14 Makanan Penurun Albumin Terefektif

Albumin atau disebut juga mikroalbumin adalah protein mikro yang diproduksi dalam organ hati. Protein albumin termasuk protein yang penting bagi kesehatan tubuh, namun jika kadarnya melebihi takaran normal dapat menjadi awal risiko penyakit jantung yang bermula dari kerusakan ginjal.

Kandungan albumin dengan jumlah 30 hingga 300 mg sudah berbahaya bagi tubuh, karena menandakan bahwa ginjal tidak bisa menyaring protein dengan baik. Dengan demikian, sangat penting menjaga kadar albumin yang ada dalam tubuh.

Albumin dalam tubuh manusia diproduksi oleh organ hati dalam bentuk proalbumin. Keseimbangan kadar albumin dalam tubuh  dibutuhkan guna menjaga cairan dalam darah agar tidak bocor menuju jaringan tubuh yang lain. Dalam plasma, albumin merupakan protein dengan jumlah terbanyak yaitu sekitar 60%, terdapat manfaat yang besar dalam pembentukan albumin ini diantaranya adalah sebagai berikut.

(Baca Juga: Ciri Ciri Ginjal Tidak Sehat, Minuman Penurun Gula Darah)

  • Pembentukan jaringan sel yang baru.
  • Menekan osmotik pada kapiler sehingga volume darah stabil karena air dalam plasma selalu terjaga
  • Membantu metabolisme
  • Mengatur kinerja ginjal
  • Mengusung tiroid dan hormon lainnya yang bisa larut dalam lemak

Kadar albumin yang rendah dalam tubuh manusia dapat berakibat tidak baik untuk kesehatan. Biasanya kadar albumin yang rendah disebabkan oleh beberapa faktor seperti malabsorbsi, kurang penyerapan nutrisi, luka bakar, kelainan ginjal dan penyakit kronis.

Namun, albumin yang tinggi juga dapat menjadi masalah baru seperti gangguan ginjal, infeksi kemih, penyumbatan aliran darah, gangguan hati, kelainan urin (berbusa), batu ginjal dan penyakit mengerikan lainnya. Oleh sebab itu, kadar albumin dalam tubuh harus terjaga dengan stabil.

Beberapa cara dapat dilakukan untuk menjaga kadar albumin tetap stabil diantaranya adalah penerapan pola hidup yang sehat serta mengonsumsi jenis nutrisi yang dibutuhkan. Berikut ini adalah sebagian dari jenis makanan yang dapat dikonsumsi guna mengurangi kadar albumin yang tinggi dalam tubuh anda sekaligus menjaganya agar tetap stabil. Simak ya!

(baca juga: Minuman Penambah Stamina, Radang Sendi Jari Tangan)

1. Gandum

Gandum adalah tanaman yang mempu menurunkan kadar albumin anda. Mengonsumsi gandum secara rutin dan tidak berlebihan akan menjaga kadar albumin dalam tubuh anda tetap stabil. Beberapa jenis bahan makanan yang terbuat dari gandum seperti sereal, oatmeal, bubur gandunm, roti gandum atau tepung gandum baik dikonsumsi untuk menurunkan albumin.

2. Tahu

Tahu adalah makanan khas yang hampir setiap saat dapat kita jumpai, khususnya di Indonesia. Tahu merupakan sumber vitamin dan protein alami dengan kadar yang seimbang sehingga cocok untuk menjadi makanan favorit anda setiap hari untuk membantu menjaga keseimbangan albumin. Jenis makanan lainnya yang berasal dari kedelai seperti tempe juga dapat menggantikan peran tahu dengan catatan dikonsumsi tanpa menggunakan minyak berlebih.

3. Kecambah

Kecambah seringkali menjadi pilihan bagi anda yang ingin sayuran sehat dengan protein seimbang. Kecambah dapat diolah dengan bahan apa saja dan mudah untuk dimasak. Cara pematangan kecambah yang baik adalah menyiramnya dengan air mendidih selama beberapa saat saja atau setengah matang, sehingga proteinnya tetap terjaga.

Artikel Terkait: Efek Samping Pil KB, Cara Cepat Menurunkan Tekanan Darah

4. Kacang Kacangan

Kacang adalah sumber protein yang dikenal cukup tinggi. Sesekali mengonsumsinya dengan tetap menjaga agar tidak berlebihan adalah cara untuk membantu keseimbangan albumin anda. Tak semua jenis kacang direkomendasikan untuk menurunkan albumin, untuk itulah, kenali jenis kacang yang baik dikonsumsi supaya kadar albumin turun alami, seperti:

  • Kacang panjang
  • Buncis
  • Kacang tanah yang direbus.

Justru bagi penderita albumin yang berkadar tinggi, hendaknya kurangi konsumsi kacang yang dimasak dengan menggunakan minyak. Ketika kacang yang dimasak dengan minyak dikonsumsi, ini malah akan mengurangi manfaat dari protein yang ada di dalamnya.


5. Bayam

Bayam adalah jenis sayuran hijau dengan kandungan antioksidan tinggi. Mengonsumsi bayam dengan takaran yang pas akan membantu menjaga kestabilan albumin dalam tubuh anda sehingga metabolisme berjalan dengan baik. Cara memasak yang tepat adalah hanya boleh dikonsumsi tidak lebih dari 8 jam setelah matang. Hal ini disebabkan beberapa senyawa racun yang bisa terbentuk dari bayam yang dibiarkan terlalu lama.

