75 Makanan yang Mengandung Antioksidan Tinggi dan Manfaatnya

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Bahan antioksidan menjadi salah satu bahan yang paling sering disebutkan oleh berbagai pakar kesehatan. Antioksidan merupakan salah satu jenis zat alami yang bisa mengurangi, menghentikan dan mencegah berbagai kerusakan sel dalam tubuh yang disebabkan oleh pengaruh radikal bebas. Tubuh kita selalu membutuhkan antioksidan untuk menjaga kestabilan radikal bebas sehingga bisa melindungi sel tubuh agar tetap sehat. Kemampuan bahan antioksidan bahkan bisa melindungi dan juga merekontruksi kerusakan yang disebabkan oleh proses oksidasi dalam sel.

Berikut ini adalah jenis-jenis makanan yang kaya dengan bahan antioksidan sesuai dengan kelompoknya.

  1. Daun Bawang

Daun bawang mengandung bahan antioksidan yang bernama sulfur allium. Daun bawang bisa digunakan untuk membuat campuran berbagai masakan maupun sup. Rasanya sangat kuat dan hampir sama seperti bawang putih atau bawang merah. Untuk mendapatkan manfaat terbaik dari kandungan sulfur allium maka jangan memasak terlalu lama atau lebih baik memakannya saat masih mentah. Tapi pastikan Anda memilih jenis daun bawang organik.

Manfaat

  • Penuh dengan zat mangan, vitamin C dan B6, folat dan zat besi yang bisa menurunkan kadar gula darah.
  • Menurunkan kolesterol buruk dan meningkatkan kolesterol baik (HDL) (Baca : Akibat kekurangan HDL)
  • Rendah kalori dan menurunkan tekanan darah.
  1. Bawang Putih

Bawang putih juga mengandung sulfur allium sebagai bahan antioksidan yang sangat penting untuk tubuh. Selain itu dalam bawang putih juga ditemukan zat lain seperti mangan, vitamin B6, vitamin C, selenium dan serat. Bawang putih bisa dimakan mentah atau digunakan sebagai bumbu masakan agar aromanya semakin kuat.

Manfaat

  • Kandungan alisin dalam bawang bisa mencegah berbagai jenis penyakit jantung.
  • Menurunkan tekanan darah bagi penderita penyakit tekanan darah tinggi.
  • Menurunkan tingkat homosistein sehingga mencegah kerusakan pembuluh darah.
  1. Terong

Terong mengandung bahan antosianin yang bertindak sebagai bahan antioksidan dalam tubuh. Hampir semua jenis terong memiliki kadar antosianin yang tidak akan rusak ketika dimasak. Terong biasanya memang tidak terlalu disukai karena rasa yang lunak dan sedikit getar. Tapi terong mengandung semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Manfaat

  • Mengandung bahan antosianin yang bisa meningkatkan sirkulasi darah.
  • Kandungan serat membuat pencernaan lebih sehat, perlindungan terhadap kanker usus dan berbagai masalah kesehatab akibat kurang serat.
  • Menurunkan kolesterol dan memelihara kesehatan jantung dengan kandungan bioflavonoid.
  1. Anggur Merah

Buah anggur merah mengandung bahan antioksidan berupa katekin, flavonoid dan antosianin. Anggur adalah buah yang sangat populer dan mengandung sumber nutrisi yang sangat lengkap seperti kalium, kalsium, magnesium, fosfor, zat besi dan selenium. Buah ini juga rendah kalori sehingga bisa menjadi buah pendamping untuk diet. (baca juga : buah-buahan untuk diet)

Manfaat

  • Kandungan flavonoid menangkal radikal bebas dan melawan penuaan dini.
  • Menurunkan resiko penyakit asma karena bisa memberikan kekuatan untuk sistem hidrasi pada paru-paru.
  • Sumber mineral yang lengkap untuk memelihara kesehatan tulang dan kekuatan tulang untuk usia lanjut.
  1. Labu

Labu kuning mengandung sebuah bahan antioksidan yang bernama beta karoten. Daging labu memiliki tekstur yang lembut setelah dimasak sebentar. Anda bisa memanfaatkan labu untuk dimasak menjadi kue, agar-agar, atau jenis masakan lain. Labu bisa menjadi makanan untuk orang yang sedang diet karena kandungan kalori yang rendah.

