6 Khasiat Biji Alpukat Bagi Kesehatan

√ Verified Pass quality & scientific checked by advisor, read our quality control guidelance for more info

Pernah makan buah alpukat? Buah alpukat merupakan buah yang berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah. Buah alpukat sering dijadikan bahan baku untuk industri makanan, kesehatan, dan juga kosmetik. Manfaat buah alpukat tidak perlu diragukan lagi. Kandungan vitamin dan mineral dalam buah alpukat seperti vitamin A, B, C, E, K, zat besi, fosfor, potassium, dan magnesium membuat buah alpukat sering dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Selain itu, alpukat juga mengandung banyak serat, protein, beta sitosterol, glutathione, dan lutein. Semua zat tersebut mampu melindungi tubuh dari berbagai serangan penyakit.

Kandungan Biji Alpukat

Biji alpukat merupakan bagian dari buah alpukat yang tidak pernah diperhatikan manfaatnya. Kebanyakan orang mengonsumsi buah alpukat saja, sedangkan bijinya dibuang. Biji alpukat ternyata mengandung berbagai senyawa bermanfaat bagi tubuh kita. Berikut beberapa kandungan dalam biji alpukat :

  • Antioksidan

Sebagian besar orang mengira bahwa mengkonsumsi buah alpukat sudah mampu memenuhi kebutuhan makanan yang mengandung antioksidan bagi tubuh. Padahal, kandungan antioksidan dalam biji alpukat lebih banyak bila dibandingkan dengan buahnya. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh National University of Singapore pada tahun 2003, biji alpukat mengandung antioksidan yang jauh lebih besar bila dibandingkan dengan biji buah-buahan lainnya seperti biji buah nangka, biji buah mangga, atau biji buah asam. Kandungan antioksidan pada biji alpukat kemungkinan besar 70% lebih banyak bila dibandingkan pada daging atau kulit buahnya.

  • Serat Larut

Daging pada buah alpukat mengandung serat larut yang baik untuk menjaga kesehatan jantung. Akan tetapi, biji alpukat ternyata mengandung makanan kaya serat larut. Serat larut mempunyai peranan yang penting untuk menjaga kesehatan jantung dengan cara menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

  • Potasium

Selain pada daging buah alpukat, kandungan potasium ternyata juga terdapat pada biji alpukat. Kandungan potasium pada biji alpukat justru lebih maksimal ketika biji alpukat dalam kondisi belum terlalu matang. Semakin matang/tua buah alpukat maka akan semakin berkurang kadar potassium pada biji alpukat. Untuk itu, jika ingin mengambil manfaat potassium pada biji alpukat, maka konsumsilah biji alpukat ketika alpukat belum terlalu matang.

  • Fosfor

Selain potasium, biji alpukat juga memiliki kandungan fosfor. Fosfor tersebut penting peranannya untuk cara menjaga kesehatan tulang dan pembentukan tulang.

  • Kalsium

Dalam sebuah biji alpukat dapat terkandung kurang lebih 23 mg kalsium. Bersama dengan fosfor, makanan yang mengandung kalsium ini akan berperan untuk menjaga kesehatan tulang.

  • Zat Gizi Lain

Selain berbagai nutrisi yang telah disebutkan di atas, biji alpukat masih memiliki segudang nutrisi lain yang bermanfaat bagi tubuh. Berbagai nutrisi yang terkandung dalam biji alpikat tersebut merupakan makanan yang mengandung zat besi, sodium, niacin, vitamin A, dan vitamin C.

Lalu, apa saja khasiat biji alpukat jika dilihat dari kandungan nutrisinya? Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Menurunkan Kadar Kolesterol Total

Kandungan serat larut yang begitu besar pada biji alpukat sangat bermanfaat untuk Anda yang memiliki kadar kolesterol tinggi dalam tubuh. Jika kolesterol total dalam tubuh sudah melebihi angka 200 maka Anda patut untuk waspada. Atau bahkan jika angka sudah melebihi 240, maka Anda harus segera memperhatikan pola makan karena angka tersebut berarti menunjukkan tanda bahaya. Salah satu solusi untuk menurunkan kadar kolesterol tersebut dapat dilakukan dengan mengkonsumsi biji alpukat.

