Sponsors Link

Fosfor : Pengertian – Fungsi – Efek Kekurangan dan Kelebihan – Makanan

ads

Fosfor dikenal termasuk dalam jenis mineral yang bisa berpendar karena adanya proses fosforesesns di mana pendaran akan terjadi meski tanpa sumber pengeksitasinya sebab sudah disingkirkan. Jenis senyawa logam transisi ini juga diketahui sebagai senyawa tanah langka. Guna dari fosfor yang kerap kita ketahui adalah pada lampu pendar maupun tabung sinar katode atau CRT walau memang fosfor juga dapat dijumpai pada sejumlah macam mainan dengan konsep glow in the dark.

Fosfor pada tubuh merupakan zat yang juga mempunyai berbagai kegunaan yang mendukung fungsi tubuh berjalan maksimal. Fosfor merupakan mineral berguna bagi pertumbuhan gigi serta tulang manusia di mana fosfor pun mendukung metabolisme karbohidrat, protein dan lemak beserta pengalihan energi. Fosfor memiliki tugas penting dalam pengangkutan zat-zat gizi ke aliran darah kita dalam bentuk fosfat.

(Baca juga: akibat kelebihan dan kekurangan mineral)

Kebutuhan Fosfor Harian

Fosfor dalam tubuh manusia sangat vital bersama dengan nutrisi vitamin dan mineral lainnya. Dengan memenuhi kebutuhan harian secara normal dan baik, maka dijamin tubuh pun akan terjauh dari penyakit. Berikut bisa dilihat di bawah ini tentang kebutuhan fosfor yang benar menurut usia dan jenis kelamin kita.

  • Bayi usia 0-6 bulan membutuhkan 100 mg.
  • Bayi usia 7-11 bulan membutuhkan 250 mg.
  • Anak usia 1-9 tahun membutuhkan 500 mg.
  • Laki-laki usia 10-18 tahun membutuhkan 1200 mg.
  • Laki-laki usia 19-80 tahun ke atas membutuhkan 700 mg.
  • Perempuan usia 10-18 tahun membutuhkan 1200 mg.
  • Perempuan usia 19-80 tahun ke atas membutuhkan 700 mg.
  • Perempuan hamil usia 18 tahun ke bawah membutuhkan 250 mg.
  • Perempuan hamil usia 19 tahun ke atas membutuhkan 700 mg.

(Baca juga: akibat kekurangan garam)

Manfaat Fosfor bagi Tubuh Manusia

Fungsi dan peran dari fosfor sangat banyak dan ketika fosfor tak terpenuhi dengan baik, ada efek yang akan merugikan tubuh kita. Apa saja manfaat dan fungsi fosfor yang bisa dirasakan oleh setiap kita? Berikut ini adalah ulasannya yang bisa diintip.

  1. Mendukung Pembentukan Protein

Tubuh memerlukan fosfor karena fosfor memiliki fungsi baik dalam membantu proses sintesa protein yang tubuh butuhkan untuk pembangunan jaringan sel tubuh. Segala jaringan tubuh manusia apabila mengalami kerusakan akan dapat mengalami perbaikan dengan adanya sintesa protein dari dukungan fosfor. Bahkan proses reproduksi pun juga mengandalkan fosfor karena fungsi dari fosfor adalah untuk menyediakan fasilitas dalam memanfaatkan protein secara optimal sehingga perkembangan sel lancar dan sempurna.

Tubuh dapat berkembang dan memiliki pertahanan yang baik karena adanya metabolisme protein, jadi tanpa fosfor yang mempromosikannya, metabolisme protein akan jauh dari maksimal. Bahkan karbohidrat yang ada di dalam tubuh kita berikut juga lemak akan dimanfaatkan oleh fosfor demi fungsi tubuh yang berjalan dengan baik. Fosfor akan sangat dibutuhkan oleh anak-anak dalam masa pertumbuhan mereka agar perkembangan organ tubuh sempurna.