Manfaat

  • Mengandung vitamin A yang bisa bekerja sebagai bahan antioksidan dan berfungsi untuk mencegah kerusakan kulit. (baca juga : daftar buah mengandung vitamin A tinggi)
  • Mengandung zeaxantin yang berfungsi sebagai antioksidan untuk mencegah kerusakan karena paparan sinar matahari.
  • Kandungan serat yang sangat tinggi untuk menurunkan berat badan dan memelihara pencernaan.
  1. Mangga

Buah mangga yang manis dan sedikit asam mengandung bahan beta karoten yang bertindak sebagai antioksidan di dalam tubuh. Mangga memiliki rasa yang sangat manis dan sedikit berair. Ada berbagai jenis mangga yang bisa dijumpai pada musim tertentu.

Manfaat

  • Kandungan senyawa antioksidan sangat baik untuk mencegah kanker (kanker payudara, kanker usus besar, kanker prostat dan leukimia)
  • Mengandung serat, vitamin C dan pektin dalam jumlah tinggi yang bisa menurunkan kolesterol.
  • Mengandung beta karoten yang sangat baik untuk melindungi berbagai jenis penyakit mata.
  1. Aprikot

isolated-apricot

Aprikot adalah buah manis yang mengandung banyak zat beta karoten sebagai bahan antioksidan. Aprikot memiliki warna oranye dan kuning keemasan jika terkena sinar matahari. Ini adalah buah asli dari Perancis, Spanyol, Iran, Turki dan China. Di Indonesia Anda bisa mendapatkan aprikot sebagai buah kering atau buah kaleng.

Manfaat

  • Mengandung kalori yang rendah sehingga sangat baik untuk menurunkan berat badan, menurunkan kolesterol dan perlindungan terhadap kanker.
  • Kandungan beta karoten yang snagat tinggi (hingga 64% dalam 100 gram) untuk mendukung mata yang sehat dan perlindungan terhadap kanker paru-paru dan rongga mulut.
  • Kandungan vitamin C yang bisa bermanfaat sebagai bahan antioksidan untuk mencegah infeksi dan menangkal radikal bebas.
  1. Wortel

Anda bisa menemukan bahan antioksidan dalam wortel seperti zat beta karoten yang cukup tinggi. Wortel memiliki rasa yang manis dan renyah. Anda bisa makan wortel secara langsung atau mencampurnya dengan masakan lain. Wortel sayuran yang bisa ditemukan kapan saja dan harga yang terjangkau.

Manfaat

  • Mengandung beta karoten dan vitamin A yang tinggi untuk mendukung sistem kesehatan mata dan perlindungan terhadap kanker paru-paru.
  • Kandungan beta karoten yang bisa dirubah menjadi vitamin A oleh hati sangat baik untuk melindungi tubuh dari radikal bebas, perlindungan terhadap sistem reproduksi dan menjaga perkembangan sel sperma dan sel telur.
  • Mengandung poli acetilen berupa falcarinol yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan sel kanker.
  1. Bayam

Bayam sayuran hijau dengan rasa yang sangat menyegarkan. Anda tidak perlu memasak lama untuk mendapatkan khasiat bahan antioksidan. Bayam segar yang baru dipetik mengandung berbagai nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Tapi tidak disarankan untuk menyimpan bayam karena bisa menyebabkan racun.

Manfaat

  • Mengandung kalori yang sangat rendah sehingga sangat baik untuk menurunkan kolesterol dan berat badan.
  • Mengandung zat besi yang tinggi sangat baik untuk mendukung produksi sel darah merah dan metabolisme sel tubuh. (baca juga : makanan yang mengandung zat besi super tinggi)
  • Mengandung bahan antioksidan tinggi seperti vitamin A, flavonoid, vitamin C, lutein dan beta karoten yang sangat baik untuk perlindungan tubuh dari penyakit akibat oksidasi seperti penyakit jantung dan kanker.
  1. Peterseli

parsley-more-than-just-a-simple-spice1

Peterseli tidak hanya dianggap sebagai bahan penghias makanan tapi juga daun herbal dan makanan yang lezat. Daun peterseli memiliki warna hijau yang menyegarkan, harum dan bermanfaat untuk mencegah berbagai jenis penyakit. Rasa daun peterseli tidak terlalu kuat namun sangat menyegarkan seperti rasa daun ketumbar.

