4 Efek Berciuman dengan Perokok yang Berbahaya

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Bahaya merokok bagi kesehatan meski sudah begitu jelas dan diketahui oleh umum, tetap saja masih banyak orang yang tidak mengindahkannya. Indonesia sendiri dikenal termasuk negara produsen dan konsumen rokok paling besar di dunia sehingga tak heran bila masyarakatnya banyak yang menjadi perokok aktif. Walau tidak bagus untuk kesehatan, tampaknya ini tidaklah berpengaruh terhadap kebiasaan para perokok.

Rokok pertama kali dan secara jelas bakal memengaruhi bagian mulut dan itulah mengapa rokok tak hanya akan mengakibatkan penggunanya menderita kanker paru-paru. Risiko penyakit lainnya seperti penyakit mulut dan sistem pencernaan pun menjadi ancaman besar. Jadi, selalu ada efek berciuman dengan perokok di mana efek tersebut berpotensi negatif bagi kesehatan.

(Baca juga: bahaya rokok bagi jantung manusiabahaya makan abu rokok – akibat berhenti merokok secara tiba-tiba)

1. Meningkatkan Jumlah Bakteri di dalam Mulut

Jika berciuman apalagi berciuman bibir dengan perokok, maka jelas efek negatif pertama yang sudah pasti adalah jumlah bakteri yang kemudian bertambah di dalam mulut. Meski tidak merokok, seseorang yang berciuman dengan perokok aktif bakal memiliki risiko ini secara lebih besar.

Telah diteliti bahwa ketika seseorang berhenti dari kebiasaan merokok, maka jumlah bakteri pun otomatis berkurang. Bahkan telah dianalisa bahwa ada kurang lebih 600 jenis spesies bakteri yang bersarang pada mulut orang-orang Amerika, terutama yang usianya 50 tahun ke atas. Orang-orang tersebut dibagi menjadi 3, bukan perokok, mantan perokok, serta perokok aktif.

Pertumbuhan bakteri di dalam mulut bisa menjadi jauh lebih cepat dan meningkat pada perokok aktif sendiri. Diketahui ada lebih dari 150 spesies yang bisa ada di dalam mulut sebagai hasil peningkatan secara signifikan. Hal ini cukup membuktikan bahwa berciuman dengan perokok hanya akan membawa dampak negatif.

(Baca juga: efek bahaya nikotin rokok)

2. Penurunan Jumlah Bakteri Baik

Selain pertumbuhan bakteri jahat di dalam mulut yang bisa sampai berkali-kali lipat dengan cepat, hal tersebut juga mampu membuat jumlah bakteri baik menurun. Pada dasarnya, di dalam mulut kita ada Proteobacteria yang tugas utamanya adalah menetralisir racun yang dibawa oleh rokok. Namun ketika bakteri baik tersebut menurun, tentunya bakteri jahatlah yang kemudian menguasai area dalam mulut.

Bila berciuman dengan perokok, otomatis bakteri baik di dalam mulut kita turut terganggu dan bisa juga mengalami penurunan. Tak hanya itu, ada macam-macam penyakit akibat merokok yang kiranya bisa terjadi sebagai efek dari seringnya berciuman dengan perokok aktif. Bakteri dapat berpindah dan berkembang biak dengan mudah, jadi janganlah menyepelekannya.

(Baca juga: bahaya tar rokok)

3. Kerusakan Gigi

Bila bahaya asap rokok saja begitu besar bagi yang menghirupnya, apalagi yang lebih sering menghisapnya langsung. Perokok aktif rata-rata akan membuat jumlah spesies bakteri Streptococcus meningkat sehingga menyebabkan kerusakan gigi, seperti gigi berlubang. Hal ini sebetulnya tidaklah menjadi risiko yang terlalu berbahaya asalkan perokok berniat untuk berhenti.

Jadi, bisa dibayangkan bahwa Anda berciuman dengan perokok yang misalnya berpotensi memiliki penyakit gigi. Segala kuman dan bakteri dapat berpindah ke dalam mulut kita sehingga akhirnya menjadikan potensi kerusakan gigi pada kita pun juga meningkat. Maka dari itu, dengan mengenali efeknya, tentu Anda bakal berpikir 2 kali sebelum melakukan ciuman.

(Baca juga: bahaya tembakau rokok)

4. Masalah Gusi dan Tenggorokan

Bila terdapat bahaya menelan asap rokok, tentunya perokok aktif sendiri sudah mengalami serangkaian bahaya yang kemungkinan tak disadari. Jika tubuh perokok pasif saja bisa memburuk hanya dengan menghirup atau menelan asap rokok, perokok aktif yang lebih-lebih secara langsung kontak dengan rokok akan lebih berisiko mengalami masalah-masalah kesehatan.

Selain dari kerusakan gigi, penyakit gusi dan tenggorokan adalah ancaman selanjutnya. Ini semua juga dikarenakan adanya bakteri streptococcus di mana bakteri dapat ditularkan oleh perokok kepada orang lain. Maka jikalau Anda memiliki pasangan seorang perokok, hati-hatilah ketika berciuman karena lewat air liurlah bakteri bisa berkembang di dalam mulut Anda juga.

(Baca juga: bahaya merokok bagi alat pernafasan – bahaya merokok bagi remaja – bahaya merokok di ruang berac)

Memang benar adanya bahwa ciuman bibir bisa memberikan manfaat bagi tubuh, tapi jika berciuman dengan seorang perokok, hal ini menjadi beda cerita. Hanya ada risiko masalah-masalah kesehatan yang bakal meningkat bagi pasangan-pasangan perokok aktif karena bakteri yang ditularkan lewat aktivitas berciuman.

fbWhatsappTwitterLinkedIn