Kandungan serat larutnya efektif mencegah tubuh menyerap dari makanan yang mengandung kolesterol yang kita konsumsi. Selain kolesterol yang semakin rendah, kesehatan jantung juga akan terjaga. Serat larut juga berpotensi mencegah pembekuan darah sehingga menangkal kemungkinan serangan jantung mendadak.

2. Mengobati Penyakit Diabetes Melitus

Biji alpukat mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang baik bagi tubuh. Asam lemak tak jenuh tunggal tersebut mampu membalikkan resistensi insulin sehingga kadar gula dalam darah akan lebih teratur. Selain itu, kandungan serat larut dalam biji alpukat juga berfungsi menjaga kadar gula dalam darah tetap stabil.

(Baca juga : makanan penyebab diabetes – gejala diabetes melitus – diabetes pada anak)

3. Melawan Radikal Bebas

Radikal bebas merupakan musuh bagi setiap orang. Radikal bebas merupakan asal muasal timbulnya berbagai penyakit seperti kanker. Kandungan antioksidan dalam biji alpukat yang begitu besar sangat bermanfaat untuk menjaga imunitas tubuh. Daya tahan tubuh akan lebih baik karena antioksidan mampu menangkal berbagai penyakit yang timbul akibat radikal bebas.

4. Mencegah Penuaan

Banyak wanita yang menggunakan krim kecantikan agar selalu terlihat menarik dan lebih muda. Akan tetapi, menggunakan bahan alami justru merupakan pilihan yang lebih baik. Untuk Anda yang ingin mencegah penuaan, Anda dapat mengonsumsi biji alpukat. Kandungan antioksidan pada biji alpukat dapat memperlambat proses penuaan pada kulit sehingga Anda selalu terlihat awet muda. Selain itu, antioksidan dalam biji alpukat juga mendorong sistem saraf yang lebih sehat.

5. Membantu Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Perlu diketahui bahwa fosfor merupakan mineral terbanyak kedua dalam tubuh kita, sehingga fosfor sangat dibutuhkan bagi tubuh. Kandungan fosfor dalam biji alpukat dapat menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan nutrisi fosfor untuk tubuh. Fosfor sangat penting untuk membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Fosfor bekerja dengan memanfaatkan karbohidrat dan lemak sehingga sistem metabolisme akan terbantu.

Selain itu, fosfor juga penting untuk menjaga kekuatan tulang dan gigi. Fosfor dapat mencegah terjadinya proses pengeroposan pada tulang dan gigi kita.

6. Mengendalikan Tekanan Darah

Kandungan potassium yang tinggi pada biji alpukat bermanfaat untuk mengendalikan tekanan darah. Potassium merupakan mineral terbanyak ketiga dalam tubuh kita. Natrium yang berlebihan dalam tubuh dapat menyebabkan tekanan darah meningkat. Potassium bekerja dengan mengendalikan tekanan darah yang diakibatkan tingginya kadar natrium pada tubuh sehingga tekanan darah tetap stabil.

(Baca juga : makanan untuk darah tinggipantangan darah tinggi – bahaya darah tinggi)

Cara Pengolahan Biji Alpukat

Jangan buang biji alpukat jika sudah memakan daging buahnya. Biji alpukat mengandung banyak nutrisi bermanfaat yang sudah disebutkan di atas. Khasiat biji alpukat tersebut dapat diambil dengan cara mengambil biji buah alpukat kemudian mengonsumsi bagian dalam dari biji tersebut. Untuk Anda yang tidak menyukai rasa pahit yang mungkin timbul dari biji alpukat, maka Anda dapat mengkonsumsi biji alpukat yang sudah dihaluskan dengan campuran buah alpukat itu sendiri atau buah lain yang juga kaya akan manfaat.

Jangan mengonsumsi biji alpukat dengan mencampurkannya bersama air gula, karena air gula justru memberikan potensi menimbulkan penyakit seperti diabetes melitus atau caries pada gigi. Selain itu, Anda juga bisa menjadikan alpukat sebagai bahan tambahan makanan layaknya gula atau garam. Caranya dengan menjemur biji alpukat sampai kering kemudian biji alpukat yang sudah kering dihaluskan hingga menyerupai garam atau gula.

fbWhatsappTwitterLinkedIn