Manfaat

  • Mengandung serat yang berfungsi untuk menurunkan kolesterol dan mencegah semua radikal bebas.
  • Mengandung bahan flavonoid seperti apiin, crisoeriol, luteolin dan apigenin yang menjadi antioksidan di dalam tubuh sehingga sangat baik untuk mencegah kanker dan penyakit jantung.
  • Kandungan berbagai mineral seperti kalsium, kalium, besi, magnesium dan mangan yang berfungsi untuk mendukung kerja detak jantung produksi sel darah merah.
  1. Teh Hijau

Teh hijau menjadi salah satu minuman yang terkenal dengan kandungan bahan antioksidan tinggi. Ini adalah jenis teh yang banyak dikonsumsi di Jepang dan China. Teh hijau memiliki rasa yang lebih pahit dibandingkan dengan jenis teh merah biasa. Bahan antioksidan yang bisa ditemukan seperti katekin dan flavonoid dalam jumlah yang tinggi.

Manfaat

  • Mengandung zat polifenol yang bisa membantu menurunkan berat badan.
  • Menstabilkan kadar gula dalam tubuh serta mencegah kenaikan kadar gula dalam waktu cepat.
  • Kandungan bahan antioksidan dalam teh hijau sangat baik untuk mencegah penyakit jantung, kerusakan arteri dan perlindungan pembekuan darah.
  1. Paprika Merah

1311643567_ce732f7e2c

Paprika merah memiliki rasa yang sedikit lebih tajam, daging yang tebal dan rasa yang lebih renyah. Paprika bisa digunakan sebagai bahan campuran masakan. Kandungan kalori yang rendah serta tidak mengandung lemak aman dikonsumsi oleh siapa saja. Paprika bisa bertahan lama setelah dipetik dan tetap bisa digunakan jika masih segar.

Manfaat

  • Mengandung alkaloid yang berperan untuk memerangi bakteri, mencegah kanker, menurunkan kadar gula darah serta melawan rasa sakit.
  • Mengandung vitamin C tinggi sebagai bahan antioksidan yang bisa membuat pembuluh darah menjadi lebih sehat, kulit yang elastis dan perlindungan terhadap berbagai jenis penyakit kulit.
  • Kandungan vitamin A, beta karoten, lutein, criptoxantin dan zea xantin yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari radikal bebas dan penyakit karena stress.
  1. Apel

Apel buah yang sangat menyegarkan dengan rasa yang manis dan sedikit asam. Ada berbagai jenis apel yang bisa ditemukan sepanjang musim. Makan setidaknya satu buah apel perhari bisa membuat badan Anda jauh lebih sehat. Hal ini disebabkan karena apel mengandung serat, rendah kalori, mineral, bahan antioksidan dan senyawa kimia alami yang bisa mencegah berbagai penyakit.

Manfaat

  • Kandungan serat yang tinggi bisa menurunkan kolesterol dan membantu tubuh menyimpan kadar kolesterol yang baik.
  • Mengandung asam ursorat yang bisa menurunkan resiko obesitas dan meningkatkan proses pembakaran kalori dalam tubuh.
  • Kandungan bahan quercetin yang bisa menurunkan resiko kanker, meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mendukung sistem kesehatan jantung.
  1. Sayuran Persilangan (Brokoli, Kubis, Kembang Kol)

Semua jenis sayuran persilangan seperti brokoli, kubis dan kembang kol sangat baik sebagai sumber antioksidan alami untuk tubuh. sayuran ini mengandung senyawa glukosinates yang bermanfaat untuk mencegah kanker dan menurunkan resiko serangan kanker. Glukosinates bisa mencegah kanker dengan menyebarkan senyawa efek anti karsinogen penyebab kanker. Makan setidaknya satu piring berisi sayuran persilangan ini akan menurunkan resiko kanker.

Manfaat

  • Mengandung vitamin C yang bisa menjadi sumber antioksidan, bermanfaat untuk memelihara elastisitas kulit, menjaga sistem pembuluh darah dan mengurangi resiko kerapuhan tulang.
  • Mengandung vitamin dan nutrisi yang sangat lengkap seperti vitamin K, protein, niasin, tiamin, riboflavin, fosfor, serat, folat, mangan dan kalium yang sangat baik untuk mendukung sistem kekebalan tubuh.
  1. Tomat

Tomat bisa dikatakan sebagai buah yang sangat menyegarkan dan juga sering digunakan sebagai campuran sayur. Tomat memiliki warna yang sangat cerah, kandungan air dan jeli yang melimpah serta rasa manis. Tomat dikenal sebagai makanan super untuk mencegah kanker dan penyakit jantung.

