Sponsors Link

Asam Lemak Trans : Pengertian – Fungsi – Efek Kelebihan – Sumber Makanan

ads

Banyak dari kita pasti sudah pernah mendengar soal asam lemak trans di mana lemak trans ini merupakan jenis lemak yang susunan molekulnya adalah dari rangkaian sejumlah atom karbon di mana satu atau lebih ikatan ganda ada terkandung di dalamnya serta mempunyai struktur trans. Struktur trans yang dimaksud di sini adalah molekul dengan 2 cabang yang berseberangan dari molekul rangkaian utama. Lemak cair yang dibentuk menjadi lemak padat yang sudah ditambah dengan atom hidrogen akhirnya menciptakan lemak trans.

Hidrogenasi merupakan sebutan atau istilah dari sebuah proses penambahan molekul hidrogen tadi Sebetulnya fasa padat yang ada di suhu kamar terdapat lemak trans, dan lemak trans ini merupakan nama lain yang lebih kerap disebut dari asam lemak trans atau trans fatty acid yang terkadang juga malah lebih dikenal dengan nama lemak terhidrogenasi. Kalau biasanya kita tahu bahwa makanan olahanlah yang mengandung lemak trans, pada dasarnya ada banyak bahan makanan alami yang memiliki kandungan lemak satu ini.

Lemak trans masih tergolong lemak tak jenuh yang kita bisa jumpai di alam tapi juga berpotensi melalui sintesis buatan. Ikatan ganda yang disebutkan sebelumnya adalah ikatan trans maupun cis di mana cis dan trans ini merupakan istilah yang merujuk pada 2 kelompok substituen yang tersusun antara kedua ikatan. Banyak perusahaan yang bergerak dalam industri makanan memanfaatkan lemak trans karena memang lebih murah dari segi harga.

Selain lebih terjangkau, lemak trans pun lebih gampang digunakan serta terbilang tahan lama. Tak dapat dipungkiri juga bahwa lemak trans sangat menguntungkan perusahaan produksi makanan dan minuman karena cita rasa serta tekstur makanan bisa ditingkatkan. Lemak trans juga banyak digunakan oleh restoran-restoran makanan cepat saji dalam pengolahan makanannya (yang biasanya digoreng) karena minyak dengan lemak trans bisa dipakai berulang-ulang.

(Baca juga: akibat kelebihan lemak)

Rekomendasi Dosis Asam Lemak Trans Harian

Asam lemak trans atau lemak trans ini tidak masalah untuk diasup setiap hari oleh orang yang dalam kondisi sehat dengan jumlah tidak lebih dari 1 persen kebutuhan kalori harian. Jadi, ketahui lebih dulu kebutuhan kalori harian kita di mana kalau misalnya kebutuhannya adalah 2000 kalori setiap hari, maka lemak trans yang diasup tak boleh sampai 20 kalori atau kalau bisa kurang dari jumlah tersebut per harinya. Takaran tersebut sama dengan 2 gram lemak trans setiap hari yang perlu masuk ke dalam tubuh.

(Baca juga: bahaya lemak jenuh)

Fungsi Asam Lemak Trans

Asam lemak trans adalah jenis lemak yang buruk bagi kesehatan sekalipun masih tergolong jenis lemak tak jenuh dan dapat dikatakan bahwa lemak trans ini adalah teman dari lemak jenuh. Peran dan fungsi dari lemak trans pada tubuh bisa didapat di hasil akhir proses hidrogenasi yang bisa menimbulkan kekacauan fungsi tubuh di tingkat sel. Akibatnya, ada berbagai ketidakseimbangan performa tubuh. Di bawah ini adalah peran atau fungsi lemak trans yang sama sekali bukan hal baik.