Baca Juga:

6. Seledri

Seledri saat ini termasuk jenis sayur yang banyak mengalami inovasi mulai dari digunakan sebagai campuran tumis hingga dicampur dalam bentuk jus dengan buah lainnya. Selain baik dan ampuh dalam menurunkan tekanan darah tinggi, ada manfaat-manfaat lain yang coba ditawarkan oleh seledri ini. Seledri mengandung antioksidan tinggi yang dapat menangkal efek buruk albumin yang terlalu tinggi dalam tubuh anda.

(baca: Efek Samping Pare, Obat Herbal Parkinson)

7. Minyak Zaitun

Menggunakan minyak zaitun dalam masakan dapat menjadi alternatif bagi anda yang ingin mengurangi kadar albumin. Minyak kelapa seperti yang tersedia dipasaran memang sudah tergolong baik dikonsumsi dengan catatan tidak boleh lebih dari dua kali pemakaian untuk jenis gorengan yang berbeda.

8. Daging Tanpa Lemak

Daging khas dalam yang berasal dari hewan berkaki empat mengandung berbagai vitamin yang baik bagi tubuh walau memang termasuk makanan yang mengandung kolesterol tinggi juga. Mengonsumsi daging tanpa lemak termasuk cara untuk menurunkan kadar albumin dalam tubuh.

Lemak merupakan sumber awal dari penyakit jantung yang mungkin akan terjadi jika anda memiliki kadar albumin tinggi. Cara mengonsumsi daging merah yang baik adalah dengan merebus atau menggoreng menggunakan minyak yang sedikit saja untuk menjaga protein di dalam daging tetap utuh.

9. Ikan

Ikan laut atau air tawar mengandung protein yang baik dan seimbang. Beberapa jenis ikan seperti di bawah ini sangat terekomendasi untuk Anda konsumsi:

  • Tuna
  • Kakap
  • Nila

Masih ada ikan lain sejenisnya yang merupakan makanan yang tepat bagi anda yang ingin menurunkan kadar albumin dalam tubuh. Yang harus diingat adalah cara konsumsi ikan-ikan tersebut adalah dengan memasaknya hingga matang, hindari konsumsi ikan setengah matang karena justru dapat meningkatkan risiko kerusakan ginjal.


10. Telur

Telur hampir selalu ada dalam setiap menu keseharian bukan? Telur memang adalah makanan yang mengandung protein tinggi dan merupakan bahan yang paling mudah diperoleh dan cepat untuk disajikan, sehingga anda bisa dengan mudah mendapatkan manfaat protein dari telur tersebut. Telur mengandung omega yang mampu merangsang perkembangan otak serta membantu menurunkan kadar albumin yang berlebihan.

Artikel Terkait : Cara Mencegah Kurap di Kepala, Efek Samping Sering Minum Obat

Tips Menurunkan Kadar Albumin

Menurunkan albumin memang tidaklah mudah. Beberapa tipe makanan diatas dapat berhasil menurunkan kadar albumin anda dengan catatan diimbangi dengan pola hidup yang sehat. Berikut ini akan diuraikan kebiasaan-kebiasaan yang bisa anda lakukan untuk mengimbangi konsumsi makanan diatas sebagai langkah untuk menurunkan albumin dan menjaga metabolisme tubuh anda.

  • Menghindari konsumsi alkohol. Fungsi ginjal yang sedang mengalami gangguan karena kadar albumin yang tinggi sudah tidak bisa menyaring etanol dalam alkohol. Hal tersebut bisa berakibat meningkatnya albumin dalam jangka panjang. Mengganti alkohol dengan minuman sehat lainnya seperti teh atau jus buah merupakan pilihan yang tepat.
  • Menurunkan tensi darah. Tekanan darah yang tinggi merupakan pemicu tingginya kadar albumin. Dengan tensi darah yang kurang dari 130/80 mmHg dinilai normal dan mengurangi risiko tingginya albumin.
  • Berhenti merokok adalah cara terbaik untuk hidup sehat karena ada banyak bahaya merokok bagi kesehatan. Hal tersebut juga sangat berlaku untuk menurunkan kadar albumin anda. Merokok dapat meningkatkan tensi darah hingga 2 kali lipat dari sebelumnya. Hal tersebut disebabkan kandungan nikotin dalam rokok yang dapat meningkatkan tensi darah hingga 10 mmHg.
  • Memantau kadar glukosa dalam darah adalah cara berikutnya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kadar albumin. Glukosa yang normal berada diantara 70 – 100 mg/dl.
  • Minum air putih juga salah satu cara untuk menurunkan kadar albumin anda. Kondisi dehidrasi adalah faktor yang memicu kadar albumin anda menjadi tinggi.
  • Menetralkan emosi dan menjaga pola pikir juga merupakan cara khusus untuk menekan albumin.

(baca juga: Kleptomania, Efek Samping Operasi Amandel )

Dengan rajin melakukan pola hidup sehat seperti diatas dan diimbangi mengonsumsi tipe makanan penurun albumin, metabolisme tubuh akan terjaga dalam kondisi stabil sehingga anda bisa beraktifitas secara normal tanpa cemas terhadap penyakit ginjal atau jenis-jenis penyakit jantung. Demikian artikel informatif mengenai makanan penurun albumin, semoga bermanfaat bagi anda!

, , ,
Post Date: Monday 03rd, April 2017 / 19:27 Oleh :
Kategori : Makanan Sehat