Manfaat:

  • Mengandung bahan antioksidan seperti likopen yang bermanfaat untuk memerangi kanker seperti kanker prostat, kanker serviks, kanker lambung dan kanker esophagus.
  • Mengandung vitamin C, kalium, vitamin A dan zat besi yang penting untuk mendukung sistem saraf yang sehat dan mengontrol sistem pendarahan dalam tubuh.
  • Kandungan likopen dalam tomat juga sangat baik untuk melindungi fungsi hati dan menurunkan kolesterol.

Selain 15 makanan sumber antioksidan tersebut, ada juga sumber lainnya yang tidak kalah banyak :

[one_third]

  1. Strawberry
  2. Teh hijau
  3. Coklat
  4. Sorgum
  5. Whey Protein
  6. Gandum utuh
  7. Jahe
  8. Temulawak
  9. Bawang Merah
  10. Wijen
  11. Kentang
  12. Seledri
  13. Jeruk mandarin
  14. Jeruk nipis
  15. Melon
  16. Pir
  17. Belimbing wuluh
  18. Belimbing besi
  19. Pisang
  20. Timun Suri

[/one_third]

[one_third]

  1. Biji bunga matahari
  2. Rebung
  3. Buah bit
  4. Ubi jalar
  5. Ubi cilembu
  6. Ubi ungu
  7. Talas
  8. Sawi
  9. Seledri
  10. Asparagus
  11. Daun ubi
  12. Pare
  13. Markisa
  14. Terong belanda
  15. Buah naga
  16. Daun sirsak
  17. Cabai
  18. Daun Belalai gajah
  19. Bawang lanang
  20. Umbi-umbian

[/one_third][one_third_last]

  1. Kiwi
  2. Kurma
  3. Tomat cerry
  4. Jambu Biji
  5. Jambu air
  6. Pepaya
  7. Air kelapa
  8. Buah mengkudu
  9. Manggis
  10. Apel
  11. Daun afrika
  12. Daun mengkudu
  13. Bunga pepaya
  14. Delima
  15. Sawo
  16. Bunga melati
  17. Cranberry
  18. Kedelai
  19. Kacang hijau
  20. Kacang tanah

[/one_third_last]

Mengapa Tubuh Memerlukan Bahan Antioksidan?

Berbagai jenis sel yang ada di dalam tubuh kita akan mengalami paparan oksigen seumur hidup. Sementara oksigen sangat diperlukan untuk mengalirkan semua sari makanan dan darah untuk semua organ tubuh. Paparan oksigen yang terjadi pada sel akan menyebabkan proses oksidasi yang kemudian menghasilkan radikal bebas.

Radikal bebas kemudian akan menyebabkan reaksi terus menerus dalam tubuh yang kemudian merusak DNA, bagian sel tubuh serta berbagai zat kimia penting dalam tubuh. Sel yang tidak dapat pulih kemudian akan rusak yang kemudian memicu penyakit seperti kanker, penyakit jantung dan diabetes. Radikal bebas juga bisa disebabkan dari paparan sinar matahari, alkohol, polusi udara, asap rokok dan berbagai bahan pengawet makanan.

Keuntungan Mengkonsumsi Makanan Tinggi Antioksidan

  • Mencegah penyakit jantung seperti jenis antioksidan yang ditemukan dalam teh yaitu senyawa polifenol.
  • Menghambat pertumbuhan enzim yang bisa melindungi sistem syaraf yang bisa menurukan resiko penyakit tertentu seperti autis, Alzheimer, skizofrenia dan depresi.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga bisa mencegah semua jenis penyakit karena infeksi, peradangan dan kanker. Antioksidan ini berupa vitamin seperti vitamin A, C, E serta polifenol.
  • Mencegah penuaan dini, meningkatkan fungsi memori dan menjaga sistem kerja sel otak seperti yang ditemukan dalam makanan yang mengandung vitamin C dan E.

Ternyata antioksidan tidak hanya melindungi tubuh dari berbagai penyakit tapi juga bisa menyehatkan tubuh. Antioksidan terbaik untuk tubuh adalah antioksidan alami yang terdapat pada sayuran, buah, biji-bijian dan kacang-kacangan. Jadi Anda bisa menjaga kesehatan dengan mengkonsumsi makanan tersebut.

fbWhatsappTwitterLinkedIn