengobatan yang diberikan adalah hanya untuk membuat reaksi alergi mereda saja. Pengobatan di bawah ini pun dapat menjadi referensi Anda apabila sudah tak nyaman lagi dengan alergi yang muncul.

  • Menghindari makanan alergen. Tentu langkah paling penting dalam mengobati alergi kulit akibat makanan tertentu adalah menjauhi makanan tersebut. Sekalipun Anda menggemarinya, cukup sulit juga untuk menghindari efek alerginya. Ini karena efek reaksi alergi pada kulit bakal muncul dalam hitungan jam saja, jadi sebaiknya tidak mengonsumsinya lagi supaya gejala tak muncul.
  • Garam dan minyak goreng. Bagi yang bingung mengatasi ruam dan gatal pada kulit yang tak kunjung pudar. Reaksi alergi kulit semacam ini bisa coba disembuhkan dengan minyak goreng dan garam. Ramuan ini termasuk efektif, hanya dengan mencampurkan minyak goreng bersama sedikit garam. Lalu oles ramuan ke kulit yang beruam dan gatal tersebut. Namun cara ini bukanlah untuk menyembuhkan alergi secara total, melainkan hanya gatal-gatalnya saja.
  • Jahe. Selain menjadi obat batuk efektif, jahe sebanyak 15 gram ditambah dengan cuka beras putih 30 cc dan gula merah sedikit bisa direbus untuk obat alergi kulit. Setelah merebusnya dengan 400 cc air dan sudah sampai tinggal setengahnya, saringlah dulu. Baru setelah itu Anda dapat meminumnya. Konsumsi setiap hari hasilnya akan jauh lebih baik dan gatal serta ruam bakal menghilang dengan cepat.

(Baca juga: cara mengatasi alergi obat)

Itulah sejumlah informasi terkait makanan penyebab alergi kulit dan juga cara mengobatinya. Satu-satunya paling ampuh agar ruam dan gatal tak muncul lagi adalah dengan menjauhi makanan alergen.

, ,
Post Date: Thursday 14th, July 2016 / 17:32 Oleh :
Kategori : Alergi