(Baca juga: akibat kelebihan protein)

  1. Menjaga Kesehatan Gigi dan Tulang

Gigi dan tulang sangat memerlukan mineral yang mendukung kekuatan dan kesehatannya, dan fosfor adalah salah satu yang manusia butuhkan. Untuk memelihara gigi dan tulang, fosfor memainkan peran penting dan akan sangat berbahaya apabila sampai mineral fosfor ini kadarnya rendah di dalam tubuh kita karena salah satu akibatnya adalah pengeroposan tulang. Tak perlu harus memasuki usia lanjut untuk memenuhi kebutuhan fosfor demi mencegah osteoporosis karena pada dasarnya para orang muda dapat melakukannya memperbanyak konsumsi sumber makanan berkandungan fosfor dengan takaran yang telah ditentukan.

Sponsors Link

Fosfor merupakan komponen yang tak boleh sampai dilewatkan oleh tubuh karena struktur gigi dan tulang benar-benar mengandalkan fosfor agar senantiasa kuat dan sehat. Risiko timbulnya masalah kepadatan tulang yang hilang berikut juga mineral akan dikurangi oleh fosfor. Osteoporosis adalah musuh setiap orang sehingga diharapkan setiap manusia dapat memenuhi kebutuhan fosfor agar otomatis enamel gigi dan gusi meningkat.

(Baca juga: gejala osteoporosis)

  1. Menyehatkan Saluran Pencernaan

Demi saluran pencernaan yang lancar dan selalu sehat, fosfor pun perlu dipenuhi dengan baik selain dari kebutuhan serat. Proses pencernaan dapat dibantu oleh fosfor supaya kinerjanya bisa lebih efektif dengan memberikan rangsangan pada pencernaan riboflavin serta niacin supaya lebih baik. Karena peran fosforlah proses penyerapan di dalam tubuh dan pencernaan bisa berjalan dengan lancar dan sempurna.

Segala vitamin dan mineral dapat terserap baik dan bahkan fosfor jugalah yang turut membantu untuk menjauhkan kita dari segala gangguan pencernaan, diare dan juga sembelit atau konstipasi. Dengan fosfor yang cukup dan diimbangi juga dengan kadar serat yang baik, buang air besar akan sangat lancar nantinya. Kesehatan sistem pencernaan bukan satu-satunya, bahkan ini juga berimbas pada kinerja ginjal yang juga akan secara sempurna bekerja untuk mengeluarkan limbah serta racun dari tubuh.

(Baca juga: akibat kelebihan serat)

  1. Mencegah Kelelahan Otot

Otot yang cepat lelah serta mudah merasa lemas perlu dicurigai karena bisa jadi tubuh kita kekurangan fosfor ketika mengalami hal ini. Jika gejala-gejala seperti kelelahan, mati rasa, lemah otot dan juga kesemutan sering terjadi dan dialami, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri. Apabila benar kandungan fosfor di dalam tubuh tidak pada normalnya, sumber-sumber makanan yang kaya akan fosfor bisa langsung dikonsumsi. Untuk tubuh bisa selalu bugar dan segar, mineral fosfor harus selalu terpenuhi secara cukup dan selain dari bahan makanan berfosfor tinggi, suplemen juga dapat dikonsumsi asalkan sudah berkonsultasi dengan dokter.

(Baca juga: cepat lelah dan jantung berdebar – sering kesemutan)

  1. Mengatasi Masalah Seksual

Bagi yang mengalami ada masalah seksual, fosfor memiliki manfaat besar dalam mengatasi hal semacam ini dan manfaat tersebut bisa didapat dari suplemen yang sehat. Fosfor adalah mineral yang sanggup mengatasi masalah impotensi, motilitas sperma serta hilangnya libido. Itulah fungsi fosfor yang bakal dapat dirasakan apabila asupannya cukup di dalam tubuh.

  1. Menjaga Kesehatan Ginjal

Peran dari fosfor untuk kesehatan ginjal juga terbilang vital karena salah satu fungsi fosfor adalah untuk melancarkan proses pembuangan racun serta limbah dari organ ginjal yang akan dikeluarkan melalui ekskresi maupun buang air kecil. Ketika kita memenuhi kebutuhan fosfor harian dengan baik, kuantitas dari buang air kecil serta frekuensinya akan meningkat dan tubuh bakal mampu membuat tingkat asam urat lebih seimbang, berikut juga kelebihan lemak, air dan juga garam.