(Baca juga: jenis-jenis lemak)

  1. Pengganggu Enzim

Proses metabolisme di dalam tubuh membutuhkan enzim dan enzim yang ada di dalam tubuh dapat terganggu oleh lemak trans yang kita dapatkan dari makanan sehari-hari. Tubuh biasanya menggunakan atau memanfaatkan enzim sebagai pembasmi sel-sel jahat yang memicu kanker, jadi bila enzim terganggu, sel kanker akan lebih gampang menyerang. Tak hanya enzim pelawan kanker, bahkan enzim yang tubuh perlukan untuk menghasilkan hormon seks pun akan terganggu yang kemudian dapat menjadi pemicu gangguan reproduksi, baik pada wanita maupun pria.

(Baca juga: jenis-jenis penyakit jantungcara menjaga kesehatan organ reproduksi)

Sponsors Link

  1. Menurunkan Reaksi Daya Tahan Tubuh

Fungsi lemak trans di dalam tubuh justru adalah membuat respon dari sistem kekebalan tubuh kita menurun. Ketika daya tahan tubuh menurun, ini akan kemudian berimbas langsung pada fungsi kekebalan tubuh yang tidak akan bekerja seperti biasanya. Saat disfungsi imun ini terjadi, ada beragam penyakit yang akan dengan mudah menyerang tubuh.

(Baca juga: cara meningkatkan daya tahan tubuh)

  1. Pengganggu Reseptor Insulin

Di dalam membran sel, lemak trans akan berperan sebagai pengganggu reseptor insulin. Kondisi ini tentu malah justru memicu timbulnya gangguan kesehatan.

Efek Kelebihan Asam Lemak Trans

Setelah melirik berbagai peran dari asam lemak trans yang kurang begitu baik, maka ada sejumlah hal yang akan menjadi efek buruk saat di dalam tubuh terlalu banyak asam lemak trans. Asupan lemak trans yang tak dapat dikontrol berkemungkinan menaikkan potensi kondisi di bawah ini:

  1. Kadar LDL Tinggi

Ketika kadar dari LDL bisa begitu tinggi, artinya kadar HDL di dalam tubuh kita terlalu rendah. Kebiasaan kita dalam menikmati makanan instan dan cepat saji jelas dapat menambah risiko kadar LDL tinggi apalagi kalau konsumsinya terlalu banyak di mana asam lemak trans di dalam tubuh terlalu berlebihan. Kolesterol jahat akan memenuhi tubuh kita dan inilah yang akan menurunkan kolesterol baik sehingga HDL rendah menjadi akibatnya.

(Baca juga: kolesterol ldl dan hdl)

  1. Penyumbatan Arteri

Saat kadar LDL meningkat, arteri akan menjadi tersumbat karena kadar HDL yang juga rendah dikarenakan asupan asam lemak trans sangat banyak. Tersumbatnya arteri ini disebabkan adanya plak-plak lemak yang tertimbun di dalam saluran atau pembuluh darah. Akibatnya akan fatal apabila tidak segera menanganinya dengan baik.

(Baca juga: kolesterol tinggi)

  1. Tekanan Darah Tinggi

Ketika kadar LDL meninggi, begitu juga pembuluh darah mengalami penyumbatan, otomatis tekanan darah tinggi menjadi kondisi yang berpotensi terjadi pada kita. Darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu dari berbagai penyakit serius akibat penyumbatan aliran darah yang bila kadar HDL bisa ditambah, darah tinggi pun akan kembali stabil.

(Baca juga: cara menurunkan darah tinggi)

  1. Penyakit Jantung

Tekanan darah tinggi selalu ada hubungannya dengan penyakit jantung karena ketika pembuluh darah tersumbat, aliran darah yang mengalir ke jantung pun akan terhambat. Penghambatan ini akan membuat fungsi jantung menurun dan ini dapat menjadi penyebab jantung koroner, serangan jantung, pembengkakan jantung, dan kondisi sakit jantung lainnya.

sponsored links

(Baca juga: gejala jantung koronerpenyebab penyakit jantung)

  1. Stroke

Selain darah tinggi serta jantung, stroke pun adalah penyakit yang wajib diwaspadai ketika asupan asam lemak trans berkurang dan terlalu rendah. HDL atau kolesterol baik yang sedikit di dalam tubuh tidak akan mampu melawan LDL tinggi berasal dari makanan-makanan yang kita konsumsi. Saat pembuluh darah terhalang, aliran darah menjadi macet dan stroke bisa menjadi akibat yang cukup mengancam.

