Sponsors Link
     Sponsors Link

15 Bahaya Cabai Bagi Kesehatan

ads

Bahaya cabai dapat muncul ketika seseorang menyantapnya dalam jumlah yang berlebihan sehingga mengakibatkan keluhan kesehatan yang mengganggu aktivitas. Cabai merupakan pelengkap bumbu masakan yang kaya manfaat. Selain dapat meningkatkan ciytarasa sebuah masakan ternyata cabai dapat menyehatkan sirkualsi darah, Meningkatkan nafsu makan, Mempermudah seseorang untuk tidur lelap dengan cepat dan lain lain.

Bahaya cabai
Dampak terburuk dari Cabai adalah dapat berubah menjadi petaka bagi kesehatan tubuh jika anda mengkonsumsinya secara berlebihan, Diantaranya:

1. Asam lambung meningkat
Mengkonsumsi cabai terlalu banyak dapat mencederai atau mengiritasi dinding lambung yang memicu meningkatnya asam lambung secara cepat sehingga menimbulkan jaringan perut terasa sangat nyeri yang datang timbul tenggelam.

2. Maag akut /Diare
Bahaya cabai tidak bias dipisahkan dengan yang namanya karakter cabai yang memiliki efek panas . Efek panasnya dapat membuat lambung menjadi luka, Terkikis, Berlubang dan timbul peradangan secara bertahap yang dapat menyebabkan munculnya rasa mual, Nyeri, Melilit, Perut kembung dan berpotensi menyebabkan diare.

3. Insomnia
Terlalu banyak makan cabai menyebabkan munculnya bahaya cabai yang paling sering dialami manusia didunia yaitu seseorang kesulitan tidur di malam hari. Efek panas pada cabai mampu mengendalikan kondisi otak untuk tetap terjaga dan aktif berfikir, Akibatnya jika terus menerus terjadi maka penyakit insomnia tak dapat dihindari.
(Baca juga: Dampak insomnia bagi kesehatan)

4. Kehilangan nafsu makan/Kurus
Anak anak rentan terserang kehilangan nafsu makan jika dibiasakan mengkonsumsi cabai terlalu banyak, Karena cabai dapat menyebabkan berkurangnya minat anak anak untuk mencoba rasa dari menu makanan lain yang memiliki citarasa lebih segar atau manis. Keadaan ini jika terus berlanjut maka tubuhnya akan semakin kurus dan kecil.

5. Refluks asam lambung
Menyantap makanan yang memiliki rasa pedas karena kebanyakan cabai dapat menstimulasi isi lambung menjadi keluar dan mengalir kearah kerongkongan yang menyebabkan rasa panas seperti terbakar pada saluran kerongkongan. Kondisi itu dapat merangsang munculnya bahaya cabai yang umum terjadi yaitu adanya iritasi dan radang di area kerongkongan.

Sponsors Link

6. Sakit kepala
Zat alkaloid dan senyawa capsaicin pada cabe dapat menyebabkan tersendatnya aliran darah dan pembuluh menuju kepala, Akibatnya akan muncul sakit kepala dan rasa pegal serta nyeri seperti ada yang menekan dibagian belakang leher. Salah satu bahaya cabe yang terbukti paling sering menyerang kaum wanita adalah sakit kepala jenis migrain.
(Baca juga: Jenis sakit kepala)

7. Gangguan rongga mulut
Makan cabe secara berlebihan dapat memunculkan bahaya cabe yang cukup meresahkan yaitu merusak mukosa pada bagian rongga mulut termasuk bibir, Langit langit mulut, Gusi membengkak akibatnya bisa memicu munculnya sariawan atau luka nyeri yang mengakibatkan seseorang menjadi tidak nafsu makan.

8. Gangguan pada hati dan usus besar
Zat aflatoksin pada cabe mampu merusak dinding hati dan usus besar jika cabe dikonsumsi secara sembarangan atau berlebihan. Bahaya cabe leboh bnyak terletak pada rasa panas yang bersifat menggerus yang dapat mudah menembus dinding hati dan usus besar sehingga menyebabkan seseorang terserang kesulitan buang air besar.

sponsored links

9. Wajah mudah berjerawat
Zat alkaloid dan capsaicin pada cabe dapat meningkatkan produksi minyak pada pori pori wajah sehingga wajah mudah menyerap debu dan kotoran hasil dari radikal bebas. Kondisi tersebut menimbulkan wajah mudah kotor, Berminyak dan tumbuh jerawat. Bahaya cabe yang satu ini paling banyak dialami oleh kawula muda yang sedang mengalami masa pubertas.

10.Gangguan kepekaan lidah
Menyantap cabe terlalu banyak dapat memicu munculnya bahaya cabe yang paling ekstrim yaitu hilangnya kepekaan indera pengecap yaitu menurunkan kualitas kepekaan lidah dalam merasakan beberapa rasa maksakan yang berbeda. Lidah menderita mati rasa sementara dan kehilangan kemampuanya untuk mendikteksi rasa dari sebuah makanan atau bahkan minuman.

11.Keringat berlebih
Bahaya cabe paling umum muncul karena efek panas pada cabe yang cenderung menyebabkan kelenjar keringat menjadi lebih aktif untuk memproduksi keringat. Keringat berlebih dapat memicu munculnya bau badan tak sedap.
(Baca juga: Bahaya keluar keringat berlebih)

12.Gangguan ulu hati
Ulu hati akan terasa tidak nyaman dalam waktu yang cukup lama ketika hawa atau efek panas dari zat capsaicin berkumpul dan masuk pada jaringan ulu hati. Selain menyebabkan ulu hati mengalami iritasi ternyata bahaya cabai juga dapat menyebabkan perut kembung lebih lama yang munculnya justru berbarengan dengan sakitnya ulu hati.

13. Kanker hati, Lambung dan usus
Bahaya cabe yang cukup mengerikan bagi para penmggemar cabe adalah muncuknya sel kanker. Organ hati, Lambung dan usus yang terus menerus mendapat serangan efek panas dari senyawa capsaicin dari cabai dapat menyebabkan perubahan sel sel menjadi tidak normal (abnormal) yang lama kelamaan memicu tumbuhnya sel baru yang mengandung kanker.

14. Gangguan rahim
Pada wanita yang ingin atau sedang melakukan program untuk hamil sebaiknya hindari atau kurangi asupan cabai yang berlebihan. Bahaya cabe berupa Efek panas cabe yang berlebihan dapat mengiritasi dinding rahim, Merusak saluran telur dan menggagalkan pembuahan sperma terhadap sel telur yang seharusnya sudah siap untuk dibuahi dengan normal.

15. Mengganggu siklus haid
Wanita yang sedang menstruasi sebaiknya hindari atau mengurangi asupan cabe didalam menu masakannya, Karena efek panas pada cabe dapat mengganggu siklus haid menjadi tidak lancar dan cenderung mengakibatkan wanita yang sedang haid terserang perut terasa melilit yang sangat nyeri yang terjadi karena rahim mengalami iritasi dan peradangan. Kondisi tersebut menyebabkan bahaya cabai berupa nyeri ulu hati dan perut dalam waktu yang cukup lama.

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, ,
Post Date: Wednesday 30th, November 2016 / 03:32 Oleh :
Kategori : Makanan Berbahaya