Ingat bahwa ada sekitar 4 persen lemak yang terdapat di dalam urin kita dan ini akan ikut terbuang sehingga penimbunan lemak juga akan dapat dicegah. Dengan membuang segala kelebihan air, ini artinya keseimbangan segala cairan tubuh juga ikut didukung oleh fosfor. Itulah alasan mengapa ginjal dapat tetap sehat dengan bantuan fosfor. Penumpukan racun dari makanan-makanan yang masuk ke dalam tubuh kita otomatis bisa kita cegah di mana segala penyakit akibat penumpukan tersebut juga akan dapat dihindari.

(Baca juga: jenis penyakit ginjal – penyakit ginjal)

  1. Mengoptimalkan Fungsi Sel Tubuh

Selain dari fungsi fosfor yang terpercaya dalam hal memperbaiki jaringan tubuh, fosfor juga adalah jenis mineral yang bisa membantu membuat fungsi sel tubuh menjadi lebih optimal. Kemampuan mineral fosfor dalam hal memperbaiki sel-sel yang rusak di dalam tubuh sudah tak perlu diragukan lagi, maka ketika sel-sel sudah melalui proses perbaikan, otomatis pertumbuhannya akan terjadi dengan baik dan sehat sehingga dapat bekerja secara maksimal.

  1. Menjaga Kesehatan Fungsi Otak

Salah satu organ penting yang harus dijaga baik-baik adalah otak dan cara untuk menjaga kesehatannya adalah dengan memenuhi kebutuhan mineral fosfor. Untuk anak-anak fosfor sangat penting karena tak hanya mendukung pertumbuhan gigi dan tulangnya saja, fosfor pun berfungsi untuk menjaga kesehatan fungsi otak sehingga pertumbuhan dan perkembangan kognitif pada otak berjalan sempurna. Sebuah hasil penelitian menyatakan bahwa kekurangan fosfor dapat membuat kognitif rusak serta menimbulkan masalah neurologis. Bahkan demensia dan alzheimer pun juga dapat dialami oleh orang yang memiliki fosfor rendah di dalam tubuhnya.

(Baca juga: kesehatan sistem saraf otak)

  1. Mendukung Proses Biokimia

Jangan remehkan mineral fosfor, terutama dalam hal proses biokimia karena fosfor diketahui sebagai salah satu faktor yang dapat menimbulkan terjadinya proses kimiawi di dalam setiap tubuh kita. Fungsi sel tubuh dapat bekerja dengan baik karena adanya proses kimiawi tersebut, dan karena proses kimiawi inilah fungsi organ dan pembentukan jaringan dapat terselenggara sempurna. Pada proses ini, akan ada enzim, hormon serta nutrien yang turut dilibatkan. Jadi, sangat dianjurkan untuk mengonsumsi minuman serta makanan dengan kandungan fosfor agar proses kimiawi berjalan lancar.

  1. Menurunkan Risiko Obesitas

Kelebihan berat badan tampaknya bisa menjadi masalah siapa saja, tapi apabila memenuhi kebutuhan fosfor pada tubuh, obesitas seharusnya bukanlah hal yang harus menjadi momok. Karena ada fosfor, maka otomatis metabolisme tubuh bekerja sempurna karena karbohidrat serta lemak dapat diolah secara baik di dalam saluran pencernaan kita. Penumpukan lemak pun bisa teratasi dan tercegah dengan baik, maka tidak perlu khawatir lagi akan berat badan yang tiba-tiba bisa meningkat.

  1. Mengendalikan Hormon

Tak hanya soal keseimbangan cairan saja yang bisa diatur oleh fosfor, tapi juga masalah keseimbangan hormon. Asupan fosfor yang benar dan cukup akan membuat hormon juga senantiasa seimbang dan terkendali. Kelenjar-kelenjarnya bisa selalu seimbang dan bahkan terpantau lancar dengan adanya pemenuhan fosfor.