Sebenarnya tak semua asam lemak trans menawarkan efek buruk bagi kesehatan manusia, namun khusus untuk asam lemak trans yang terhidrogenasi parsial minyak nabatilah efek negatif dapat dialami dan dirasakan. Jika ingin tahu lebih tentang asam lemak trans alami, ini punya penyebutan lain yaitu asam linoleat terkonjugasi di mana ini terkandung di dalam lemak susu, domba, dan sapi. Untuk pencegahan osteoporosis dan penurunan berat badan, jenis asam lemak trans inilah yang dapat diandalkan.

(Baca juga: pertolongan pertama strokecara mencegah stroke)

Sumber Makanan Asam Lemak Trans

Sumber makanan dengan kandungan asam lemak trans mungkin sering dianggap sangat nikmat sehingga kebanyakan orang lebih memilih makanan berkandungan lemak trans meski sudah tahu berbagai risiko penyakit yang ditimbulkan. Berikut ini adalah makanan-makanan yang di dalamnya terkandung lemak trans dan dapat mulai dibatasi supaya tidak memicu kondisi buruk kesehatan:

  • Pie
  • Pancake
  • Muffin
  • Donat
  • Pastry
  • Makanan gorengan
  • Margarin
  • Permen
  • Biskuit
  • Kue
  • Cracker
  • Keripik kentang
  • Bola keju
  • Minuman ringan instan
  • Popcorn

Untuk yang penasaran apakah minyak juga berkandungan lemak trans, jawabannya adalah iya dan diketahui bahwa kandungan lemak jenuh pada minyak zaitun, minyak biji bunga matahari, minyak jagung, serta minyak kedelai termasuk sedikit, yang artinya kandungan lemak tak jenuh begitu tinggi. Produk margarin adalah yang paling umum kita jumpai dengan kandungan lemak trans dan margarin adalah sebuah produk yang terbuat dari minyak kedelai. Sedangkan untuk margarin yang dibuat di Indonesia biasanya memanfaatkan minyak sawit yang tidak melewati hidrogenasi parsial.

Proses pembuatan margarin dari minyak sawit di Indonesia malah lebih ke proses emulsi yang asalnya adalah dari hasil campuran atau blending minyak sampai akhirnya konsistensi yang diharapkan dapat diperoleh. Pada proses ini lemak trans tidak akan muncul. Di tanah air lemak trans bisa ditemukan di pasaran yang wujudnya adalah mentega putih, tapi apakah minyak goreng pun berlemak trans?

Minyak goreng yang rata-rata kita jumpai dan bisa beli di pasar adalah minyak goreng kuning jernih dari minyak kelapa sawit dan pada proses pembuatannya tak melalui hidrogenasi. Jadi, kita boleh tak terlalu bingung atau khawatir akan kualitas minyak goreng di negara kita sebab lemak trans tidak terkandung di dalamnya. Hanya saja, yang perlu kita perhatikan secara khusus adalah minyak yang terbuat dari bahan bunga matahari, jagung serta kedelai yang digunakan untuk menggoreng sebab pengolahannya justru melewati hidrogenasi parsial yang membuatnya mengandung lemak trans.

(Baca juga: makanan yang cepat membakar lemak)

Jadi yang bisa disimpulkan di sini adalah bahwa lemak trans itu sama dengan lemak buatan manusia dengan minyak cair yang dipadatkan menggunakan gas hidrogen; cara ini lebih umum ditemukan pada pembuatan margarin. Kandungannya pun menjadi berlebihan bila melalui proses ini sehingga berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Untuk menjaga kesehatan, meningkatkan konsumsi ikan dan makanan berserat serta membatasi makanan dari margarin dan lemak trans sangat dianjurkan.

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Friday 27th, May 2016 / 13:05 Oleh :
Kategori : Panduan Gizi