5 Khasiat Daging Marmut Bagi Kesehatan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Bagi sebagian orang mungkin sudah tak asing lagi dengan salah satu jenis hewan pengerat yaitu marmut. Ini merupakan salah satu jenis hewan yang dapat dijadikan sebagai salah satu hewan peliharaan di rumah. Bentuk tubuhnya yang hampir menyerupai kelinci menjadikan hewan ini terlihat lucu dan juga menggemaskan. Marmut kebanyakan dapat ditemukan di daerah pegunungan, seperti pegunungan Alpen, pegunungan Rocky, dan beberapa pegunungna di Kanada. Marmut digolongkan dalam genus marmota dan masih termasuk dalam famili sciuridae (bajing).

Ciri Ciri

Salah satu ciri dari hewan ini adalah mereka hidup dengan cara membuat sarang di dalam tanah, dan pada saat musim dingin mereka akan melakukan suatu ritual yang dinamakan hibernasi, yaitu tidur atau beristirahat sepanjang musim dingin berlangsung.

Konsumsi daging marmut

Bagi beberapa kalangan memanfaatkan hewan yang memiliki usia hidup yang berkisar antara 7 hingga 10 tahun ini sebagai salah satu bahan untuk dikonsumsi. Di negara Peru, olahan daging marmut merupakan hidangan yang khas. Dalam satu tahun. Masyarakat Peru dapat mengkonsumsi sekitar 65 juta ton daging hewan tersebut. Biasanya daging marmut dapat diolah menjadi beberapa jenis masakan seperti sate maupun jenis olahan lainnya. Menurut mereka, daging marmut memiliki tekstur yang sangat lembut, dan rasanya seperti daging bebek.

Olahan daging marmut

Selain di Peru, daging marmut juga banyak dikonsumsi oleh masyarakat Tibet. Beberapa jenis olahan daging marmut yang di negara tersebut antara lain adalah BoDog, KhorKhog, khavanaakai, tsuivan, buuz, dan khosur. Selain sebagai bahan untuk dikonsumsi, ternyata di daerah Tibet olahan marmut telah banyak dipergunakan dalam pengobatan tradisional. Masyarakat di daerah tersebut  menggunakan sistem kesamaan medis dalam proses pengobatan suatu penyakit. Misalnya apabila seseorang menderita penyakit liver, maka orang tersebut dianjurkan untuk mengkonsumsi hati marmut untuk mengobatinya, dan lain sebagainya.

Manfaat Daging Marmut

Daging marmut terkenal sangat kaya akan kandungan protein tetapi rendah kandungan lemak dan kolesterolnya. Mungkin hal inilah yang menjadikan alasan kenapa masyarakat suka mengkonsumsi olahan daging hewan imut ini. Selain itu, mereka juga mempercayai bahwa dengan mengkonsumsi daging marmut dapat memberikan beberapa manfaat bagi tubuh seperti :

  1. Dapat mengobati kemandulan

Bagi keluarga yang sampai saat ini belum dikaruniai keturunan lantaran masalah kemandulan tak perlu khawatir, karena daging marmut dipercaya mampu membantu untuk mengatasi kemandulan, yaitu dengan mengolah daging hewan pengerat ini dan memakannya selama tujuh hari. Dalam pengolahannya sangat disarankan untuk menggunakan santan.

Info mengenai kemandulan lainnya:

  1. Mengobati penyakit liver

Sebagai salah satu penyakit paling mematikan di dunia liver memang patut kita perhatikan. Meskipun tidak didukung oleh hasil penelitian ataupun study yang pasti tentang manfaat daging marmut, namun sebagian masyarakat telah meyakini bahwa bahwa dengan mengkonsumsi daging atau hati marmut dapat membantu mengobati gangguan penyakit liver. Hal inilah yang menyebabkan permintaan daging marmut dipasaran menjadi semakin meningkat.

  1. Mengobati luka

Meskipun rendah, namun masyarakat di Mongolia percaya bahwa kandungan lemak yang terdapat dalam daging marmut dapat membantu untuk penyembuhan luka seperti luka bakar dan frostbites. Selain untuk manusia, lemak dari daging marmut tersebut juga digunakan untuk mengobati luka pada hewan ternak seperti kuda.

  1. Sebagai obat patah tulang

Di Tibet, selain dagingnya dipercaya mampu mengobati berbagai jenis penyakit, ternyata empedu dari hewan pengerat ini juga memiliki khasiat bagi penyembuhan suatu penyakit yaitu patah tulang. Namun, pada saat mengkonsumsi organ tubuh binatang tesebut sangat disarankan untuk tidak mengikutsertakan kantung empedunya, karena hal tersebut dapat menimbulkan resiko bagi lambung. Selain itu, tulang dari marmut dapat dibakar maupun ditumbuk untuk selanjutnya juga dapat digunakan untuk mengobati beberapa jenis penyakit seperti kekurangan kalsium, patah tulang, serta penyakit persendian.

Baca juga :

  1. Untuk mengobati nefritis

Nefritis merupakan suatu penyakit pada bagian glomerulus ginjal manusia yang disebabkan oleh infeksi bakteri streptococcus. Seseorang yang menderita penyakit ini biasanya akan mengalami uremia atau masuknya kembali urine ke dalam saluran pembuluh darah. Selain itu, penderita nefritis juga akan mengalami edema atau penimbunan cairan di bagian kaki akibat reabsorpsi air terganggu. Di Tibet, salah satu cara untuk mengobati penyakit tersebut adalah dengan jalan mengkonsumsi organ ginjal dari marmut.

Namun dibalik melimpahnya manfaat dengan mengkonsumsi daging hewan pengerat tersebut, ternyata kita juga harus selalu waspada akan timbulnya dampak negative pada saat kita memutuskan untuk mengkonsumsi olahan dari hewan tersebut. Salah satunya adalah terjangkitnya penyakit pes, karena di beberapa negara seperti di kyrgizstan telah ditemukan sebuah kasus dimana negara tersebut harus mengkarantina sekitar 160 orang. Hal tersebut dilakukan setelah ada seorang anak yang meninggal dunia setelah ia mengkonsumsi daging marmut bakar yang ia konsumsi satu minggu sebelumnya.

Seperti yang telah kita ketahui bahwa penyakit tersebut bisa didapatkan dari berbagai sumber seperti karena mengkonsumsi daging hewan yang telah terinfeksi virus tersebut sebelumnya. Untuk itu ada baiknya apabila kita selalu waspada dalam memilih jenis makanan yang kita konsumsi.

fbWhatsappTwitterLinkedIn