(Baca juga: akibat kelebihan dan kekurangan fosfor)

Efek Kekurangan Fosfor

Ketika tubuh kekurangan fosfor, ada banyak hal yang bisa terjadi pada tubuh dan berikut di bawah ini merupakan sejumlah efek dari kurangnya fosfor di dalam tubuh. Waspadai efek-efek ini dan sebisa mungkin kita harus mencegahnya dengan menambah asupan fosfor dari makanan-makanan maupun suplemen atas pengawasan dan izin dokter.

  1. Hipofosfatemia

Hipofosfatemia adalah efek pertama dan utama yang akan terjadi ketika tubuh kita mengalami kekurangan fosfor. Hipofosfatemia adalah sebuah kondisi di mana kadar fosfat pada darah kita termasuk sangat rendah. Apabila kadar fosfat pada tubuh tidak lebih atau bahkan kurang dari 2,5 mgr/dL, maka akan mulai timbul gejala-gejala yang tak enak dan tak nyaman, seperti misalnya lemah otot dan nyeri tulang. Ketika otot terasa lemah, maka otomatis tubuh akan melemah yang akhirnya membuat kita lebih cepat lelah dan malas dalam menjalankan setiap kegiatan sehari-hari.

(Baca juga: cara menjaga kesehatan tulang)

  1. Penurunan Kondisi Tulang

Ketika fosfor dalam tubuh terbilang rendah, tulang pun akan mengalami kerusakan dan penurunan kondisi. Ingat bahwa fosfor di bagian gigi dan tulang manusia tersedia 85 persen sendiri, jadi kalau sampai asupan fosfor berada di bawah normal maka tulang akan terkena gangguan dan masalah. Jangan membiarkan hal ini terlalu lama terjadi karena kerusakan tulang dapat menjadi lebih serius jika tubuh tak segera mungkin mendapatkan tambahan fosfor.

(Baca juga: cara mencegah tulang keropos)

  1. Anoreksia

Anoreksia bukanlah kondisi kesehatan baru karena pada dasarnya ini adalah suatu gangguan makan yang juga dikaitkan dengan seseorang yang kehilangan nafsu makan. Mengalami anoreksia bukanlah kabar baik karena hal ini bisa berakibat fatal di mana kinerja organ-organ tubuh kita akan terhambat dan kemudian berhenti yang sama saja dengan mengakibatkan kematian pada penderitanya. Apabila mulai merasakan tidak adanya nafsu makan, kemudian disusul dengan kondisi tubuh yang melemah, menjadi pemilih dalam hal makanan, serta suka tidak mau makan, itu tandanya bisa jadi tubuh tengah kekurangan fosfor.

(Baca juga: bahaya kekurangan ion)

Efek Kelebihan Fosfor

Ketika tubuh tak mendapat asupan fosfor yang cukup, ada efek yang harus diderita, begitupun saat tubuh memiliki fosfor terlalu banyak. Kandungan fosfor bila terlalu banyak di dalam tubuh juga tak akan baik dan menimbulkan efek-efek seperti berikut ini:

  1. Kerusakan Ginjal

Sekitar 700 mg fosfor perlu dipenuhi oleh orang-orang yang usianya antara 19-80 tahun per harinya, tapi tidaklah harus memperoleh 4000 mg fosfor yang asalnya dari suplemen dan sumber makanan yang dikombinasikan atau dikonsumsi secara berbarengan. Terkadang mengonsumsi suplemen justru akan memicu jumlah konsumsi yang lebih banyak sehingga pada akhirnya akan terjadi pengakumulasian kalsium yang mengendap di bagian jaringan lunak, dan ini biasanya dialami oleh organ ginjal. Ginjal yang mengalami hal ini secara berkelanjutan tanpa adanya penanganan bakal rusak secara permanen.

(Baca juga: penyebab ginjal rusakcara mencegah sakit ginjal)

  1. Hiperkalemia

Efek yang wajib diwaspadai selanjutnya adalah hiperkalemia; meski kondisi ini biasanya muncul ketika tubuh memiliki kalium yang tinggi pada darah, ini juga bisa menjadi efek dari kelebihan fosfor. Keadaan seperti ini biasanya diawali dengan gejala denyut jantung melambat dan terasa mual yang bila tak ditangani secepatnya bisa mengakibatkan kematian, atau paling tidak kehilangan kesadaran. Ketika kita memakai obat diuretik untuk keadaan tinggi kalium yang juga dikonsumsi bersamaan dengan suplemen fosfor, interaksi keduanya tak akan baik.

sponsored links

Intinya, diuretik yang biasanya dapat mengobati tekanan darah tinggi, gagal jantung serta kalium darah rendah apabila konsumsinya dikombinasikan dengan suplemen fosfor justru akan memperburuk keadaan tubuh. Hal ini disebabkan oleh adanya peningkatan kadar kalium pada tubuh sehingga akhirnya kondisi hiperkalemia ini muncul. Itulah sebabnya sangat penting untuk mengonsultasikan segala bentuk konsumsi obat dan juga kondisi kesehatan tubuh dengan ahli medis agar pengobatan dapat diatur dengan baik.

(Baca juga: bahaya kekurangan kalium)

  1. Interferensi Mineral

Banyaknya fosfor di dalam tubuh dengan kadar berlebihan dan tak terkontrol mampu menyebabkan efek buruk, yaitu membatasi tubuh untuk melakukan penyerapan mineral. Jadi, apabila fosfor sampai terlalu mendominasi, segala jenis mineral lainnya seperti zinc, magnesium, zat besi dan kalsium tak akan terserap sempurna seperti yang seharusnya. Kalsium dapat menghilang dari tulang karena kelebihan fosfor ini.

Dengan kalsium yang terus hilang, otomatis tulang akan menjadi rusak dan mengalami osteoporosis. Ketidakcukupan mineral zat besi, zinc serta magnesium dikarenakan asupan tinggi fosfor dari suplemen juga malah akan menambah masalah kesehatan lainnya, seperti gangguan imun, anemia atau darah rendah, penyakit jantung, diabetes, serta masalah neurologis termasuk depresi.

  1. Gangguan Pencernaan

Takaran konsumsi fosfor yang berlebihan juga memberikan dampak buruk bagi pencernaan kita, apalagi bagi yang pencernaannya cukup sensitif. Ketahui sumber makanan apa saja yang mengandung fosfor dan ikuti takaran kebutuhan fosfor harian agar tak menjadi terlalu banyak atau bahkan terlalu sedikit dalam konsumsinya.

(Baca juga: cara menjaga kesehatan lambung)

  1. Penyakit Tulang

Fosfor yang dikonsumsi dengan takaran yang lebih banyak dari normalnya akan menyebabkan kelebihan fosfor di dalam tubuh dan ini bisa sangat berbahaya bagi tulang. Fosfor yang berlebihan, khususnya pada anak remaja yang masih bertumbuh,  akibatnya bisa fatal karena mengganggu pertumbuhan organ tubuh lainnya. Inilah yang menjadi alasan mengapa para remaja sangat perlu membatasi konsumsi minuman dan makanan kaya akan fosfor. Bahkan minuman soda yang enak dan diminati banyak remaja pun sebaiknya dihindari apabila menginginkan pertumbuhan tubuh yang sempurna.

(Baca juga: kelainan tulang belakang)

Sumber Makanan Berkandungan Fosfor

Untuk seseorang dengan masalah kelebihan fosfor, sumber makanan di bawah ini wajib dihindari atau setidaknya dibatasi; sedangkan bagi yang memiliki masalah kekurangan fosfor, makanan-makanan ini dapat menjadi referensi untuk dikonsumsi segera. Jadi, inilah sejumlah makanan dengan kandungan fosfor untuk dipertimbangkan.

  1. Kalkun. Memang sumber makanan satu ini dikenal akan kandungan zat besinya yang tinggi, tapi sebenarnya daging kalkun juga memiliki kandungan fosfor yang banyak sehingga kebutuhan mineral tubuh kita bisa terpenuhi secara baik.
  2. Bawang putih. Bumbu dapur ini memang terkenal baik untuk kesehatan meski ada juga bahaya bawang putih mentah apabila terlalu berlebihan dikonsumsi. Terlepas dari adanya efek samping bawang putih, kandungan fosfor di dalamnya cukupn tinggi berikut antioksidan sehingga akan sangat bagus dikonsumsi demi menjaga dan meningkatkan kesehatan tubuh. Dengan konsumsi bawang putih, kekuatan gigi dan tulang juga akan meningkat.
  3. Jagung. Sumber makanan satu ini juga dapat dimasukkan ke menu harian atau bahkan sebagai pengganti nasi putih karena bukan hanya fosfor yang ada di dalamnya, melainkan juga karbohidrat kompleks yang baik untuk tubuh. Selain fosfor, ada juga mineral kalium dan keduanya akan bekerja sama dalam menjaga kestabilan dari denyut jantung kita serta tingkat cairan pada tubuh.
  4. Brokoli. Jenis sayuran yang biasanya dibenci anak-anak ini rupanya menawarkan berbagai nutrisi baik untuk tubuh manusia, mulai dari kandungan antioksidan, mineral fosfor, protein nabati dan vitamin; masih ada lagi mineral lainnya yang dapat membantu menjalankan fungsi tubuh. Untuk hidup sehat, jangan ragu untuk mengonsumsi sayuran satu ini karena dijamin asupan fosfor terpenuhi dan penyerapan zat besi pun akan lancar. (Baca juga: brokoli untuk penderita asam urat)
  5. Telur. Fosfor yang tinggi juga dapat dijumpai pada telur dan tak hanya fosfor, ada juga mineral kalsium dan selenium yang akan membantu melengkapi tubuh dengan nutrisi lengkap. Untuk diet yang sehat dan seimbang, kesemuanya ini sangat bermanfaat sehingga jangan sampai diabaikan.
  6. Nasi. Bagi yang kekurangan fosfor, makanlah nasi dengan jumlah porsi lebih banyak, tapi bagi yang mengalami kelebihan fosfor sangat perlu membatasi porsi nasi. Selain fosfornya yang sangat kaya, magnesium, kalium dan zinc juga ada di dalam nasi. Nasi adalah makanan pokok menawarkan manfaat baik, seperti mendukung kelancaran proses saluran pencernaan, membantu menunda penuaan dini, serta yang paling utama adalah memberikan energi bagi setiap kita. (Baca juga: penyebab nasi cepat basi)
  7. Oatmeal. Biasanya hanya penderita jantung yang akan secara rutin mengonsumsi makanan satu ini, padahal kandungan nutrisi di dalam oatmeal tak hanya diperuntukkan bagi yang menderita penyakit jantung. Kandungan fosfor beserta kalium dan zat besi cukup tinggi di dalam oatmeal sehingga tubuh dapat merasakan banyak manfaat baik.
  8. Lentil dan kacang-kacangan (180 mg per 100 gram).
  9. Tahu (287 mg per 100 gram).
  10. Yogurt tanpa lemak (157 mg per 100 gram).
  11. Daging sapi (286 mg per 100 gram).
  12. Daging babi (311 mg per 100 gram).
  13. Kacang Brazil (725 mg per 100 gram).
  14. Kerang (426 mg per 100 gram).
  15. Ikan salmon (371 mg per 100 gram).
  16. Keju (760 mg per 100 gram).
  17. Biji-bijian (1233 mg per 100 gram).

(Baca juga: makanan untuk menghilangkan stresmakanan untuk gula darah tinggimakanan untuk anemia)

Apabila sewaktu-waktu merasakan salah satu efek di atas, segera periksakan diri agar cepat mendapat diagnosis dari dokter. Setelah ketahuan secara pasti apakah Anda kekurangan atau kelebihan fosfor, maka kondisi tersebut dapat ditangani dengan benar.

Sponsored Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Wednesday 18th, May 2016 / 15:57 Oleh :
Kategori : Mineral